Kesenian Lais: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
foto |
Lany pirna (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
||
(13 revisi perantara oleh 7 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
[[Berkas:Kucingan tahun 1980.jpg|
[[File:Atraksi Lais dari Garut.jpg|jmpl|237x237px|Lais seni pertunjukkan masyarakat di Garut, Jawa Barat]]
Kesenian '''Lais''' merupakan sebuah kesenian pertunjukan akrobatik dalam seutas tali sepanjang 6 meter yang dibentangkan dan dikaitkan di antara dua buah [[bambu]] dengan ketinggian
== Sejarah ==
Nama Lais sendiri diambil seorang yang ahli memanjat pohon kelapa, sehingga untuk mengenang jasanya yang ringan tangan mengambil kelapa warga, Maka di buatlah suatu pertunjukan identik seperti kang Lais dengan mengadopsi akrobatik [[Kucingan|Seni Kucingan]] yang masih merupakan bagian dari [[Reog (Ponorogo)|Reyog Ponorogo]].<ref name="lais" />
[[Kucingan]] menceritakan seekor Kucing yang di perankan singo barong tanpa dadak merak sedang mengejar Tikus yang diperankan oleh Bujang Ganong, karena telah mengganggu tidurnya,hanya saja di Lais tidak menggunakan cerita kucingan dan seragam reyog serta topengnya yang menyulitkan pandangan penari Lais.<ref name="lais" />
Atraksi yang di tontonkan mula-mula pelais memanjat bambu lalu pindah ke tambang sambil menari-nari dan berputar di udara tanpa menggunakan sabuk pengaman dengan diiringi musik reog dan [[terompet]].<ref name="lais">
Lais merupakan bukan satu-satunya kesenian Garut yang mengadopsi dari seni bagian [[Reog (Ponorogo)|Reyog]], yang lainnya seperti Surak Ibra dari senggak dan baru-baru ini Barong Domba Garut yang biasa disebut Badogar.
== Persamaan ==
Meskipun Lais mengadopsi dari Kucingan reyog, terdapat
persamaan dan perbedaan
# Sama-sama menggunakan Bambu
# Melakukan akrobatik pada tali
# Saat turun dari bambu, kepala berada di bawah sedangkan kaki di atas.
# Di Iringi musik Gamelan dan Terompet Tradisional<ref name="lais"
== Perbedaan ==
Sedangkan Perbedannya pada
# Di Lais menggunakan
# Di Lais tidak harus menggunakan tali Tambang berwarna putih asalkan kuat menompang badan, Di Kucingan tetap menggunakan Tali Tambang Besar.
# Di Lais mengikatkan Tali pada ujung Bambu, Di Kucingan pengikatan tali diberi selisih 1 Meter yang di gunakan untuk pertunjukan pembuka seperti menompang perut. Dewasa ini memberi selisih pada Lais di gunakan untuk menancapkan sebuah Obor
# Di Lais menggunakan seragam Silat untuk pemainnya, Di Kucingan masih menggunakan seragam reyog dengan berbagai atributnya juga topeng dengan cara di gigit oleh pemain selama pertunjukan, bahkan juga dengan mata tertutup
# Di Lais hanya fokus pada permaian tali, Di Reyog selain fokus pada permainan tali juga masih menggunakan unsur humor seperti tidur, mengayuh sepeda, tepuk tangan saat kaki bergantungan.
# Di Lais menggunakan arasemen musk dengan nada khas sunda, di Kucingan masih menggunakan arasemen
== catatan ==
{{reflist}}
[[Kategori:
[[Kategori:Seni pertunjukan]]
[[Kategori:Warisan budaya takbenda Indonesia]]
[[Kategori:Kesenian Jawa barat]]
|