Muammar Z.A.: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.9.5
lmao what
Tag: Pembatalan
 
(2 revisi perantara oleh satu pengguna lainnya tidak ditampilkan)
Baris 21:
| salary =
| networth =
| module = {{Infobox musical artist
| embed = yes
| label = {{hlist|Virgo|[[Akurama Records|Akurama]]|[[HP Music|HP]]|[[Musica Studio's|Musica]]|[[GP Records|GP]]|[[Blackboard (perusahaan)|Blackboard]]}}
}}
| height =
| weight =
Baris 42 ⟶ 38:
}}
 
'''[[Qari'|Qori]] Muammar Zainal Asyikin''' ({{lang-ar|'''معمر زين العاشقين'''}}; {{lahirmati|[[Kabupaten Pemalang|Pemalang]], [[Jawa Tengah]]|14|06|1954}}) biasa disingkat '''Muammar ZA''' atau '''Muammar Z.A.''' adalah seorang [[Qari']] senior dan [[Hafiz]] dari [[Indonesia]] yang dikenal secara nasional maupun internasional. BeliauIa pemenang lomba pembacaan [[Qur'an]] yang dikenal dengan "[[Musabaqah Tilawatil Quran]]" ("MTQ") pada tahun 1980an di Indonesia maupun di luar negeri. Bakatnya sudah terlihat sejak kecil pada saat mengikuti lomba membaca QuranAl-Qur'an di [[Pemalang]] pada tahun 1962 mendapat juara di umur 7 tahun.<ref name="Muammar">{{citation | title= Biografi H. Muammar ZA. | work= AR | publisher= Pecinta Qiro'ah Indonesia | date= 25 March 2013 | url= https://pecintaqiroah.wordpress.com/2013/03/25/biografi-h-muammar-za/ | accessdate= 23 January 2017}}</ref> H. Muammar, dikenal secara internasional dengan kemampuan nafas panjangnya (terpanjang di dunia).<ref name="anna">Anna M. Gade, [https://books.google.co.id/books?id=obCJrflCCHIC&pg=PA184&dq=muammar+za&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwj9iPzH_djRAhUgTY8KHW2UCwYQ6AEIHjAA#v=onepage&q=muammar%20za&f=false Perfection Makes Practice: Learning, Emotion, and the Recited Qurʼān in Indonesia], hlm 184. [[Honolulu]]: [[University of Hawaii Press]], 2004. ISBN 978-0-8248-2599-7</ref>
 
Ia dikenal memiliki segudang prestasi yang berhubungan dengan dunia qiro’ah Al-Quran. Di antaranya, ia pernah menjadi juara 1 MTQ Se-Propinsi DIY tahun 1967. Selain itu, selama tiga kali berturut-turut (1967, 1972, 1973) menjuarai MTQ tingkal nasional mewakili [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] (DIY). Tahun 1979 dan 1986 menjadi juara dalam lomba qori’ tingkat Internasional. Atas berbagai keberhasilannya ia kerap diundang keliling di berbagai belahan dunia. Di antaranya diaia diundang mengaji di [[Istana Nurul Iman|Istana Raja Hasanah Bolkiah]] ([[Brunei]]), Istana Yang Dipertuan Agung [[Malaysia]] hingga ke Jazirah Arab.<ref>{{citation | title= [Video] Qori’ Internasional KH Muammar ZA: Baca Al-Qur’an Langgam Jawa Dilarang Nabi | work= Cholis Akbar | publisher= Panji Islam | date= 22 May 2015 | url= http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/05/22/70192/video-qori-internasional-kh-muammar-za-baca-al-quran-langgam-jawa-dilarang-nabi.html | accessdate= 23 January 2017 | archive-date= 2021-05-05 | archive-url= https://web.archive.org/web/20210505214034/https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/05/22/70192/video-qori-internasional-kh-muammar-za-baca-al-quran-langgam-jawa-dilarang-nabi.html | dead-url= yes }}</ref>
 
Qari Muammar ZA pernah diundang ke [[Pakistan]] untuk melantunkan ayat suci Al-Quran disana pada tahun 2009<ref>[https://www.youtube.com/watch?v=fPqmnMjz8Qw Qari Muammar di Pakistan]</ref><ref>[https://www.youtube.com/watch?v=ocHlEkmd6EM Qari Muammar di Pakistan]</ref><ref>[https://www.youtube.com/watch?v=cVUcQtU4hlc Qari Muammar di Pakistan]</ref> Beliau juga pernah diundang untuk melantunkan ayat suci Al-Quran di [[Turki]] pada tahun 2004.<ref>[https://www.youtube.com/watch?v=gpEHJa6tvhA Qari Muammar reciting in Turkey]</ref>
Baris 54 ⟶ 50:
 
=== Latar Belakang ===
H. Muammar ZA. adalah putra ketujuh dari sepuluh bersaudara (hanya sembilan yang mencapai dewasa) dari pasangan H. Zainal Asykin dan Hj. Mu’minatul Afifah, yang juga merupakan tokoh agama di desanya. BeliauIa dilahirkan di [[Moga, Pemalang|Dusun Pamulihan, Warungpring, Kecamatan Moga]], kurang lebih 40 KM selatan ibu kota [[Kabupaten Pemalang]]. Adik beliau yang bernama Imron Rosyadi ZA., juga mengikuti jejaknya menjadi qari nasional setelah menjuarai MTQ. Qari Muammar menikah dengan seorang wanita [[Aceh]] yang bernama Syarifah Nadiya pada tahun 1984 dan dikaruniai seorang putri dan 4 putra.<ref name="Muammar" />
 
Pada tahun 2002, beliau mendirikan [[Pesantren]] "Ummul Quro" ([[Bahasa Arab]]: '''أم القرى''') yang berada di [[Cipondoh]], [[Tangerang]] untuk menciptakan Qari dan qari'ahqariah muda berkelas internasional sejak dini.<ref>{{citation | title= Pondok Pesantren Qori’ dan Qori’ah di Indonesia | publisher= rejekinomplok.net | url= http://rejekinomplok.net/pondok-pesantren-qori-dan-qoriah-di-indonesia/#3_Ponpes_Ummul_Qura | accessdate= 23 January 2017}}</ref>
 
== Lihat Pula ==