Makmur (politikus, lahir 1958): Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
Andikbuyung (bicara | kontrib) kTidak ada ringkasan suntingan |
k Stinky Da Silva memindahkan halaman Makmur H. A. P. K. ke Makmur (politikus, lahir 1958): Judul yang tepat |
||
(26 revisi perantara oleh 17 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
{{Kotak info pemegang jabatan
| honorific_prefix = <!-- Kolom ini hanya untuk gelar kenegaraan/kehormatan (bukan gelar akademis/keagamaan/profesi) -->
|
| honorific_suffix = <!-- Kolom ini hanya untuk gelar kenegaraan/kehormatan (bukan gelar akademis/profesi) -->
| image
|
| caption
| office
|birthname = Makmur▼
|
|
▲|office = Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Kalimantan Timur]]
|
▲|term_start = [[1 Oktober]] [[2019]]<br><small>Ketua Sementara: 2 September-1 Oktober 2019</small>
|
| office2
▲|predecessor = [[Berkas:GolkarLogo.png|20x20px]] M. Syahrun N.S.
|
| predecessor2 =
▲|office2 = Anggota [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Kalimantan Timur]]
|
▲|term_start2 = [[2 September]] [[2019]]
|
|
|
▲|constituency2 = KALIMANTAN TIMUR 6<small><br>[[Berau]], [[Kutai Timur]], [[Kota Bontang]]</small>
|
| successor3 = [[Muharram (bupati)|Muharram]]
|
|
|
| term_start4 = 15 September 2000
| term_end4 = 15 September 2005
|
|
| predecessor4
| successor4
|
|
| nationality = <!-- Kolom ini hanya untuk warga negara; atau pihak asing -->
▲|term_start5 = [[15 September]] [[2005]]
|
| birth_place
▲|predecessor5 = Masdjuni
|
|
|office6 = Wakil Bupati Berau▼
|
|
▲|predecessor6 =
▲|prior_term = 5 tahun
▲|birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Batu-Batu, Gunung Tabur, Berau|Batu-batu]], [[Kalimantan Timur]]
▲|children = 2 orang
▲|profession = [[Birokrat]]
}}
[[Doktorandus|Drs.]] '''Makmur
== Kehidupan pribadi ==
Makmur berasal dari kampung [[Batu-Batu, Gunung Tabur, Berau|Batu-batu]] yang terletak sekitar 60 kilometer dari [[Tanjung Redeb, Berau|Tanjung Redeb]], ibu kota [[Kabupaten Berau]]. Singkatan
=== Riwayat Pekerjaan === Usai lulus dari pendidikan tingginya, Makmur tercatat memulai kariernya sebagai birokrat. Ia bekerja sebagai [[pegawai negeri sipil]] (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Berau sejak tahun [[1984]]. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Berau pada tahun [[1996]]-[[1998]]. Puncak kariernya sebagai [[PNS]] adalah ketika menjabat sebagai Asisten III di Sekretariat Daerah Kabupaten Berau selama tiga tahun (1998-2000). Pada saat itu pula ia menempuh pendidikan magisternya dan lulus dibidang [[manajemen]] dari [[Universitas Wijaya Putra]] [[Surabaya]]. Karier Makmur semakin cemerlang ketika berhasil menjadi Wakil Bupati Berau mendampingi Bupati [[Masdjuni]] yang menjabat pada periode kedua. Ia kemudian mengantikan Masdjuni sebagai Bupati Berau dan menjabat selama dua periode seperti pendahulunya didampingi oleh Wakil Bupati Ahmad Rivai. Makmur kemudian meneruskan kegiatan politiknya hingga terpilih sebagai Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur periode 2019-2024 menggantikan rekan separtainya, Syahrun N.S.<ref>{{cite web|url=https://dprd-kaltimprov.go.id/anggota/profil/126/drs.-h.-makmur-hapk-m.m.html|title=Profil Anggota DPRD - Drs. H. MAKMUR HAPK, M.M|access-date=29-05-2020|website=DPRD Provinsi Kalimantan Timur|archive-date=2021-06-14|archive-url=https://web.archive.org/web/20210614185626/https://dprd-kaltimprov.go.id/anggota/profil/126/drs.-h.-makmur-hapk-m.m.html|dead-url=yes}}</ref><br>Makmur menikah dengan Seri Marawiah dan dikaruniai dua orang putri. Putri pertamanya bernama Lidya Makmur dan putri keduanya bernama Widya Makmur. Istrinya kini menjadi salah satu calon potensial untuk berkompetisi dalam [[Pilkada Berau 2020]] sebagai calon bupati.<ref>{{cite web|url=https://kaltim.tribunnews.com/2019/12/11/seri-marawiyah-melamar-jadi-calon-bupati-berau-melalui-partai-golkar-ini-klaim-dukungannya|title=Seri Marawiyah Melamar Jadi Calon Bupati Berau Melalui Partai Golkar, Ini Klaim Dukungannya|date=11-12-2019|access-date=29-05-2020|website=TribunKaltim.co|first=0Geafry|last=Necolsen|editor=Mathias Masan Ola}}</ref> == Karier politik ==
Makmur telah aktif berogranisasi sejak masa kuliah di [[Samarinda]]. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kesatuan Pelajar-Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) periode 1981-1985. Ia semakin dalam terjun dalam dunia politik ketika berhasil menjadi Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Berau pada tahun [[1985]] dan bertahan hingga menyelesaikan periode keduanya pada tahun [[1995]]. Sejak itulah ia aktif sebagai pengurus [[Partai Golongan Karya]] [[Kabupaten Berau]] mengingat AMPI adalah sayap politik [[Partai Golkar]]. Makmur juga membangun fondasi politiknya di [[Komite Nasional Pemuda Indonesia]] (KNPI). Ia berhasil menjabat sebagai Wakil Ketua KNPI Kabupaten Berau (1988-1991) dan kemudian menjadi Ketua KNPI Kabupaten Berau (1991-1994). Keaktifannya dalam kepengurusan [[Partai Golkar]] [[Kabupaten Berau]] kemudian menjadi salah satu faktor yang mengantarnya menjadi [[Wakil Bupati Berau]] mendampingi Bupati Masdjuni yang menjabat untuk periode kedua (2000-2005).<ref name=kaltimtoday/>
=== Bupati Berau ===
Dengan segudang pengalaman berorganisasi sejak masa kuliah, ditambah telah menjabat sebagai Wakil Bupati Berau selama satu periode, Makmur memantapkan diri berkompetisi dalam [[Pilkada Berau 2005]]. Ia menggandeng Ahmad Rifai, politikus [[Partai Persatuan Pembangunan]], dan terpilih dalam perhelatan pilkada pertama di [[Kabupaten Berau]]. Pasangan Makmur HAPK-Ahmad Rifai berhasil mendulang 34.188 suara atau 46,72% suara sah. Pasangan nomor urut 3 tersebut berhasil mengungguli dua pasangan calon lainnya, yaitu [[Muharram (bupati)|Muharram]]-Wasisto yang meraih 23.483 suara (32,09%) dan Saukani-Abdul Kadir yang meraih 15.509 suara (21,19%).<ref>{{cite journal|url=https://ejournal.an.fisip-unmul.ac.id/dat/doc/contoh_layout_artikel_mulai_hlm_ganjil_sumber_herman_jsp.pdf|title=PILKADA DI KALIMANTAN TIMUR (Studi Tentang Pendiskualifikasian Bupati Sebagai Calon Bupati Periode Berikutnya Dalam Pilkada Kabupaten Bulungan|date=2013|journal=eJournal Fisip Unmul|last=Herman|volume=1|issue=1|pages=1-13|accessdate=25-09-2020}}{{Pranala mati|date=Mei 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref> Makmur HAPK dan Ahmad Rifai dilantik pada [[15 September]] [[2005]] dan sukses mencatatkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah [[Berau]] pertama yang memenangi pemilihan secara langsung oleh 73.925 masyarakat Berau (79% partisipasi pemilih).<ref name=anime>{{cite web|url=http://anime.primaganesha.co.id/id3/2229-2124/Berau-Kalimantan-Timur_28221_anime-primaganesha.html|title=Kabupaten Berau|website=PRIMAGANESHA}}</ref><ref>{{cite web|url=https://berau.prokal.co/read/news/41739-partisipasi-pemilih-hanya-638-persen|title=Partisipasi Pemilih Hanya 63,8 Persen|date=19-12-2015|access-date=29-05-2020|website=PRO Berau}}</ref><br>
Sukses diperiode pertama, Makmur kemudian mencalonkan diri kembali sebagai [[Bupati Berau]] untuk periode kedua. Makmur kembali menggandeng Ahmad Rifai sebagai wakilnya dalam [[Pilkada Berau 2010]]. Pasangan Makmur HAPK-Ahmad Rifai diusung oleh 10 [[partai politik]], yaitu [[Partai Golkar]], [[Partai Persatuan Pembangunan|PPP]], [[Partai Demokrat]], [[PDI Perjuangan]], [[PKB]], [[PKS]], [[Partai Amanat Nasional|PAN]], [[Partai Kedaulatan]], [[Partai Patriot]], dan [[Partai Demokrasi Kebangsaan|PDK]]. Hasil akhir menunjukkan keunggulan pasangan nomor urut 1 ini jauh dibanding dua pasangan calon lainnya. Makmur HAPK-Ahmad Rifai berhasil mendulang 52.191 suara (65%), sedangkan Soehartono Soetjipto-Liliansyah berhasil mendulang 25.088 suara (31%) dan Hendry Gunawan-Amir Husin hanya berhasil mendulang 3.274 suara (4%).<ref name=anime/><ref>{{cite web|url=https://mkri.id/public/content/persidangan/putusan/putusan_sidang_Putusan%20119-PHPU.D-VIII-2010%20Berau.Telah%20Baca.pdf|title=Putusan MK RI Nomor 199/PHPU.D-VIII/2010|date=12-08-2010|access-date=29-05-2020|website=MK RI}}</ref> Makmur HAPK dan Ahmad Rifai kemudian dilantik untuk kedua kalinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Berau pada [[15 September]] [[2010]] oleh [[Gubernur Kalimantan Timur]], [[Awang Farouk Ishak]].<ref name=duaperiode/><br>
Makmur memimpin Berau selama dua periode dan dikenal sebagai pemimpin yang berkharisma dan berhasil. Beberapa infrastruktur yang dibangun pada masa pemerintahannya adalah [[Bandar Udara Kalimarau]] (sekarang bernama Bandar Udara Internasional Raja Alam), Pasar Sanggam Aji Dilayas, Masjid Agung Baitul Hikmah, PLTU Gunung Tabur.<ref>{{cite web|url=https://berau.prokal.co/read/news/45909-mengenal-calon-pemimpin-benua-etam.html|title=Mengenal Calon Pemimpin Benua Etam|date=09-10-2016|access-date=29-05-2020|website=PRO Berau|first=Syarifuddin|last=Noor}}</ref> Selain itu, Berau juga dikenal hingga ke dunia internasional melalui destinasi pariwisatanya, yaitu [[Pulau Derawan]], [[Pulau Maratua]], dan [[Danau Labuan Cermin]].<ref name=kaltimtoday/>
=== Ketua Harian DPD Tingkat I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur ===
Karier Makmur di [[Partai Golongan Karya]] kian meningkat. Setelah sebelumnya menjadi Ketua DPD Tingkat II [[Partai Golkar]] [[Kabupaten Berau]] selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015), Makmur kemudian dipercaya oleh Ketua Umum DPD Tingkat I [[Partai Golkar]] [[Provinsi Kalimantan Timur]] periode 2016-2020, [[Rita Widyasari]], sebagai Ketua Harian.<ref name=":0" /><ref>{{Cite web|url=https://kabar24.bisnis.com/read/20160827/78/578909/rita-widyasari-ketua-dpd-i-golkar-kaltim|title=Rita Widyasari Ketua DPD I Golkar Kaltim|last=Yamin|first=Muhammad|date=27-08-2016|website=KABAR24|access-date=29-05-2020}}</ref> Posisi ketua harian tentunya menjadi salah satu posisi strategis karena secara struktur berada dekat dengan pucuk pimpinan [[Partai Golkar]] di [[Kalimantan Timur]]. Makmur menjabat sebagai Ketua Harian DPD Tingkat II [[Partai Golkar]] [[Provinsi Kalimantan Timur]] hingga sekarang. Kepiawaian Makmur tampak dengan fakta bahwa ia tetap dipertahankan sebagai Ketua Harian hingga sekarang meskipun Ketua Umum berganti. Terhitung sejak tahun [[2016]] hingga sekarang, [[Partai Golkar]] [[Kalimantan Timur]] dipimpin oleh empat Ketua Umum yang dua diantaranya berstatus [[pelaksana tugas]]. Terjadi pergantian pada periode 2016-2020 ketika [[Rita Widyasari]] pada tahun [[2017]] karena ia ditahan oleh [[Komisi Pemberantasan Korupsi]] terkait kasus pemberian izin pertambangan di [[Kabupaten Kutai Kartanegara]]. DPP [[Partai Golkar]] kemudian menunjuk Andi Sofyan Hasdam sebagai pelaksana tugas Ketua Umum DPD Tingkat I [[Partai Golkar]] [[Provinsi Kalimantan Timur]], namun posisi Makmur sebagai Ketua Harian tetap dipertahankan.<ref>{{Cite web|url=https://kumparan.com/mandau-satu/airlangga-berhentikan-rita-tunjuk-andi-sofyan-hasdam-di-golkar-kaltim/full|title=Airlangga Berhentikan Rita, Tunjuk Andi Sofyan Hasdam di Golkar Kaltim|last=|first=|date=15-12-2017|website=kumparan|publisher=satumandau|access-date=29-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://www.timesindonesia.co.id/read/news/174510/mantan-wali-kota-bontang-pimpin-golkar-kaltim|title=Mantan Wali Kota Bontang Pimpin Golkar Kaltim|last=Subandono|first=Andry|date=16-12-2017|editor-last=Wahyu Nurdiyanto|website=TIMES INDONESIA|access-date=29-05-2020}}</ref> Sempat menjadi polemik, namun Makmur menjadi salah satu yang terdepan dalam membela keputusan DPP tersebut.<ref>{{Cite web|url=https://kaltim.antaranews.com/berita/44110/penunjukan-hasdam-sebagai-plt-ketua-golkar-kaltim-wewenang-dpp|title=Penunjukan Hasdam sebagai Plt Ketua Golkar Kaltim Wewenang DPP|last=Arumanto|first=|date=16-12-2017|editor-last=Didik Kusbiantoro|website=ANTARA KALTIM|access-date=29-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://indopos.co.id/read/2017/12/17/120166/golkar-kaltim-pecah-bagaimana-nasib-rita-widyasari/|title=Golkar Kaltim Pecah, Bagaimana Nasib Rita Widyasari?|last=|first=|date=17-12-2017|website=INDOPOS|access-date=29-05-2020|archive-date=2018-10-02|archive-url=https://web.archive.org/web/20181002122511/https://www.indopos.co.id/read/2017/12/17/120166/golkar-kaltim-pecah-bagaimana-nasib-rita-widyasari|dead-url=yes}}</ref> Namanya kemudian sempat menjadi calon potensial menggantikan posisi [[Rita Widyasari]], baik sebagai calon gubernur [[Kalimantan Timur]] maupun Ketua DPD Tingkat I [[Partai Golkar]] [[Provinsi Kalimantan Timur]].<ref>{{Cite web|url=https://akurat.co/id-152659-read-mengejutkan-dari-balik-sel-rita-widyasari-berikan-rekomendasi-ke-makmur-hapk|title=Mengejutkan, Dari Balik Sel, Rita Widyasari Berikan Rekomendasi ke Makmur HAPK|last=Rusdianto|first=|date=06-01-2018|website=AKURAT.co|access-date=29-05-2020}}</ref> Sayangnya, Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang direncanakan digelar pada tahun [[2018]] tertunda dan tak pernah terwujud hingga masa periode kepengurusan habis pada [[2020]].
=== Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur ===
Baris 79 ⟶ 69:
=== Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur ===
Sebagai peraih suara terbanyak, nama Makmur kemudian menjadi salah satu calon kuat Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]].<ref>{{Cite web|url=https://golkarpedia.com/id/baca/10966-kader-golkar-calon-ketua-dprd-kaltim-antara-makmur-hapk-dan-sarkowi-zahry|title=Kader Golkar Calon Ketua DPRD Kaltim, Antara Makmur HAPK Dan Sarkowi Zahry|last=|first=|date=18-08-2019|website=GOLKARPEDIA|access-date=30-05-2020}}</ref> Pada 6 Agustus 2019, DPD Tingkat I [[Partai Golkar]] [[Provinsi Kalimantan Timur]] mengusulkan empat nama untuk menduduki posisi Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]] definitif, yaitu Makmur H.A.P.K., Syahrun N.S., Mahyunadi, dan Sarkowi V. Zahri.<ref>{{Cite web|url=https://www.tribunnews.com/regional/2019/08/07/ini-empat-calon-ketua-dprd-kaltim-ada-pengusaha-dan-mantan-bupati|title=Ini Empat Calon Ketua DPRD Kaltim, Ada Pengusaha dan Mantan Bupati|last=|first=|date=07-08-2019|editor-last=Mayasanto|editor-first=Ade|website=Tribunnews.com|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kaltimkece.id/warta/terkini/golkar-pertahankan-tradisi-ketua-dprd-kaltim-diperebutkan-empat-kandidat|title=Golkar Pertahankan Tradisi Ketua DPRD Kaltim, Diperebutkan Empat Kandidat|last=Abdul Azis|first=Arditya|date=|editor-last=Lolowang|editor-first=Bobby|website=kaltimkece.id|access-date=30-05-2020}}</ref> Keempat nama tersebut merupakan kader-kader senior [[Partai Golkar]] [[Kalimantan Timur]] yang pernah menduduki jabatan penting ditingkat [[kabupaten]] maupun [[provinsi]]. Menjelang penetapan Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]], nama Makmur sempat mendapatkan serangan berupa isu-isu negatif seputar perannya sebagai [[Bupati Berau]] dua periode. Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Rakyat (LSR) Kalimantan Timur, Muhammad Ridwan, berpendapat serangan tersebut adalah bentuk pembunuhan karakter dan berbau pesanan.<ref>{{Cite web|url=https://www.niaga.asia/serangan-terhadap-makmur-pembunuhan-karakter-politis-dan-berbau-pesanan/|title=“Serangan” Terhadap Makmur: Pembunuhan Karakter, Politis dan Berbau Pesanan|last=|first=|date=06-09-2019|website=NIAGA.ASIA|access-date=30-05-2020}}</ref> DPP [[Partai Golkar]] kemudian menunjuk Makmur sebagai Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]].<ref>{{Cite web|url=https://diswaykaltim.com/2019/09/12/sah-makmur-hapk-jadi-ketua-dprd-kaltim/|title=Sah, Makmur HAPK Jadi Ketua DPRD Kaltim|last=|first=|date=12-09-2019|website=DI's Way Kaltim|access-date=30-05-2020}}{{Pranala mati|date=Mei 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kabargolkar.com/read/kabar_nasional/6978/dpp-golkar-tetapkan-9-nama-pimpinan-dprd-di-wilayah-kaltim|title=DPP Golkar Tetapkan 9 Nama Pimpinan DPRD di Wilayah Kaltim|last=|first=|date=18-09-2019|website=Kabar Golkar|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kaltimtoday.co/dpp-golkar-tunjuk-makmur-hapk-ketua-dprd-kaltim/|title=DPP Golkar Tunjuk Makmur HAPK Ketua DPRD Kaltim|last=Nurdin|first=Muhammad Zulkifli|date=12-09-2019|website=KALTIM TODAY|access-date=30-05-2020}}</ref> Ia dilantik bersama Muhammad Samsun dari [[PDI Perjuangan]] sebagai Wakil Ketua I, Andi Harun sebagai [[Partai Gerindra]] sebagai Wakil Ketua II, dan Sigit Wibowo dari [[Partai Amanat Nasional|PAN]] sebagai Wakil Ketua III, pada 1 Oktober 2019 di Gedung Utama [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]] oleh Ketua [[Pengadilan Tinggi Samarinda]], Sutoyo.<ref>{{Cite web|url=https://presisi.co/read/2019/10/01/80/resmi-ditetapkan-makmur-hapk-jabat-ketua-dprd-kaltim|title=Resmi Ditetapkan, Makmur HAPK jabat Ketua DPRD Kaltim|last=|first=|date=04-10-2019|website=PRESISI|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kaltimprov.go.id/berita/rapat-paripurna-i-sah-makmur-pimpin-dprd-kaltim|title=RAPAT PARIPURNA I, SAH MAKMUR PIMPIN DPRD KALTIM|last=Humas|first=|date=01-10-2019|website=Pemprov Kalimantan Timur|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kate.id/2019/10/01/makmur-hapk-resmi-pimpin-dprd-kaltim-2019-2024/|title=Makmur HAPK Resmi Pimpin DPRD Kaltim 2019-2024|last=|first=|date=01-09-2019|website=Kate.id|access-date=30-05-2020}}</ref>
== Rekam jejak ==
=== Dugaan korupsi APBD Kabupaten Berau ===
Makmur menghadapi dugaan [[korupsi]] [[APBD]] [[Kabupaten Berau]] tahun anggaran 2006-2008 pada tahun 2010. Lembaga Penegak Demokrasi dan Keadilan Masyarakat Kalimantan Timur melaporkan dugaan tersebut pada [[Februari]] [[2020]]. Menjelang penetapannya sebagai Ketua [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur|DPRD Provinsi Kalimantan Timur]] periode 2019-2024, hal tersebut kembali mengemuka. [[Mahasiswa]] asal [[Kalimantan Timur]] bahkan melakukan aksi unjuk rasa di [[Jakarta]], tepatnya di depan Gedung [[Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia|Komisi Pemerantasan Korupsi]] dan Gedung [[Kejaksaan Agung Republik Indonesia|Kejaksaan Agung RI]].<ref>{{Cite web|url=https://kaltim.tribunnews.com/2019/09/06/respon-demo-mahasiswa-kpk-akan-cek-laporan-dugaan-korupsi-bekas-bupati-berau-makmur-hapk|title=Respon Demo Mahasiswa, KPK akan Cek Laporan Dugaan Korupsi Bekas Bupati Berau Makmur HAPK|last=Hartono|first=Budhi|date=06-09-2019|editor-last=Susilo|editor-first=Budi|website=TribunKaltim.co|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kaltim.tribunnews.com/2019/09/05/2-kelompok-mahasiswa-kaltim-demo-kpk-dan-kejagung-ri-desak-penuntasan-dugaan-korupsi-makmur-hapk|title=2 Kelompok Mahasiswa Kaltim Demo KPK dan Kejagung RI, Desak Penuntasan Dugaan Korupsi Makmur HAPK|last=Hartono|first=Budhi|date=05-09-2019|editor-last=Susilo|editor-first=Budi|website=TribunKaltim.co|access-date=30-05-2020}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://trans89.com/2019/09/07/gmp-jakarta-pusat-aksi-di-kejagung-desak-usut-tuntas-dugaan-korupsi-mantan-bupati-berau|title=GMP Jakarta Pusat Aksi di Kejagung, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Mantan Bupati Berau|last=Handrianto|first=Andre|date=07-09-2019|website=Trans89.com|access-date=30-05-2020}}</ref> Dalam tuntutannya mereka meminta kedua lembaga tersebut mengusut tuntas dugaan [[korupsi]] yang melibatkan Makmur. Demontrasi juga dilakukan di [[Samarinda]], tepatnya di depan Gedung [[Kejaksaan tinggi|Kejaksaan Tinggi Samarinda]]. Beberapa pihak justru melihat hal tersebut sebagai serangan untuk menjatuhkan Makmur. Ia menanggapi hal tersebut dengan santai dan meminta dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Makmur meminta untuk tidak berpolemik hingga ada ketetapan yang dapat dipertanggungjawabkan.<ref>{{Cite web|url=https://diksi.co/news/didemo-di-kpk-soal-dugaan-korupsi-apbd-makmur-hapk-saya-sudah-tahu|title=Didemo di KPK Soal Dugaan Korupsi APBD, Makmur HAPK: Saya Sudah Tahu|last=|first=|date=|website=DIKSI.co|access-date=30-05-2020}}</ref>
<br />
== Lihat pula ==
* [[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur]]
Baris 104 ⟶ 86:
{{Ketua DPRD Provinsi di Indonesia}}
[[Kategori:
[[Kategori:
[[Kategori:
[[Kategori:
[[Kategori:
[[Kategori:Partai Golongan Karya]]▼
[[Kategori:Politikus Indonesia]]
[[Kategori:Politikus Partai Golongan Karya]]
[[Kategori:Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah]]
|