(6 revisi perantara oleh 6 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
'''Perkecambahan''' ([[bahasa Inggris|Ing.]]atau ''germination'germinasi''' ({{lang-en|germination}}) merupakan tahap awal [[biologi perkembangan|perkembangan]] suatu [[tumbuhan]], khususnya [[tumbuhan berbiji]]. Dalam tahap ini, [[embrio]] di dalam [[biji]] yang semula berada pada kondisi [[dormansi|dorman]] mengalami sejumlah perubahan [[fisiologi]]s yang menyebabkan ia berkembang menjadi [[tumbuhan]] muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai [[kecambah]].▼
{{rapikan}}
▲'''Perkecambahan''' ([[bahasa Inggris|Ing.]] ''germination'') merupakan tahap awal [[biologi perkembangan|perkembangan]] suatu [[tumbuhan]], khususnya [[tumbuhan berbiji]]. Dalam tahap ini, [[embrio]] di dalam [[biji]] yang semula berada pada kondisi [[dormansi|dorman]] mengalami sejumlah perubahan [[fisiologi]]s yang menyebabkan ia berkembang menjadi [[tumbuhan]] muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai [[kecambah]].
== Proses perkecambahan ==
Baris 12 ⟶ 11:
== Tipe perkecambahan ==
Berdasarkan posisi kotiledon(keping biji) dalam proses perkecambahan dikenal perkecambahan hipogeal dan '''epigeal'''. Hipogeal adalah pertumbuhan memanjang dari epikotil yang meyebabkan [[plumula]] keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. Kotiledon relatif tetap posisinya. Contoh tipe ini terjadi pada kacang [[kapri]] dan [[jagung]]. Pada epigeal hipokotillah yang tumbuh memanjang, akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. Perkecambahan tipe ini misalnya terjadi pada [[kacang hijau]] dan [[jarak]]. Pengetahuan tentang hal ini dipakai oleh para ahli [[agronomi]] untuk memperkirakan kedalaman tanam.