Pendopo Kabupaten Jepara: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
k Mohon pertahankan gaya pemakaian templat agar mudah ditinjau |
k Pemeliharaan |
||
(5 revisi perantara oleh 3 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
{{More citations needed}}{{Infobox tempat wisata
|image=
|caption=Sisi Depan Pendapa Jepara
|name=Pendapa Jepara
Baris 21:
|fasilitas={{*}}Sekolah Kartini<br>{{*}}Ruang Pemingitan Kartini<br>{{*}}Kamar Tidur Kartini<br>{{*}}Kijang<br>{{*}}Merak
}}
'''
Kini Pendapa Jepara tidak digunakan sebagai kantor bupati seperti dahulu, Karena di Pendapa Jepara terdapat barang-barang kuno yang masih asli dari zaman [[Kartini]], dikhawatirkan dapat merusak barang-barang tersebut. selain itu, kini Jepara telah memiliki Kantor Bupati. Sehingga Pendopo kini hanya digunakan untuk pertemuan, pelantikan, diskusi, dan wisata.
== Sejarah ==
Pendopo ini dibangun pada sekitar tahun 1750, yaitu pada masa pemerintahan Adipati Citrosoma III (1738–1760).
== Ruangan ==
Pendopo Kartini dibagi menjadi beberapa ruangan
Ruang ini dulu untuk
* Ruang keluarga▼
tempat/ruangan ini dulu dipergunakan untuk berkumpulnya keluarga RA Kartini, sekarang tempat ini dipergunakan untuk menerima tamu terbatas. Kemudian kita terus masuk ruangan tidur RA Kartini “waktu kecil” (sebelum menginjak dewasa/dengan ayah, garwo padmi dan saudara – saudaranya), ruangan ini yang sekarang untuk ruangan tengah, dulu ada 4 (empat) kamar, yang kelihatan penyekat / batas bekas dinding. Untuk tegelnya yang asli pada tahun 1980 ditumpangi tegel putih.
ruangan yang berukuran 3 x 4 meter, pengertian dipingit tidak di ruangan ini terus, boleh keluar tetapi dengan batasan depan ada rono dan belakang ada tembok yang tinggi, dan pengertian dipingit adalah menunggu lamaran dari pria yang tidak dikenalnya. Di depan ruang pingit ini dulu untuk ruang makan keluarga RA Kartini.▼
pada ruangan pintu dan jendelanya masih asli peninggalan dulu, dan ruangan ini dulu [[Kartini|RA Kartini]] bisa mewujudkan salah satu perjuangannya yaitu mendirikan sekolah wanita. Di belakang kelihatan bangunan memanjang itu adalah dapur umum, yang pada masa RA Kartini bisa dipergunakan untuk memberi pelajaran ketrampilan (memasak). Di depan dapur umum ada dua pohon bunga kantil kegemaran RA Kartini.▼
* Bangunan di sebelah Pendopo▼
sekarang untuk ruang kerja (Sekretariat Dharma Wanita) dulu adalah untuk pesanggrahan ibu kandung RA Kartini (MA Ngasirah) dan yang sekarang untuk ruang Sekretariat PKK, pada masa RA Kartini dijadikan ruangan untuk membina pengrajin ukir. Kemudian kelihatan tembok tinggi dan dua pintu (regol) yang dulu dijaga punggawa adalah batas belakang pada saat RA Kartini dipingit. Untuk menjaga keamanan, tembok ini sekarang ditutup.▼
===
▲
=== Serambi belakang ===
▲
▲Bangunan ini sekarang digunakan untuk ruang kerja (Sekretariat Dharma Wanita) dulu adalah untuk pesanggrahan ibu kandung RA Kartini (MA Ngasirah) dan yang sekarang untuk ruang Sekretariat PKK, pada masa RA Kartini dijadikan ruangan untuk membina pengrajin ukir. Kemudian kelihatan tembok tinggi dan dua pintu (regol) yang dulu dijaga punggawa adalah batas belakang pada saat RA Kartini dipingit. Untuk menjaga keamanan, tembok ini sekarang
== Referensi ==
|