Sejarah masa depan: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
kTidak ada ringkasan suntingan |
kTidak ada ringkasan suntingan Tag: menambah tag nowiki VisualEditor Tugas pengguna baru Newcomer task: copyedit |
||
(3 revisi perantara oleh 3 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
{{unreferenced|date=Maret 2024}}
{{rapikan}}
'''[[Sejarah]] masa depan''' adalah sebuah [[konsep]] dalam [[Karya fiksi penggemar|karya fiksi]] yang digunakan oleh penulis [[fiksi ilmiah]] dan fiksi spekulatif lainnya untuk menyusun sebuah latar belakang dalam cerita fiksi dengan ciri khusus. Cerita biasanya berisi tentang anggapan penulis mengenai kehidupan manusia di masa depan dan dapat diartikan bahwa cerita hanya berupa rangkaian kisah [[masa depan]] dan tidak ada kaitan sama sekali dengan
==Latar Belakang==
Istilah ''Future History'' diciptakan oleh [[John W. Campbell|John W. Campbell Jr.]] seorang [[editor]] dari majalah ''Astounding Science Fiction'' pada Februari 1941.
Karya-karya seperti ''The Unparalleled Invasion,'' karya [[Jack London]] (1914) menceritakan [[perang]] antara
Perbedaan
Sebagai contoh, pada tahun 1933, [[Herbert George Wells|H. G. Wells]] yang mengemukakan dalam ''The Shape of Things to Come'', mengenai [[Perang Dunia II|Perang Dunia
Salah satu permasalahan dalam fiksi ilmiah sejarah masa depan adalah suatu kejadian yang dibuat dalam cerita pada akhirnya benar-benar terjadi dalam kisah nyata, seperti Sejarah Masa Depan [[H. Beam Piper]], yang memasukkan perang nuklir pada tahun 1973 dalam beberapa karyanya, serta masih banyak cerita Sejarah Masa depan yang bersifat ''Star Trek''. Kisah sejarah masa depan yang ditulis oleh [[Jerry Pournelle]] dengan judul ''CoDominium,'' menceritakan bahwa perang dingin akan berakhir dengan [[Amerika Serikat]] dan [[Uni Soviet]] mendirikan peraturan wilayah dunia yang berjudul ''CoDominium,'' yang akan berakhir sampai abad ke-22 daripada Uni Soviet runtuh pada tahun 1991.
Dalam kasus lain, penggabungan sejarah fiksi dan sejarah yang telah terkenal dilakukan melalui penggunaan kontinuitas retroaktif yang ekstensif. Sedangkan pada kasus-kasus lain, seperti serial televisi ''[[Doctor Who]],'' dan fiksi lain yang mengacu pada serial tersebut, sejarah tersembunyi banyak digunakan untuk berbagai tujuan, di mana peristiwa-peristiwa yang terjadi sebagian besar bersifat rahasia dan tidak diketahui masyarakat umum. Seperti halnya Heinlein, beberapa penulis hanya menulis ''future history'' secara terperinci dan menerima fakta bahwa peristiwa akan mengambil alih, membuat urutan menjadi sejarah alternatif yang nyata. Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu caranya adalah ketika beberapa penulis membuat ''setting'' cerita dengan latar belakang masa depan yang tidak pasti, dan sering kali berlatar belakang sebuah masyarakat pada masa kini telah terganggu oleh keruntuhan [[peradaban]] atau mengalami beberapa bentuk penyimpangan karena pengaruh [[teknologi]]. Terkait dengan hal ini, beberapa cerita berlatar belakang pada masa depan yang terpencil dan hanya berurusan dengan sejarah kontemporer si penulis yang digambarkan secara garis besar (contoh: versi asli dari Trilogi ''Foundation'' karya [[Isaac Asimov]]). Dalam kasus lain di mana cerita berlatar belakang pada masa yang akan datang tetapi dengan masa lalu alohistoris yang diceritakan dengan jelas, seperti dalam serial ''Engines of Light'' karya [[Ken MacLeod]].
Akhirnya, beberapa penulis secara resmi mengubah sejarah masa depan mereka menjadi sejarah alternatif, dengan disusulnya berbagai peristiwa. Sebagai contoh, [[Poul Anderson]] memulai sejarah ''The Psychotechnic League'' pada awal 1950-an, dengan asumsi perang nuklir pada tahun 1958 sampai saat ini. Ketika diterbitkan kembali pada tahun 1980-an, pada kata pengantar dijelaskan bahwa linimasa tersebut hanya bersifat [[spekulasi]].
|