Aksara: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Illchy (bicara | kontrib)
Dihapus karena "Wikipedia adalah ensiklopedia global"
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
 
(5 revisi perantara oleh 3 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 12:
 
== Etimologi ==
"Aksara" secara [[etimologi|etimologis]]s berasal dari [[bahasa Sanskerta]] yaitu ''akṣara'' ([[Dewanagari]]: अक्षर) yang bisa berarti '[[huruf]]',<ref>{{citation| title=Dictionary: Monier-Williams | chapter=Meaning of 'akṣara' is 'letter'| publisher=Sanskrit-Dictionary.com| url=https://www.sanskritdictionary.com/ak%E1%B9%A3ara/693/1}}</ref> '[[bunyi bahasa|bunyi]]',<ref>{{citation| title=Dictionary: Monier-Williams | chapter=Meaning of 'akṣara' is 'sound' | publisher=Sanskrit-Dictionary.com| url=https://www.sanskritdictionary.com/ak%E1%B9%A3ara/695/1}}</ref> atau '[[vokal]]'.<ref>{{citation| title=Dictionary: Monier-Williams | chapter=Meaning of 'akṣara' is 'vowel'| publisher=Sanskrit-Dictionary.com| url=https://www.sanskritdictionary.com/ak%E1%B9%A3ara/694/1}}</ref> Aksara juga dapat berarti "tak termusnahkan", yang berasal dari kata ''a''+''kṣara''; [[awalan]] ''a-'' (अ) berarti 'tidak', sedangkan ''kṣara'' (क्षर) berarti 'termusnahkan'.<ref>{{citation | title=Dictionary: Monier-Williams | chapter=Meaning of 'kṣara' | publisher=Sanskrit-Dictionary.com | url=http://sanskritdictionary.com/k%E1%B9%A3ara/65856/1 | accessdate=2021-06-13 | archive-date=2021-06-13 | archive-url=https://web.archive.org/web/20210613035137/http://sanskritdictionary.com/k%E1%B9%A3ara/65856/1 | dead-url=yes }}</ref> Aksara dikatakan sebagai sesuatu yang kekal karena peranannya dalam mendokumentasikan dan mengabadikan suatu peristiwa komunikasi dalam bentuk tulis, sehingga kesuraman dan kejayaan masa lalu dapat dijamah kembali dengan bukti-bukti literal.<ref>{{Cite web |url=http://www.purikesiman.org/content/aksara-bali-realitas-dan-tantangan-di-masa-depan |title=AKSARA BALI; REALITAS DAN TANTANGAN MASA DEPAN |access-date=2014-01-28 |archive-date=2014-02-02 |archive-url=https://web.archive.org/web/20140202164040/http://www.purikesiman.org/content/aksara-bali-realitas-dan-tantangan-di-masa-depan |dead-url=yes }} {{Webarchive|url=https://web.archive.org/web/20140202164040/http://www.purikesiman.org/content/aksara-bali-realitas-dan-tantangan-di-masa-depan |date=2014-02-02 }}</ref>
 
== Terminologi ==
Baris 20:
# '''[[Ideogram]]''', yaitu aksara yang hurufnya merupakan simbol untuk mewakili gagasan (jumlah benda, kata sifat, kata ganti) atau benda (abstrak atau konkret), antara lain [[aksara Tionghoa]] masa kini yang hasil goresannya tidak lagi dilihat melukiskan benda konkret;
# '''Abjad suku kata''', yaitu aksara yang setiap hurufnya menggambarkan suku kata. Kategori ini terbagi menjadi dua:
## '''[[Abugida]]''', yaitu abjad suku kata yang hurufnya memiliki kemiripan bentuk jika berada dalam satu kelompok konsonan, contohnya huruf Ka, Ki, Ku, Ke, Ko dalam [[aksara Jawa]], [[aksara Sunda]], [[Aksara Makassar Kuno|aksara Makassar]], [[Bugis]] [[aksara Dewanagari]] (Prenagari), [[Pallawa]], dan aksara-aksara dari [[rumpun aksara Brahmi|rumpun Brahmi]] di [[India]];
## '''[[Aksara silabis|Aksara silabis murni]]''', yaitu abjad suku kata yang hurufnya memiliki bentuk berbeda-beda untuk setiap suku kata. Contohnya huruf Ka, Ki, Ku, Ke, Ko memiliki bentuk berbeda-beda dalam aksara [[Katakana]] dan [[Hiragana]] di [[Jepang]];
# '''[[Abjad fonetik]]''', yaitu satu huruf mewakili satu [[bunyi bahasa]], antara lain [[alfabet Latin]], [[alfabet Yunani]], [[SirilikKiril]] dan [[Gothik]] atau [[Jerman]].
 
== Aksara Nusantara ==
{{utama|Aksara Nusantara}}
 
Aksara Nusantara merupakan beragam aksara atau tulisan yang digunakan di [[Nusantara]] untuk secara khusus menuliskan bahasa daerah tertentu. Walaupun [[Abjad Arab]] dan [[Alfabet Latin]] juga sering kali digunakan untuk menuliskan bahasa daerah, istilah Aksara Nusantara sering kali dikaitkan dengan aksara hasil inkulturisasi kebudayaan [[India]] sebelum berkembangnya [[Agama Islam]] di Nusantara dan sebelum kolonialisasi bangsa-bangsa [[Eropa]] di Nusantara. Berbagai macam media tulis dan alat tulis digunakan untuk menuliskan Aksara Nusantara. Media tulis untuk prasasti antara lain meliputi batu, kayu, tanduk hewan, lempengan emas, lempengan perak, tempengan tembaga, dan lempengan perunggu; tulisan dibuat dengan alat tulis berupa pahat. Media tulis untuk naskah antara lain meliputi daun [[lontar]], daun [[nipah]], janur [[kelapa]], bilah [[bambu]], kulit kayu, kertas lokal, kertas impor, dan kain; tulisan dibuat dengan alat tulis berupa pisau atau pena dan tinta.
 
== Referensi ==
Baris 33 ⟶ 28:
 
{{jenis aksara|state=show}}
{{bahasa-stub}}
 
[[Kategori:Aksara| ]]
 
 
{{bahasa-stub}}