Rinitis alergi: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
Penambahan bagian Pranala Luar |
Add 1 book for Wikipedia:Pemastian (20231010)) #IABot (v2.0.9.5) (GreenC bot |
||
(14 revisi perantara oleh 5 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
{{Infobox medical condition (new)
| name = Rinitis alergi
| image = Misc pollen.jpg
| caption = [[Serbuk sari]] dari berbagai tumbuhan, diperbesar 500 kali dan lebar sekitar {{nowrap|0.4 mm}}
| field = [[Imunologi|Alergi dan imunologi]]
| synonyms = Hay fever, pollinosis
| symptoms = Hidung tersumbat, [[bersin]]; mata kemerahan, gatal, dan berair; pembengkakan di sekitar mata<ref name=NIH2015Sym/>
| complications =
| onset = 20 hingga 40 tahun<ref name=NEJM2015/>
| duration =
| types =
| causes = Faktor genetik dan lingkungan<ref name=NIH2015Cause/>
| risks = [[Asma]], [[konjungtivitis alergi]], [[dermatitis atopik]]<ref name=NEJM2015/>
| diagnosis = Berdasarkan gejala, [[tes alergi kulit]], tes darah untuk [[antibodi]] spesifik<ref name=NIH2015Diag/>
| differential = [[Pilek]]<ref name=NIH2015Cause/>
| prevention = Paparan terhadap hewan<ref name=NIH2015Cause/>
| treatment =
| medication = Nasal [[kortikosteroid|steroid]]; [[antihistamin]] seperti [[diphenhydramine]], [[cromolyn sodium]]; [[leukotriene receptor antagonists]] seperti [[montelukast]]; [[imunoterapi alergi]]<ref name=NIH2015Tx/><ref name=NIH2015Imm/>
| prognosis =
| frequency = ~20% (negara Barat)<ref name=NEJM2015/><ref name=Dy2010/>
| deaths =
}}
'''Rinitis alergi''',
Paparan pada binatang di awal dapat mengurangi risiko alergi di kemudian hari.<ref name="NIH2015Cause" /> Sejumlah pengobatan dapat memperbaiki gejala misalnya [[Kortikosteroid|steroid]] nasal, [[antihistamin]] seperti diphenhydramine, cromolyn sodium, dan leukotriene receptor antagonist seperti montelukast.<ref name="NIH2015Tx">{{cite web|url=http://www.niaid.nih.gov/topics/environmental-allergies/Pages/treatments.aspx|title=Environmental Allergies: Treatments|date=22 April 2015|website=NIAID|archiveurl=https://web.archive.org/web/20150617164725/http://www.niaid.nih.gov/topics/environmental-allergies/Pages/treatments.aspx|archivedate=17 Juni 2015|deadurl=yes|accessdate=17 Juni 2015|df=dmy|language=en}}</ref> Namun, pengobatan memberi efek samping bagi kebanyakan orang.<ref name="NEJM2015"/> Memaparkan pasien pada alergen yang lebih besar dan lebih banyak, yang dikenal sebagai [[Imunoterapi alergi|imunoterapi alergen]], sering kali efektif.<ref name="NIH2015Imm"/> Alergen dapat diberikan sebagai injeksi bawah kulit atau sebagai tabel yang digunakan di bawah lidah.<ref name="NIH2015Imm"/> Penanganan biasanya berlangsung selama tiga hingga lima tahun, setelah itu manfaatnya dapat berlangsung lama.<ref name="NIH2015Imm"/>
Rinitis alergi adalah jenis [[alergi]] yang terjadi pada banyak orang. Di negara-negara Barat, sekitar 10–30% warga terjangkit pada tahun tertentu.<ref name="Dy2010">{{cite journal|date= == Tanda dan gejala ==
[[Berkas:Blausen_0015_AllergicRhinitis.png|jmpl|Ilustrasi yang menggambarkan inflamasi yang berkaitan dengan rinitis alergi]]
Gejala khas dari rinitis alergi adalah: rhinorrhea (kelebihan cairan hidung), [[gatal]], bersin menetap, dan hidung tersumbat.<ref name="AFP10">{{Cite journal|date=1 Desember 2015|title=Treatment of Allergic Rhinitis|url=https://www.aafp.org/afp/2015/1201/p985.html|journal=Am Fam Physician|volume=92|issue=11|pages=985–992|access-date=21 April 2018|language=en}}</ref> Tanda-tanda fisik yang khas meliputi pembengkakan konjungtiva dan [[Eritema infektiosum|eritema]], pembengkakan kelopak mata, stasis vena kelopak mata bawah (lingkaran di bawah mata dikenal sebagai "''allergic shiners''"), pembengkakan turbinat hidung, dan efusi telinga tengah.<ref>{{cite journal|year=2009|title=Allergic rhinitis: update on diagnosis|url=http://www.consultantlive.com/display/article/10162/1465701|deadurl=no|journal=Consultant|volume=49|pages=610–3|archiveurl=https://web.archive.org/web/20100114135815/http://www.consultantlive.com/display/article/10162/1465701|archivedate=
Tanda-tanda perilaku dapat pula muncul; untuk meredakan iritasi atau aliran lendir, penderita dapat mengusap hidung dengan telapak tangan dalam gerakan ke atas: tindakan yang disebut sebagai "''nasal salute''" atau "''allergic salute''." Hal ini dapat berakibat kerutan sepanjang hidung (atau di atas tiap lubang jika hanya satu sisi hidung yang diusap), umumnya disebut sebagai "''transverse nasal crease''", dan dapat berakibat deformitas fisik permanen jika diulang terus-menerus.<ref name="pray221">{{Cite book|title=Nonprescription Product Therapeutics|url=https://archive.org/details/nonprescriptionp0000pray_u5e7|last=Pray|first=W. Steven|publisher=[[Lippincott Williams & Wilkins]]|year=2005|isbn=0781734983|
Penderita juga dapat mengalami reaktivitas silang.<ref>{{Cite journal|year=1998|title=[Food allergy in children with pollinosis in the Western sea coast region]|journal=Pol Merkur Lekarski|volume=5|issue=30|pages=338–40|pmid=10101519|language=en}}</ref> Misalnya, seseorang yang alergi serbuk sari birch dapat pula mengalami reaksi alergi terhadap kulit apel atau kentang.<ref>{{Cite journal|year=2005|title=[Relationship between pollen allergy and oral allergy syndrome]|journal=Nippon Jibiinkoka Gakkai Kaiho|volume=108|issue=10|pages=971–9|doi=10.3950/jibiinkoka.108.971|pmid=16285612|language=en}}</ref> Tanda jelas dari kasus ini adalah tenggorokan yang gatal setelah memakan apel atau bersin ketika mengupas kentang atau apel. Ini terjadi karena kemiripan protein pada serbuk sari dan makanan.<ref>{{Cite journal|last=Malandain H|year=2003|title=[Allergies associated with both food and pollen]|journal=Allerg Immunol (Paris)|volume=35|issue=7|pages=253–6|pmid=14626714|language=en}}</ref> Terdapat banyak zat yang reaksi silang. ''Hay fever'' bukanlah demam yang sebenarnya, yang berarti tidak menyebabkan suhu tubuh dasar melampaui 37,5–38,3 °C (99,5–100,9 °F).
== Penyebab ==
Baris 19 ⟶ 42:
* Pohon: seperti pinus (''[[Tusam|Pinus]]''), birch (''[[Betula]]''), alnus (''[[Alnus]]''), aras (''[[Aras|Cedrus]]''), hazel (''Corylus''), hornbeam (''Carpinus''), horse chestnut (''Aesculus''), dedalu (''[[Dedalu|Salix]]''), poplar (''[[Populus]]''), platanus (''Platanus''), tilia (''[[Tilia]]''), dan zaitun (''Olea''). Di belahan utara, birch dianggap sebagai serbuk sari pohon alergenik paling umum, dengan sekitar 15–20% masyarakat dengan ''hay fever'' sensitif terhadap serbuk birch. Antigen utama pada serbuk tersebut adalah protein yang disebut Bet V I. Serbuk sari zaitun adalah yang paling sering di wilayah Mediterania. [[Demam serbuk bunga di Jepang|''Hay fever'' di Jepang]] umumnya disebabkan oleh serbuk sari pohon sugi (''Cryptomeria japonica'') dan hinoki (''Chamaecyparis obtusa'').
** Pohon "ramah alergi" termasuk: ash (fraxinus), [[maple]] merah, poplar kuning, dogwood, [[magnolia]], cherry berbunga ganda, [[fir]], spruce, dan [[prem]] berbunga.<ref>{{Cite web|url=http://forestry.about.com/od/difficultissues/a/tree_allergy_3.htm|title=Allergy Friendly Trees|date=5 Maret 2014
* Rumput (Famili [[Poaceae]]): terutama ryegrass (''Lolium'' sp.) dan timothy (''Phleum pratense''). Sekitar 90% penderita dengan ''hay fever'' alergi serbuk sari rumput.
* Gulma: ragweed (''Ambrosia''), plantain (''Plantago''), nettle/parietaria ([[Urticaceae]]), mugwort (''Artemisia Vulgaris''), Fat hen (''Chenopodium''), dan sorrel/dock (''Rumex'')
Rinitis alergi dapat pula disebabkan oleh alergi Balsam Peru, yang tersedia dalam kewangian yang beragam dan produk lainnya.<ref name="google1">{{Cite book|url=https://books.google.com/books?id=eReGG6UtxbcC&pg=PT413&dq=%22balsam+of+peru%22+rhinitis#v=onepage&q=%22balsam%20of%20peru%22%20rhinitis&f=false|title=The Daily Telegraph: Complete Guide to Allergies|last=Pamela Brooks|date=2012|isbn=9781472103949|access-date=27 April 2014|language=en}}{{Pranala mati|date=September 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-
== Diagnosis ==
Baris 29 ⟶ 52:
Tes alergi dapat memperlihatkan alergen spesifik yang sensitif terhadap setiap individu. Tes kulit adalah metode tes alergi yang paling umum. Tes ini dapat meliputi ''patch test'' (tes tempel) untuk menentukan zat tertentu yang menyebabkan rinitis, atau tes intradermal, tes garukan, atau tes lainnya. Alergen yang dicurigai jarang dilarutkan dan diteteskan ke dalam kelopak mata bawah untuk keperluan tes alergi. Tes ini hanya boleh dilakukan oleh dokter karena berbahaya jika dilakukan tidak sesuai prosedur. Pada beberapa individu yang tidak dapat melakukan tes kulit (seperti yang dijelaskan dokter), tes darah RAST dapat berguna dalam menentukan sensitivitas alergen spesifik. [[Eosinofilia]] perifer dapat terlihat dalam hitung leukosit diferensial.
Tes alergi dapat memperlihatkan alergi yang sebenarnya tidak menyebabkan gejala atau melewatkan alergi yang benar-benar menyebabkan gejala. Tes alergi intradermal lebih sensitif dari ''skin prick test'' tetapi lebih sering positif pada penderita yang tidak memiliki gejala terhadap alergen tersebut.<ref>{{Cite web|url=http://www.webmd.com/allergies/allergy-tests|title=Allergy Tests|archive-url=https://web.archive.org/web/20120114062313/http://www.webmd.com/allergies/allergy-tests|archive-date=
Bahkan jika penderita memiliki hasil negatif pada ''skin-prick test'', tes intradermal, dan tes darah untuk alergi, dia masih dapat menderita rinitis alergi, dari alergi lokal di hidung.
=== Klasifikasi ===
Rinitis alergi dapat bersifat musiman atau menetap.
Rinitis alergi dapat pula diklasifikasikan sebagai ringan berselang, sedang-berat berselang, ringan menetap, dan sedang-berat menetap. Rinitis alergi ''intermittent'' terjadi apabila gejala dialami <4 hari per minggu atau <4 minggu berturut-turut. Rinitis alergi persisten terjadi apabila gejala dialami >4 hari/minggu dan >4 minggu berturut-turut. Gejalanya dianggap ringan dengan pola tidur normal, tanpa gangguan pada aktivitas harian, tanpa gangguan di tempat kerja atau sekolah, dan jika gejalanya tidak mengganggu. Gejala berat mengakibatkan gangguan tidur, gangguan pada aktivitas harian, dan gangguan di tempat kerja atau sekolah.<ref>{{Cite journal|displayauthors=etal|date=
=== Rinitis alergi lokal ===
Rinitis alergi lokal adalah suatu reaksi alergi pada hidung terhadap alergen, tanpa alergi sistemis. ''Skin-prick test'' dan tes darah untuk alergi memberi hasil negatif, tetapi terdapat antibodi [[Antibodi E|IgE]] yang diproduksi di hidung yang bereaksi terhadap [[alergen]] tertentu. Tes kulit intradermal dapat pula memberi hasil negatif.<ref name="lar"/>
Gejala rinitis alergi lokal sama dengan gejala rinitis alergi, termasuk gejala pada mata. Seperti halnya rinitis alergi, penderita dapat mengalami rinitis alergi lokal musiman atau menetap. Gejala rinitis alergi lokal dapat bersifat ringan, sedang, atau berat. Rinitis alergi lokal berkaitan dengan konjungtivitis dan [[asma]].<ref name="lar"/>
Pada suatu studi, sekitar 25% penderita dengan rinitis mengalami rinitis alergi lokal.<ref>{{Cite journal|year=2012|title=Prevalence and clinical relevance of local allergic rhinitis|journal=Allergy|volume=67|issue=10|pages=1282–8|doi=10.1111/all.12002|pmid=22913574|language=en}}</ref> Pada beberapa studi, lebih dari 40% penderita yang telah didiagnosis rinitis non-alergi ternyata mengalami rinitis alergi lokal.<ref name="lar0"/> ''Steroid nasal sprays'' dan antihistamin oral dianggap efektif untuk rinitis alergi lokal.<ref name="lar"/>
== Pencegahan ==
Salah satu cara untuk mencegah rinitis alergi adalah mengenakan respirator atau masker ketika berada di dekat lokasi alergen potensial.
== Penanganan ==
Tujuan penanganan rinitis adalah untuk mencegah atau mengurangi gejala yang disebabkan oleh peradangan jaringan yang terdampak. Cara yang efektif termasuk menghindari alergen.<ref name="AFP10"
=== Antihistamin ===
Antihistamin dapat dikonsumsi melalui mulut dan hidung untuk mengontrol gejala seperti bersin, rhinorrhea, gatal, dan konjungtivitis.
Sebaiknya obat antihistamin oral dikonsumsi sebelum terpapar, terutama untuk rinitis alergi musiman. Dalam kasus antihistamin nasal seperti ''azelastine antihistamine nasal spray'', gejala yang reda selama 15 menit memungkinkan pemberian dosis yang lebih mendesak. Tidak cukup bukti kemanjuran antihistamin karena terapi tambahan dengan steroid nasal dalam penanganan rinitis alergi berselang atau menetap pada anak, sehingga efek samping dan biaya tambahan harus dipertimbangkan.<ref>{{Cite journal|last=Nasser|first=M|last2=Fedorowicz|first2=Z|last3=Aljufairi|first3=H|last4=McKerrow|first4=W|date=7
Antihistamin oftalmik (seperti azelastine dalam bentuk tetes mata dan ketotifen) digunakan untuk konjungtivitis, sementara bentuk intranasal digunakan terutama untuk bersin, rhinorrhea, dan nasal pruritus.<ref name="Dipiro08">{{cite book|title=Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach|url=https://archive.org/details/pharmacotherapyp00dipi_512|first1=J.R.|last2=Smith|first2=P.H.|publisher=McGraw-Hill|year=2008|isbn=007147899X|edition=7th|location=New York|pages=[https://archive.org/details/pharmacotherapyp00dipi_512/page/1565 1565]–75|chapter=Allergic Rhinitis|editor2-last=Talbert|editor2-first=R.L.|editor3-last=Yee|editor3-first=G.C.|editor4-last=Matzke|editor4-first=G.|editor5-last=Wells|editor5-first=B.|editor6-last=Posey|editor6-first=L.M.|last1=May|editor1-last=DiPiro|editor1-first=J.T.}}</ref>
Obat antihistamin dapat memberikan efek samping yang tidak diinginkan, yang paling utama adalah kantuk dalam kasus tablet antihistamin oral. Obat antihistamin generasi pertama seperti diphenhydramine menyebabkan kantuk, sedangkan antihistamin generasi kedua dan ketiga seperti cetirizine dan loratadine memberi efek lebih sedikit.<ref name="Dipiro08" />
[[Pseudoefedrina]] juga diindikasikan untuk rinitis vasomotor. Obat ini digunakan hanya jika hidung tersumbat dan dapat digunakan bersama antihistamine. Di Amerika Serikat, dekongestan oral yang mengandung pseudoefedrina harus dibeli di apotek dalam rangka mencegah pembuatan methamphetamine.<ref name="Dipiro08"
=== Steroid ===
Kortikosteroid intranasal digunakan untuk mengontrol gejala yang berkaitan dengan bersin, ''rhinorrhea'', gatal, dan hidung tersumbat. Semprotan hidung steroid bersifat efektif dan aman, dan dapat efektif tanpa antihistamin oral. Perlu beberapa hari untuk bereaksi dan harus dikonsumsi terus-menerus selama beberapa minggu, karena efek terapinya terus berkembang.
Pada tahun 2013, suatu studi membandingkan kemanjuran ''mometasone furoate nasal spray'' terhadap tablet oral betamethasone untuk pengobatan penderita dengan rinitis alergi musiman dan menyimpulkan bahwa keduanya memiliki efek yang sebenarnya setara terhadap gejala hidung pada penderita.<ref>{{Cite journal|title=Efficacy of intranasal steroid spray (mometasone furoate) on treatment of patients with seasonal allergic rhinitis: comparison with oral corticosteroids|journal=Auris Nasus Larynx|volume=40|pages=277–81|doi=10.1016/j.anl.2012.09.004|pmid=23127728|language=en}}</ref>
[[Steroid]] sistemik seperti tablet prednisone dan triamcinolone acetonide intramuskular atau injeksi [[glukokortikoid]] (seperti betamethasone) efektif mengurangi peradangan hidung,
=== Pengobatan lain ===
▲[[Steroid]] sistemik seperti tablet prednisone dan triamcinolone acetonide intramuskular atau injeksi [[glukokortikoid]] (seperti betamethasone) efektif mengurangi peradangan hidung, {{citation needed|date=May 2015}} tetapi penggunaannya dibatasi pada durasi efek yang singkat dan efek samping pengobatan steroid berkepanjangan.<ref>{{Cite journal|title=A comparison of three injectable corticosteroids for the treatment of patients with seasonal hay fever|journal=J Int Med Res|volume=8|pages=63–9|pmid=7358206}}</ref>
Pengobatan lain yang dapat digunakan sebagai lini kedua meliputi: [[dekongestan]], cromolyn, ''leukotriene receptor antagonists'', dan terapi nonfarmakologi seperti irigasi hidung.<ref
Dekongestan topikal dapat pula berguna dalam mengurangi gejala seperti hidung tersumbat, tetapi sebaiknya tidak digunakan dalam waktu lama karena berhenti setelah penggunaan panjang dapat mengakibatkan sumbatan hidung berulang yang disebut ''rhinitis medicamentosa''.
▲Pengobatan lain yang dapat digunakan sebagai lini kedua meliputi: [[dekongestan]], cromolyn, ''leukotriene receptor antagonists'', dan terapi nonfarmakologi seperti irigasi hidung. Dekongestan topikal dapat pula berguna dalam mengurangi gejala seperti hidung tersumbat, tetapi sebaiknya tidak digunakan dalam waktu lama karena berhenti setelah penggunaan panjang dapat mengakibatkan sumbatan hidung berulang yang disebut ''rhinitis medicamentosa''.
Untuk gejala nokturnal,
Irigasi salin hidung (sebuah tindakan di mana air garam dimasukkan ke dalam rongga hidung), dapat bermanfaat bagi dewasa dan anak dalam meredakan gejala rinitis alergi dan tidak mungkin berkaitan dengan efek samping.<ref>{{Citation|last=Head|first=Karen|title=Saline irrigation for allergic rhinitis|date=
=== Imunoterapi alergen ===
[[Imunoterapi alergi|Imunoterapi alergen]] (juga disebut desensitisasi) merupakan pemberian dosis alergen untuk menyesuaikan tubuh terhadap zat-zat yang umumnya tidak berbahaya (serbuk sari, tungau), sekaligus menginduksi toleransi spesifik jangka panjang.<ref>{{cite journal|author=Van Overtvelt L. et al.
=== Pengobatan alternatif ===
Kemanjuran pengobatan alternatif seperti [[akupunktur]] dan [[homeopati]] tidak didukung oleh bukti yang tersedia.<ref>{{Cite journal|year=2006|title=ARIA update: I—Systematic review of complementary and alternative medicine for rhinitis and asthma|url=https://archive.org/details/sim_journal-of-allergy-and-clinical-immunology_2006-05_117_5/page/1054|journal=[[The Journal of Allergy and Clinical Immunology]]|volume=117|issue=5|pages=1054–62|doi=10.1016/j.jaci.2005.12.1308|pmid=16675332|language=en}}</ref><ref>{{Cite journal|last=Terr A|year=2004|title=Unproven and controversial forms of immunotherapy|journal=[[Clin Allergy Immunol.]]|volume=18|issue=1|pages=703–10|pmid=15042943|language=en}}</ref> Beberapa bukti menunjukkan bahwa akupunktur efektif untuk rinitis, sedangkan bukti yang lain tidak demikian. Namun, kualitas bukti secara keseluruhan masih kurang.<ref>{{Cite journal|date=
== Epidemiologi ==
Rinitis alergi adalah jenis [[alergi]] yang menjangkit banyak orang. Di negara-negara Barat, antara 10 hingga 30 persen warga terjangkit.<ref
== Sejarah ==
Baris 94 ⟶ 119:
== Pranala luar ==
* {{dmoz|Health/Conditions_and_Diseases/Respiratory_Disorders/Rhinitis/}}
{{Authority control}}
|