Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
k Bot: Perubahan kosmetika
 
(43 revisi perantara oleh 24 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
{{rapikanSelf published}}
{{Infobox organization
{{Infobox Organization|name=Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama|image=IPNU.png|image_border=2px|size=100px|caption=Organisasi Pelajar Islam Indonesia|map=|msize=|mcaption=|abbreviation=IPNU|motto=Belajar, Berjuang, Bertaqwa|formation=24 Februari 1954 M / 20 Jumadil Akhir 1373 H|extinction=|type=Organisasi Pelajar,|status=|headquarters=[[Jakarta]], [[Indonesia]]|location=|region_served=|membership=|language=[[Bahasa Indonesia|Indonesia]]|leader_title=Ketua Umum PP IPNU 2019-2021|leader_name=Aswandi Jailani|main_organ=|parent organization=Nahdlatul Ulama|affiliations=Nahdlatul Ulama|num_staff=|num_volunteers=|budget=|remarks=|website=http://ipnu.or.id}}
| name = Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
| full_name =
| native_name =
| native_name_lang =
| logo = LOGO IPNU RESMI KONGRES 2018.png
| logo_size = 200 px
| logo_alt =
| logo_caption = ''Belajar, Berjuang, Bertakwa''
| image =
| image_size =
| alt = <!-- lihat [[WP:ALT]] -->
| caption =
| map = <!-- gambar map -->
| map_size = <!-- bawaan 250px -->
| map_alt =
| map_caption =
| map2 = <!-- gambar map ke-2, jika dibutuhkan -->
| map2_size =
| map2_alt =
| map2_caption =
| abbreviation = IPNU
| nickname =
| pronounce =
| pronounce ref =
| pronounce comment =
| pronounce 2 =
| named_after =
| motto =
| predecessor =
| merged = <!-- organisasi lain tempat organisasi tersebut digabungkan -->
| successor =
| formation = 24 Februari 1954
| founder =
| founding_location = Semarang
| dissolved = <!-- gunakan {{end date and age|YYYY|MM|DD}} -->
| merger = <!-- other organizations (if any) merged with, to constitute the new organization -->
| type = Organisasi
| tax_id = <!-- or |vat_id = (for European organizations) -->
| registration_id = <!-- for non-profits -->
| status = Badan Otonom NU
| purpose = Keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan.
| professional_title = <!-- for professional associations -->
| headquarters =
| location_city =
| location_country = Indonesia
| location_city2 =
| location_country2 =
| addnl_location_city =
| addnl_location_country =
| addnl_location_city2 =
| addnl_location_country2 =
| coordinates = <!-- {{coord|LAT|LON|display=inline,title}} -->
| origins =
| region_served = <!-- or |area_served = or |region = -->
| products = <!-- or |product = -->
| services =
| methods = <!-- or |method = -->
| fields = <!-- or |field = -->
| membership = <!-- number of members -->
| membership_year = <!-- year to which membership numbers/data apply -->
| language = [[Bahasa Indonesia]]
| owner = <!-- or |owners = -->
| sec_gen = <!-- or |gen_sec for General Secretary -->
| leader_title = Ketua Umum Pimpinan Pusat
| leader_name = [[Muhammad Agil Nuruz Zaman]]
| leader_title2 =
| leader_name2 =
| leader_title3 =
| leader_name3 =
| leader_title4 =
| leader_name4 =
| board_of_directors =
| key_people = Prof. Dr. K.H. M. [[Tolchah Mansoer]]
| main_organ = <!-- gral. Majelis, Dewan Direksi, dll -->
| parent_organization = [[Nahdlatul Ulama]]
| subsidiaries = * Corp Brigade Pembangunan (CBP)
* Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP)
* Lembaga Ekonomi, Kewirausahaan dan Koperasi (LEKAS)
* Lembaga Kerjasama Perguruan Tinggi (LKPT)
| secessions =
| affiliations =
| budget =
| budget_year =
| revenue =
| revenue_year =
| disbursements =
| expenses =
| expenses_year =
| endowment =
| endowment_year =
| staff =
| staff_year =
| volunteers =
| volunteers_year =
| students =
| students_year =
| awards =
| website = {{URL|ipnu.or.id}}
| formerly = <!-- or |former_name = -->
| footnotes = {{URL|nu.or.id}}
| bodystyle =
}}
 
'''Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama''' atau yang disingkat dengan IPNU adalah sebuah organisasi pelajar Nahdliyyin yang berdiri pada [[tanggal]] [[24]] [[Februari]] [[tahun]] [[1954]] di [[Semarang]].<ref>{{Cite web|title=PD PRT IPNU IPPNU Terbaru Hasil Kongres di Cirebon 2018 (pdf)|url=https://www.mediaipnu.or.id/2022/06/pd-prt-ipnu-ippnu-terbaru-hasil-kongres.html|website=mediaipnu.or.id|language=en-gb|access-date=2022-08-17}}</ref> IPNU adalah salah satu organisasi di bawah naungan Jamiyyah [[Nahdlatul 'Ulama|Nahdlatul Ulama]], tempat berhimpun, wadah komunikasi, wadah aktualisasi dan wadah yang merupakan bagian integral dan potensi generasi muda Indonesia secara utuh.
 
Oleh karena itu keberadaan IPNU memiliki posisi strategis sebagai wahana kaderisasi pelajar NU sekaligus alat perjuangan NU dalam menempatkan pemuda sebagai sumberdaya insani yang vital, yang dituntut berkiprah lebih banyak dalam kancah pembangunan bangsa dan negara dewasa ini.
 
== Latar belakang kelahiran IPNU<ref name="lailatulkhotimah.wordpress.com">https://lailatulkhotimah.wordpress.com/sejarah-ipnu/</ref> ==
 
Sebelum IPNU lahir pada tahun 1954 di [[Semarang]], didahului dengan lahirnya beberapa organisasi serupa di kota-kota besar yang merupakan cikal bakal lahirnya IPNU dikemudian hari yang antara lain :
# Tsamratul Mustabidin ( 1939 )
# Persono (Persatuan Murid NO, 1941 )
# IMUNU (Ikatan Murid NU, 1945 )
# Subahul Muslimin di Medan (1945 )
# Ijtimatul Tholabiyah di Medan ( 1945 )
# Ikatan Mubaligh NU di Semarang ( 1950 )
# IPINO ( Ikatan Pelajar Islam NO )
Pada Kongres LP Ma’arif NU di Semarang pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H( 24 Februari 19451954 dijadikan hari lahirnya IPNU dengan para pendirinya antara lain :
# TholhahSufyan MansyurCholil ( [[Jombang|Yogyakarta]] )]]
# SofwanMustahal KholilAchmad ( [[Yogyakarta]]Surakarta )
# Abdul Ghoni Farida ( [[Semarang]] )<ref>{{Cite web|title=Napak Tilas Sejarah IPNU di Kota Solo: Para Peletak Fondasi (3-Habis)|url=https://www.nu.or.id/fragmen/napak-tilas-sejarah-ipnu-di-kota-solo-para-peletak-fondasi-3-habis-ZUlOn|website=NU Online|language=id-id|access-date=2024-11-15}}</ref>
# Abdul Aziz ( [[Jombang]] )
Ditahun yang sama pula dibuatlah pertemuan Lima Daerah yang dinamakan Konferensi Lima Daerah di Solo waktu itu, 5 daerah di antaranya adalah Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Jombang dan Kediri. Dan di tetapkan Tolchah Mansoer sebagai Ketua Umum IPNU Pertama.<ref>{{Cite web|title=NU Online - Beranda Islam Indonesia|url=https://www.nu.or.id/|website=NU Online|language=id-id|access-date=2024-11-15}}</ref>
# Abdul Hadi ( [[Kediri]] )
 
# Ahmad Budairi ( [[Malang]] )
Pada periode perintisan dibagi menjadi beberapa babak, Tolchah memimpin IPNU selama 6 tahun dan terbagi menjadi 3 periode.<ref>{{Cite web|title=Napak Tilas Sejarah IPNU di Kota Solo: Para Peletak Fondasi (3-Habis)|url=https://www.nu.or.id/fragmen/napak-tilas-sejarah-ipnu-di-kota-solo-para-peletak-fondasi-3-habis-ZUlOn|website=NU Online|language=id-id|access-date=2024-11-15}}</ref>
# Abdul Ghoni ( [[Semarang]] ) dll
 
Sejak muktamar NU di Bandung tahun 1967, IPNU menjadi badan otonom NU dan pada Kongres IPNU X yang diselenggarakan di Jombang 29 Januari – 01 Februari 1988 IPNU berubah dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama.
 
Sejalan dengan perkembangan politik (Undang-Undang Keormasan No. 8 tahun 1985) dan relevansi dari tuntutan kehidupan masyarakat yang semula IPNU (pelajar) secara esensial perubahan tersebut menuntut adanya gagasan baru yang sejalan dengan gerak organisasi yang secara otomatis telah mengubah orientasi IPNU dari Pelajar ke Putra. Perubahan nama tersebut merupakan langkah yang tepat, apalagi mengingat bahwa NU dalam muktamar ke 27 tahun 1984 memutuskan untuk kembali ke khitoh 1926.
 
== HUBUNGAN IPNU DENGAN NU DAN ORMAS LAIN<ref>https:// name="lailatulkhotimah.wordpress.com"/sejarah-ipnu/</ref> ==
 
=== 1. Hubungan IPNU dengan NU ===
* Sebagai perangkat dan Badan Otonom NU, secara kelembagaan memiliki kedudukan yang sama / sederajat dengan [[Badan Otonom]] lainnya (pasal 13 ayat 4 [[Anggaran Rumah Tangga|ART]] NU).
* Sebagai anggota pleno Syuriah ( pasai 14 avatayat 3 )
* Sebagai anggota pleno Tanfidziyah ( pasal 14 ayat 5 )
* Sebagai anggota gabungan Syuriah dan Tanfidziyah NU ( pasal 14 ayat 7 )
Baris 51 ⟶ 154:
 
=== Kongres I IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl. 24 Pebruari-3 Maret 1955, terpilih sebagai Ketua Umum; [[Tolchah Mansoer|M. TholchahTolchah Mansyur]], dan pada kesempatan itu juga di deklarasikan IPPNU sebagai patner dalam mengkader generasi NU terutama putri-putrinya. Adapun keputusan penting yang dihasilkannya:
# Berpartisipasi aktif dalam penataan generasi muda (pelajar) sesuai dengan situasi politik negara.
# Bersama dengan LP Ma’arif bergerak membina sekolah
Baris 63 ⟶ 166:
 
=== Kongres II IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl. 1-4 Januari 1957 di Pekalongan, terpilih sebagai ketua Umum [[Tolchah Mansoer|M. Tolchah Mansyur]], dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Pembentukan wilayah-wilayah
# Mengkaji keterkaitan dengan lembaga Pendidikan Ma’arif
Baris 84 ⟶ 187:
 
=== Konferensi Besar I ===
Dilaksanakan pada tgl. 17 April 1960, di Surabaya yang akhirnya mendeklarasikan berdirinya [[Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia|PMII]] yang awalnya merupakan departemen kemahasiswaan IPNU-IPPNU, juga merumuskan tentang kondisi negara sebagai rasa sikap tanggungjawabtanggung jawab IPNU-IPPNU sebagai generasi penerus.
 
=== Konggres IV IPNU ===
Baris 99 ⟶ 202:
 
=== Kongres V IPNU ===
Dilaksanakan pada bulan Juli 1963 di Purwokerto, terpilih sebagai Ketua Umum Ismail MakkyMakki dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Merekomendasikan KH. Hasyim As’ari untuk diangkat sebagai pahlawan Nasional
# Mempersiapkan pembentukan cabang-cabang
Baris 106 ⟶ 209:
 
=== Kongres IV IPPNU ===
Dilaksanakan pada bulan Juli 1963 di Purwokerto, terpilih sebagai Ketua Umum [[Mahmudah Nahrowi]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Merekomendasikan KH. Hasyim As’ari untuk diangkat sebagai pahlawan Nasional
# Mempersiapkan pembentukan cabang-cabang
Baris 113 ⟶ 216:
 
=== Kongres VI IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.20-24 Agustus 1966 di Surabaya bersaman dengan PORSENI Nasional, terpilih sebagai ketua Umum [[Asnawi Latif]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Lahirnya IPNU sebagai Badan Otonom NU
# Memindahkan sekretariat Pusat dari Yogyakarta ke Jakarta.
Baris 121 ⟶ 224:
 
=== Kongres V IPPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.20-24 Agustus 1966 di Surabaya bersaman dengan PORSENI Nasional, terpilih sebagai ketua Umum [[Faridah Mawardi]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Lahirnya IPPNU sebagai Badan Otonom NU
# Memindahkan sekretariat Pusat dari Yogyakarta ke Jakarta.
# Ikut langsung dalam pembersihan [[Gerakan 30 September|G30S/PKI]] di daerah-daerah
# Perkembangan politik praktis memaksa NU dan banomnya terseret untuk berkiprah
# Perkembangan pesat pada olahraga dan seni
Baris 139 ⟶ 242:
 
=== Konggres VIII IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.20-24 Agustus 1976 di Jakarta, terpilih sebagai Ketua Umum [[Tosari Wijaya]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Mengamanatkan pendirian departemen kemahasiswaan
# Kiprah IPNU didunia politik mempunyai dampak negatif dan menghambat program pembinaan khususnya dilingkungan sekolah dan kampus serta masyarakat bawah. Meskipun disisi lain memperoleh keuntungan.
Baris 157 ⟶ 260:
 
=== Kongres X IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.29-30 Januari 1988 di Jombang, terpilih sebagai Ketua Umum [[Zainut Tauhid Sa’adySa'adi|Zainut Tauhid Sa’ad]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Penerimaan Pancasila sebagai asas IPNU
# Lahirnya deklarasi perubahan nama dari Pelajar menjadi Putra NU.
Baris 167 ⟶ 270:
 
=== Kongres XI IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.23-27 Desember 1991di1991 di Lasem Rembang, terpilih sebagai Ketua Umum [[Zainut Tauhid Sa'adi|Zainut Tauhid Sa’adySa’adi]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Rekomendasi pada pemerintah untuk pembubaran SDSB
# Pelaksaan kegiatan IPNU tanpa keterikatan dengan IPPNU
Baris 173 ⟶ 276:
 
=== Kongres X IPPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.23-27 Desember 1991di Lasem Rembang, terpilih sebagai Ketua Umum UfahUlfah Masfufah dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Rekomendasi pada pemerintah untuk pembubaran SDSB
# Pelaksaan kegiatan IPPNU tanpa keterikatan dengan IPNU
Baris 179 ⟶ 282:
 
=== Kongres XII IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.25-30 Januari 1995 di Garut, Jawa Barat dan terpilih sebagai Ketua Umum Hilmy MuhammadiyahMuhammad, kebijakan yang dihasilkan a.l.: bahwa IPPNU sebagai organisasi kader bertekad mendukung kebijakan NU sebagai organisasi Induk dalam upaya pengembangan organisasi kedepan.
 
=== Kongres XI IPPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.25-30 Januari 1995 di Garut, Jawa Barat dan terpilih sebagai Ketua Umum Safira Rosa MakhrusohMachrusah, kebijakan yang dihasilkan a.l.: bahwa IPPNU sebagai organisasi kader bertekad mendukung kebijakan NU sebagai organisasi Induk dalam upaya pengembangan organisasi kedepan.
 
=== Kongres XIII IPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.23-26 Maret 2000 di Maros Makassar, Sulawesi Selatan, terpilih sebagai Ketua Umum [[Abdullah Azwar Anas]] dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Mengembalikan IPNU pada visi kepelajaran, sebagaimana tujuan awal pendiriannya.
# Menumbuh kembangkan IPNU pada basis perjuangan, yaitu sekolah dan pondok pesantren
Baris 191 ⟶ 294:
 
=== Kongres XII IPPNU ===
Dilaksanakan pada tgl.23-26 Maret 2000 di Maros Makassar, Sulawesi Selatan, terpilih sebagai Ketua Umum Ratu Dian Hatifah dan kebijakan yang dihasilkan a.l.:
# Mengembalikan IPPNU pada visi kepelajaran, sebagaimana tujuan awal pendiriannya.
# Menumbuh kembangkan IPPNU pada basis perjuangan, yaitu sekolah dan pondok pesantren
# Strategi Pengembangan IPNU-IPPNU
 
== Sejarah IPNU IPPNU : Strategi Pengembangan<ref>{{Cite web|title=Sejarah IPNU IPPNU Sejak 1954/1955 hingga Kongres 2022|url=https://www.mediaipnu.or.id/2021/11/sejarah-ipnu-ippnu-sejak-19541955.html|website=mediaipnu.or.id|language=en-gb|access-date=2022-08-17}}</ref> ==
Sejarah IPNU. Dalam [[Media IPNU]] dijelaskan bahwa dengan memahami dimensi kesejarahan dan meletakkan sebagai landasan kepentingan organisasi maka sikap komitmen terhadap cita-cita dapat tetap tertanamkan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dedikasi untuk berbakti pada organisasi demi terwujudnya cita-cita para ulama serta kejayaan NU serta bangsa sehingga tercipta baldatun thoyibatun warobbun ghofur.
 
Disamping dimensi kesejarahan sebagai landasan untuk merefleksi kepentingan, dikutip dari [[Media IPNU]], maka IPNU harus mampu mengantisipasi masalah-masalah perubahan situasi dan kondisi serta mampu menatap perkembangan ilmu pengetahua dan teknologi, sehingga dapat menyuguhkan dan menawarkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sebagaimana hasil Konggres Jombang dengan berbagai macam perubahan. Hal ini dimaksudkan untk mengembalikan citra IPNU sebagai organisasi (ekstra pelajar dan badan otonomi NU yang sekaligus mempertahankan eksistensinya. Adapun untuk menunjukkan eksistensinya sebagai banom NU serta OKP hendaknya memperhatikan sebagai berikut:
 
'''1. Rekrutmen Kader'''
 
Penerimaan anggota IPNU dapat ditempuh melalui peristiwa yang dinamakan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) yang merupakan sarana untuk menghantarkan calon kader/anggota dari kehidupan secara individualis menuju pada kehidupan kelompok masyarakat atau berorganisasi. Disamping itu jenjang pengkaderan harus ditingkatkan pada level yang lebih tinggi di organisasi IPNU-IPPNU dengan memprhatikan faktor usia.
 
Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menggembleng dan mengkristalkan pada diri anggota pada tingkat wawasan dan aktifitas berorganisasi dimasa mendatang.
 
'''2. Mekanisme dan Sistem Kadernisasi'''
 
Sebagai konsekwensi dari keinginan untuk melahirkan kader-kader yang berkualitas dan punya komitmen yang tinggi, maka terhadap kader perlu diimbangi dengan bentuk pengkaderan yang tersistematis, terencana dan matang.
 
Adapun hakekat dari sebuah pengkaderan adalah suatu sistem saling terkait satu dengan lainnya. Sebagaimana asas program terpadu yaitu; manfaat, kebersamaan, kesinambungan dan keterpeloporan.
 
'''3. Program Organisasi'''
 
Disamping itu karena kader merupakan hal yang sangat urgen dalam menenutkan kelangsungan organisasi maka dalam memobilisir dan memberikan motivasi kepada anggota diperlukan kemampuan untuk mengantisipasi perubahan sosial serta dinamika kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan Garis-garis Besar Program Kerja Nasional (GBPKN) yang meliputi; bidang organisasi, bidang kaderisasi, dan bidang partisipasi.
 
== KETUA UMUM PP IPNU ==
{|class="sortable" width="40%" border="2" cellpadding="6" cellspacing="0" style="margin: 1em 1em 1em 0; background: #f9f9f9; border: 1px #aaa solid;
|bgcolor=green|<center>{{white|No}}
|bgcolor=green|<center>{{white|Ketua Umum}}
|bgcolor=green|<center>{{white|Awal}}
|bgcolor=green|<center>{{white|Akhir}}
|bgcolor=green|<center>{{white|Kongres}}
|-bgcolor=#ffffef
|rowspan=3 bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|1}}
|rowspan=3|[[Tolchah Mansoer]]
|rowspan=3|1954
|rowspan=3|1961
|1<br>(1955)
|-bgcolor=#ffffef
|2<br>(1957)
|-bgcolor=#ffffef
|3<br>(1958)
|-bgcolor=#ffffef
|rowspan=2 bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|2}}
|rowspan=2|[[Ismail Sabri Yaakob|Ismail Makky]]
|rowspan=2|1961
|rowspan=2|1966
|4<br>(1961)
|-bgcolor=#ffffef
|5<br>(1963)
|-bgcolor=#ffffef
|rowspan=2 bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|3}}
|rowspan=2|[[Asnawi Latif]]
|rowspan=2|1966
|rowspan=2|1976
|6<br>(1966)
|-bgcolor=#ffffef
|7<br>(1970)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|4}}
|[[Tosari Wijaya]]
|1976
|1981
|8<br>(1976)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|5}}
|[[Ahsin Zaidi]]
|1981
|1988
|9<br>(1981)
|-bgcolor=#ffffef
|rowspan=2 bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|6}}
|rowspan=2|[[Zainut Tauhid Sa'adi]]
|rowspan=2|1988
|rowspan=2|1995
|10<br>(1988)
|-bgcolor=#ffffef
|11<br>(1991)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|7}}
|[[Hilmy Muhammadiyah]]
|1995
|2000
|12<br>(1995)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|8}}
|[[Abdullah Azwar Anas]]
|2000
|2003
|13<br>(2000)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|9}}
|[[Mujtahidurridho]]
|2003
|2006
|14<br>(2003)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|10}}
|[[Idi Muzayyad]]
|2006
|2009
|15<br>(2006)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|11}}
|[[Ahmad Syauqi]]
|2009
|2012
|16<br>(2009)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|12}}
|[[Khairul Anam Harisah]]
|2012
|2015
|17<br>(2012)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|13}}
|[[Asep Irfan Mujahid]]
|2015
|2018
|18<br>(2015)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|14}}
|[[Aswandi Jailani]]
|2018
|2022
|19<br>(2018)
|-bgcolor=#ffffef
|bgcolor=#d3d3d3|<center>{{black|15}}
|[[Muhammad Agil Nuruz Zaman]]
|2022
|Petahana
|20<br>(2022)
|}
 
== Rujukan ==
Baris 201 ⟶ 434:
== Pranala luar ==
* {{id}} [http://www.ipnu.or.id/ Situs Resmi PP IPNU]
* {{id}} [https://www.mediaipnu.or.id/ Situs Alternatif Media IPNU]
 
[[Kategori:OrganisasiBadan PelajarOtonom diNahdlatul IndonesiaUlama]]
[[Kategori:Organisasi Islampelajar di Indonesia]]