Jungkat, Raas, Sumenep: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Anwar jungkat (bicara | kontrib)
edit
Anwar jungkat (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(18 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
{{rapikan}}
{{Multiple issues|
{{Cleanup|reason=-|date=September 2023}}
{{More citations needed|date=September 2023}}
{{Underlinked|date=September 2023}}
{{Cleanup rewrite|date=September 2023}}
}}
{{desa
|nama =Jungkat
Baris 19 ⟶ 14:
 
 
'''Jungkat''' adalah salah satu [[desa]] yang berada di wilayah Kecamatan [[Raas, Sumenep|Raas]], Kabupaten [[Kabupaten Sumenep|Sumenep]], Provinsi [[Jawa Timur]], [[Indonesia]].
 
== '''GAMBARAN UMUM DAN LOKASI''' ==
 
 
 
'''1. Letak Geografis Desa'''
Baris 30 ⟶ 26:
Secara geografis, Desa Jungkat berada di koordinat Bujur 114.511169 dan koordinat Lintang -7,145702 dengan memiliki Luas Wilayah 2,12 km²<ref>{{Cite web|last=Prodeskel Desa ajungkat|title=Prodeskel desa jungkat|url=https://prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/mdesa/|website=Prodeskel|access-date=4 September 2023}}</ref>, kondisi tanah kering seluas 210,18 ha dan batas Tinggi Wilayah dari Permukaan Laut berkisar 4,0 meter. Luas tanah kering ini sebagian besar difungsikan sebagai suatu sistem pertanian, baik sebagai lahan sawah, kebun, Tegal, dan hutan rakyat. Dengan Potensi lahan yang ada di Desa jungkat tersebut, tak heran jika kebanyakan masyarakat Desa Jungkat berprofesi sebagai petani, setelah nelayan.
 
Berdasarkan badan pusat statistik Kecamatan Raas dalam Angka, Luas lahan pertanian Desa Jungkat terbagi pada luas lahan sawah 9,00 ha dengan pengairan sederhana non PU, [[Berkas:Tabel luas lahan menurut jenisnya.jpg|nirbing|425x425px|Luas Tanah menurut Jenisnya di Desa Jungkat Kecamatan Raas|tepi|ka]]sedangkan luas lahan bukan sawah termasuk ladang/kebun/Tegal/ mencapai angka 232,96 ha.
berikut adalah rincian lebih detailnya:
 
*Tegal/ladang/kebun seluas 116,73 ha.
 
*hutan rakyat seluas 8,00 ha.
Baris 40 ⟶ 36:
 
Sedangkan lahan tanah yang digunakan bangunan dan halaman sekitar atau pekarangan mencapai angka 28,85 ha.<ref>{{Cite web|last=Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik|date=Agustus 2019|title=Kecamatan Raas dalam angka|url=https://www.sumenepkab.go.id/uploads/document/books/220-RAAS-2019.pdf|website=Pemkab Sumenep|access-date=30 Agustus 2023}}</ref>
 
perhatikan tabel berikut;
 
Tabel. 1
[[Berkas:Tabel luas lahan menurut jenisnya.jpg|kiri|nirbing|425x425px|Luas Tanah menurut Jenisnya di Desa Jungkat Kecamatan Raas|tepi]]
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
'''2. Batas administratif.'''
 
Desa Jungkat, berdasarkan batas-batas administratif, sebelah Utara berbatasan dengan Laut, Sebelah barat berbatasan dengan Desa Ketupat, sebelah Selatan berbatasan dengan Laut, dan sebelah timur berbatasan dengan Desa Kropoh.
 
'''3. Orbitasi'''.
Baris 110 ⟶ 89:
'''a. Tanah dan Iklim.'''
 
Terlihat mengontraskan Desa Jungkat dengan [[Kota Sumenep, Sumenep|desa lainnya]] di Kecamatan Raas. Meskipun terletak di Peta geografis yang sama, Desa Jungkat bisa memiliki sumber air yang tawar dibandingkan beberapa desa lainnya seperti [[Ketupat, Raas, Sumenep|desa Ketupat]] dan [[Kropoh, Raas, Sumenep|desa Kropoh.]]
 
[[Berkas:Potret Tanah Desa Jungkat.jpg|jmpl|220x220px350x350px|Kondisi tanah Desa Jungkat Kecamatan Ra'as Kabupaten Sumenep ]]
Dua Desa ini memiliki Wilayah lebih luas dibandingkan Desa Jungkat. Luas wilayah desa Kropoh mencapai angka 7,32 km² dengan tinggi daratan 5,3 meter dari Permukaan laut, Desa Ketupat dengan luas Wilayah 6,86 km² dan memiliki tinggi daratan 4,8 meter dari permukaan air laut. Tapi, dua Desa tersebut tidak memiliki sumber air bawah tanah yang tawar. Padahal Desa Jungkat memiliki daratan tanah yang rendah, Luas wilayah 12,12 km², memiliki daratan tinggi 4,0 meter dan 210,18 hektar terbentang tanah kering.
[[Berkas:Potret Tanah Desa Jungkat.jpg|jmpl|220x220px|Kondisi tanah Desa Jungkat Kecamatan Ra'as Kabupaten Sumenep ]]
Disamping itu, Desa Jungkat juga memiliki beberapa landscape alam yang menarik, memiliki tekstur tanah yang merah (Tanah Galis), juga terdapat sebuah Bukit kecil, dan Pohon mangrove di sepanjang bibir pantai Utara dan Selatan. Hal ini bisa menjadi titik potensial Desa Jungkat guna menjadi destinasi wisata alam dan wisata mangrove.
Berdasarkan hasil observasi, di Desa Jungkat terdapat banyak sawah, dan pertanian warga. Ada beberapa tingkat vegetasi lokal yang terdapat di lahan tersebut  terdiri dari Jati, pohon mimba, buncis, kelor, Jambu air, kelapa, Buah Nona, kedondong, mangga, bambu, jagung, Bidara, singkong, talas, pisang dan kacang tanah. Itu merupakan Jumlah dan jenis yang banyak ditanam warga di lahan Desa Jungkat secara keseluruhan.
 
Berdasarkan hasil observasi, di Desa Jungkat terdapat banyak sawah, dan pertanian warga. Ada beberapa tingkat vegetasi lokal yang terdapat di lahan tersebut  terdiri dari Jati, pohon mimba, buncis, kelor, Jambu air, kelapa, Buah Nona, kedondong, mangga, bambu, jagung, Bidara, singkong, talas, pisang dan kacang tanah. Itu merupakan Jumlah dan jenis yang banyak ditanam warga di lahan Desa Jungkat secara keseluruhan.
Disisi lain, Desa ini, padi, tembakau juga ditanam dengan mengandalkan air bawah tanah dan curah hujan. Namun mengingat kelembapan tanah di desa Jungkat tidak begitu ideal sehingga masyarakat setempat hampir tidak sesuai bertanam padi dan tembakau. Akhirnya, mayoritas Masyarakat yang fokus bertani tidak lagi menanam padi dan tembakau.
 
Disisi lain, Desa ini, padiPadi, tembakau juga ditanam dengan mengandalkan air bawah tanah dan curah hujan. Namun mengingat kelembapan tanah di desa Jungkat tidak begitu ideal sehingga masyarakat setempat hampir tidak sesuai bertanam padi dan tembakau. Akhirnya, mayoritas Masyarakat yang fokus bertani tidak lagi menanam padi dan tembakau.
 
Menurut beberapa informasi, ketika menanam padi dan tembakau, mereka tidak pernah dibuatnyajarang berhasil,. dan hasilKualitas panennya khususnya tembakau tidak sama dengan hasil panenseperti pada umumnya. Kendati pengalaman ini tidak hanya dihadapi oleh Masyarakat desa jungkat, juga Masyarakat pulau Raas umumnya.
 
== '''KEPENDUDUKAN''' ==
Baris 463 ⟶ 442:
 
== Referensi ==
{{reflist}}910. ''Observasi'', 15-20 Agustus 2023
 
1011. ''Wawancara dengan Adi Mabruro, pamong dusun jungkat Utara,'' 17 Agustus 2023 di Desa Jungkat Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep.
 
1112. ''Wawancara dengan Taufik Rahman, pamong dusun jungkat selatan'', 18 Agustus 2023 di Desa Jungkat Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep.
 
1213. ''Observasi lapangan , 15-25 Agustus 2023''{{Raas, Sumenep}}