Kota Bandung: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
kTidak ada ringkasan suntingan |
Yoshiharu10 (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
||
(61 revisi perantara oleh 38 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 1:
{{lindungidarianon}}
{{Tentang|kota di Indonesia|kabupaten bernama sama|Kabupaten Bandung}}
{{Kegunaan lain|Bandung (disambiguasi)}}
{{coord|6|54|12.9|S|107|36|59.3|E|display=title}}
{{Dati2
| settlement_type = Ibu kota
| nama
| translit_lang1_type1 = [[Aksara Sunda]]
| translit_lang1_info1 = {{sund|ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ}}
| provinsi
| kecamatan
| kelurahan
| motto
| semboyan
| foto
|perrow = 1/2
|image1=Bandung city centre, July 2014.jpg
Baris 21 ⟶ 22:
|caption3=<center>[[Masjid Al-Jabbar]]
}}
| bendera
| lambang
| peta
| koordinat
| pushpin_map = Indonesia
| pushpin_label = Kota Bandung
| pushpin_label_position = bottom
| nama_walikota
| nama_wakil_walikota = ''Lowong''
| sekretaris daerah = Dharmawan (Pj.)
|tanggal = {{start date and age|1810|9|25}}▼
| nama ketua DPRD = Asep Mulyadi
|julukan = {{Hlist|''[[Paris|Parijs]] van Java''|''Kota Kembang''|''City of Heritage''|''Kota Lautan Api''}}▼
|wilayah = 167,31▼
▲| julukan
|penduduk = 2555187▼
|penduduktahun = 30 Juni [[2023]]▼
|pendudukref = <ref name="DUKCAPIL"/>▼
|kepadatan = auto▼
|zona = [[Waktu Indonesia Barat|WIB]]▼
|agama = {{ublist |item_style=white-space;▼
|97,17% [[Islam]] ▼
|{{Tree list}}
* 7,31% [[Kekristenan|Kristen]]
** 5,17% [[Protestan]]
** 2,14% [[Katolik]]
{{Tree list/end}}
|0,44% [[Agama Buddha|Buddha]] |0,06% [[Hindu]] |0,01% [[Konghucu]] |0,01% Kepercayaan<ref name="AGAMA"/>}}
| bahasa
| IPM
| kode
| kodepos
| nomor_polisi
| SNI
| area_rank
| elevation_m
| flora
| fauna
| dau
| dauref
| situs
}}
'''Kota Bandung''' ({{lang-su|{{Sund|ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ}}}}) {{Audio|LL-Q34002 (sun)-A2613-Bandung.wav|dengarkan}} adalah [[ibu kota]] yang sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari provinsi [[Jawa Barat]], [[Indonesia]]. Kota Bandung juga merupakan kota terbesar keempat di Indonesia, setelah [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]], [[Kota Surabaya|Surabaya]], dan [[Kota Medan|Medan]]. Bandung menjadi kota terpadat kedua di Indonesia setelah Jakarta dengan kepadatan mencapai 15.051 jiwa/km<sup>2</sup>. Terletak 141 km di sebelah tenggara Jakarta, 363 km di sebelah barat laut [[Kota Semarang|Semarang]], 400 km di sebelah barat [[Kota Yogyakarta|Yogyakarta]], 675 km (via [[Kota Semarang|Semarang]]) & 765 km (via [[Yogyakarta]]) di sebelah barat [[Kota Surabaya|Surabaya]]. Bandung merupakan kota terbesar di bagian selatan pulau [[Pulau Jawa|Jawa]]. Pada pertengahan tahun 2023, jumlah penduduk kota Bandung sebanyak 2.555.187 orang.<ref name="DUKCAPIL">{{cite web|url=https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/|title=Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2023|website=www.dukcapil.kemendagri.go.id|accessdate=25 November 2023|format=visual}}</ref><ref name="AGAMA">{{cite web|url=https://bandungkota.bps.go.id/indicator/108/253/1/administrasi-penduduk-menurut-kecamatan-dan-agama.html|title=Administrasi Penduduk Menurut Kecamatan dan Agama Kota Bandung 2021|website=www.bandungkota.bps.go.id|accessdate=31 Oktober 2021|archive-date=2023-01-19|archive-url=https://web.archive.org/web/20230119175816/https://bandungkota.bps.go.id/indicator/108/253/1/administrasi-penduduk-menurut-kecamatan-dan-agama.html|dead-url=no}}</ref>▼
▲'''Kota Bandung''' ({{lang-su|{{Sund|ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ}}}}
Bandung merupakan bagian dari [[Cekungan Bandung]] (Bandung Raya), kawasan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah [[Jabodetabek]] dan [[Gerbangkertosusila]]. Kota Bandung berbatasan langsung dengan [[Kota Cimahi|Cimahi]] dan [[Kabupaten Bandung Barat]] di sisi barat dan utara;[[Kabupaten Bandung]] di sisi timur dan selatan.▼
▲Kota Bandung merupakan bagian dari [[Cekungan Bandung]] (Bandung Raya), kawasan metropolitan terbesar
Kota ini tercatat dalam berbagai sejarah penting yang pernah terjadi di Indonesia, salah satunya sebagai tempat berdirinya sebuah [[perguruan tinggi]] teknik pertama di Indonesia (''[[Technische Hoogeschool te Bandoeng]]''–[[TH Bandung]], sekarang [[Institut Teknologi Bandung]]–[[ITB]]),<ref>Yat, H.Y., (1973), ''Development of higher education in Southeast Asia: problems and issues'', Regional Institute of Higher Education and Development.</ref> lokasi ajang pertempuran pada masa [[kemerdekaan]],<ref>Toer, K.S., Kamil, E., (1999), ''Kronik revolusi Indonesia'', Vol. 1, Kepustakaan Populer Gramedia, ISBN 978-979-9023-27-8.</ref> serta pernah menjadi tempat berlangsungnya [[Konferensi Asia-Afrika]] [[1955]],<ref>Plummer, B.G., (2003), ''Window on freedom: race, civil rights, and foreign affairs, 1945-1988'', UNC Press, ISBN 978-0-8078-5428-0.</ref> suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti [[kolonialisme]], bahkan [[Perdana Menteri]] [[India]] [[Jawaharlal Nehru]] dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.<ref>See, S.T., Acharya, A., (2009), ''Bandung Revisited: The Legacy of the 1955 Asian-African Conference for International Order'', NUS Press, ISBN 978-9971-69-393-0.</ref>
Pada tahun [[1990]],
Kota
== Geografi ==
Baris 77 ⟶ 81:
Keadaan geologis dan tanah yang ada di kota Bandung dan sekitarnya terbentuk pada zaman kwartier dan mempunyai lapisan tanah alluvial hasil letusan [[Gunung Tangkuban Parahu]].<ref name=":0"/> Jenis material di bagian utara umumnya merupakan jenis andosol begitu juga pada kawasan dibagian tengah dan barat, sedangkan kawasan dibagian selatan serta timur terdiri atas sebaran jenis alluvial kelabu dengan bahan endapan tanah liat.<ref name=":0"/>
Sementara iklim kota Bandung dipengaruhi oleh iklim pegunungan yang lembap dan sejuk, dengan suhu rata-rata 23,5 °C, curah hujan rata-rata 200,4mm dan jumlah hari hujan rata-rata 21,3 hari per bulan.<ref>
Catatan dari Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bandung, yakni Bambang Suhari, menyebutkan bahwa, di tahun 2022, terdapat 153 ribu m² lahan [[tempat pemakaman|kuburan]] yang tersebar di setidaknya 13 TPU di Bandung.<ref name = "PR-31-OKT">{{cite news | first = Satria | last = Yudatama | title = Tersisa Lahan 2,2 Ha, Pemkot Buka TPU Baru di Cibiru | date = 31 Oktober 2022 | location = Kota Bandung | publisher = [[Pikiran Rakyat]] | pp = 2}}</ref> 130 ribu m² di antaranya sudah terpakai sehingga tersisa 23 ribu m² sahaja.<ref name = "PR-31-OKT"/> Adapun dua kuburan yang masih dapat menampung layanan pemakaman baru meliputi [[Taman Pemakaman Umum Cikadut (Bandung)|TPU Cikadut]] dan [[Taman Pemakaman Umum Nagrog|TPU Nagrog]].<ref name = "PR-31-OKT"/>
Baris 91 ⟶ 95:
Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai ''Banda''. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah ''Banda Indung'', yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfer adalah tempat yang menyaksikan, ''Nu Nga-Bandung-an''. Yang disebut sebagai ''Wasa'' atau ''Sang Hyang Wisesa'', yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.
{{Multiple image
{{Multiple image|direction=vertical|align=right|image1=Balai Kota Bandung.JPG|image2=Municipal Flag of Bandung, Indonesia.svg|width=200|caption1=Balai Kota Bandung<br />Kantor [[Wali kota]] Bandung|caption2=Bendera Kota Bandung, berdasarkan Surat Keputusan DPRD Sementara Kota Besar Bandung nomor 9938/53 tanggal [[8 Juni]] [[1953]]}}▼
| direction = vertical
| align = right
| image1 = Balai Kota Bandung.JPG
| image2 = Municipal Flag of Bandung, Indonesia.svg
| width = 200
| caption1 = Balai Kota Bandung<br />Kantor [[Wali kota]] Bandung
▲
}}
Kota Bandung secara geografis memang terlihat dikelilingi oleh pegunungan, dan ini menunjukkan bahwa pada masa lalu kota Bandung memang merupakan sebuah telaga atau danau. Legenda [[Sangkuriang]] merupakan legenda yang menceritakan bagaimana terbentuknya danau Bandung, dan bagaimana terbentuknya [[Gunung Tangkuban Perahu]], lalu bagaimana pula keringnya danau Bandung sehingga meninggalkan cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering karena mengalir melalui sebuah gua yang bernama [[Sanghyang Tikoro]].
Baris 100 ⟶ 112:
[[Berkas:Coat of Arms of Bandung (1928).svg|jmpl|220px|jmpl|ki|Lambang Kota Bandung pada tahun 1928]]
Kota Bandung secara resmi mendapat status ''gemeente'' (kota) dari [[Gubernur Jenderal]] [[Joannes Benedictus van Heutsz|J.B. van Heutsz]] pada tanggal [[1 April]] [[1906]]<ref name="Edi">Edi Suhardi Ekajati, Sobana Hardjasaputra, Ietje Mardiana, (1985), ''Sejarah Kota Bandung, 1945-1979'', Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.</ref> dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha pada tahun [[1949]], sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.<ref>
Pada masa perang kemerdekaan, pada [[24 Maret]] [[1946]], sebagian kota ini dibakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan ''[[Bandung Lautan Api]]'' dan diabadikan dalam lagu ''Halo-Halo Bandung''. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain.
Baris 117 ⟶ 129:
Dalam administrasi [[pemerintah daerah]], kota Bandung dipimpin oleh [[Daftar Wali Kota Bandung|wali kota]]. Sejak [[2008]], penduduk kota ini langsung memilih wali kota beserta wakilnya dalam [[Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah|pilkada]], sedangkan sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kotanya.
Pada [[Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2018|pemilihan umum wali kota Bandung 2018]], pasangan [[Oded Muhammad Danial]] dan [[Yana Mulyana]] menjadi pemenang pada pemilu tersebut. Mereka kemudian menjabat sejak 20 September 2018, untuk periode 2018 hingga 2023. Akan tetapi, pada 10 Desember 2021, [[Oded Muhammad Danial|Oded]] meninggal dunia, sehingga posisi wali kota Bandung sementara tidak ada.<ref>{{Cite news |url=https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211210124126-20-732424/wali-kota-bandung-oded-m-danial-meninggal-dunia |title=Wali Kota Bandung Oded M. Danial Meninggal Dunia |work=CNN Indonesia |date=2021-12-10 |accessdate=2023-04-30 |last= |first= |location=Bandung |language=id |archive-date=2023-05-04 |archive-url=https://web.archive.org/web/20230504112706/https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211210124126-20-732424/wali-kota-bandung-oded-m-danial-meninggal-dunia |dead-url=no |quote= }}</ref> Selanjutnya, wakil wali kota Bandung Yana Mulyana, dilantik menjadi wali kota Bandung pada 18 April 2022.<ref>{{Cite news |url=https://news.detik.com/berita/d-6037973/dilantik-ridwan-kamil-yana-mulyana-resmi-jabat-wali-kota-bandung |title=Dilantik Ridwan Kamil, Yana Mulyana Resmi Jabat Wali Kota Bandung |work=Detik.com |date=2022-04-18 |accessdate=2023-04-30 |last= |first= |location=Jakarta |language=id |archive-date=2023-05-02 |archive-url=https://web.archive.org/web/20230502165454/https://news.detik.com/berita/d-6037973/dilantik-ridwan-kamil-yana-mulyana-resmi-jabat-wali-kota-bandung |dead-url=no |quote= }}</ref> Yana ditangkap [[Komisi Pemberantasan Korupsi]] pada 15 April 2023 atas dugaan menerima suap, sehingga posisi wali kota Bandung kembali kosong.<ref>{{Cite news |url=https://www.kompas.id/baca/polhuk/2023/04/15/dalam-sembilan-hari-kpk-ott-tiga-kali |title=Diduga Terima Suap, KPK Tangkap Wali Kota Bandung Yana Mulyana |work=Kompas.id |date=2022-04-15 |accessdate=2023-04-30 |last=Dwi Sulistyo |first=Prayogi |location=Jakarta |language=id |archive-date=2023-05-06 |archive-url=https://web.archive.org/web/20230506151532/https://www.kompas.id/baca/polhuk/2023/04/15/dalam-sembilan-hari-kpk-ott-tiga-kali |dead-url=no |quote= }}</ref>
Saat ini, penjabat wali kota Bandung dilaksanakan oleh [[
{| class="wikitable" style="background:#f5f5f5; float:center; text-align:center"
Baris 127 ⟶ 139:
! Wakil
|-
|[[Berkas:
|[[
|20 September
|Petahana
|''Lowong''
Baris 166 ⟶ 178:
|[[2023]] || align="right" | 2.555.187
|-
| colspan="13" style="text-align:center;font-size:90%;"|<small>Sejarah kependudukan kota Bandung<br />'''Sumber:'''<ref name="BPS">jabar.bps.go.id [
|}
Baris 286 ⟶ 298:
== Pendidikan ==
{{utama|Daftar perguruan tinggi di Bandung}}
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM De Technische Hogeschool in Bandoeng TMnr 10028375.jpg|kiri|jmpl|220x220px|Technische Hoogeschool yang sekarang '[[Institut Teknologi Bandung]]' adalah perguruan tinggi tertua di Kota Bandung.]]
Kota Bandung merupakan salah satu kota pendidikan, [[presiden]] pertama [[Indonesia]], [[Soekarno]], pernah menempuh pendidikan tinggi di [[Institut Teknologi Bandung]] (ITB) yang didirikan oleh pemerintah kolonial [[Hindia Belanda]] pada masa pergantian abad ke-20.
Beberapa perguruan tinggi yang ada di kota Bandung ialah [[Institut Teknologi Bandung]] <small>(ITB)</small>, [[Universitas Padjadjaran]] <small>(UNPAD)</small>, [[Universitas Katolik Parahyangan]] <small>(UNPAR)</small>, [[Universitas Pendidikan Indonesia]] <small>(UPI)</small>, [[UIN Sunan Gunung Djati Bandung]] <small>(UIN Bandung)</small><ref>{{cite web|url=https://uinsgd.ac.id/sejarah/|title=Sejarah | Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung|publisher=uinsgd.ac.id|access-date=25 November 2020|url-status=dead|archive-url=https://web.archive.org/web/20201202002049/https://uinsgd.ac.id/sejarah/|archive-date=23 September 2020}}</ref> [[Politeknik Manufaktur Bandung]] <small>(Polman Bandung)</small>, [[Politeknik Kesejahteraan Sosial]] [[Bandung]] <small>(Poltekesos Bandung)</small><ref>{{cite web|url=https://wiki-indonesia.club/wiki/Politeknik_Kesejahteraan_Sosial|title=Salinan arsip|access-date=2021-11-17|archive-date=2021-09-24|archive-url=https://web.archive.org/web/20210924042310/https://wiki-indonesia.club/wiki/Politeknik_Kesejahteraan_Sosial|dead-url=no}}</ref>, [[Politeknik Negeri Bandung]] <small>(Polban)</small>, [[Politeknik Pos Indonesia]] <small>(Poltekpos)</small>, [[Universitas Telkom]] </small>(Tel-U)</small>, [[Institut Seni Budaya Indonesia Bandung]] <small>(ISBI)</small>, [[Institut Teknologi Nasional Bandung]] <small>(ITENAS)</small>, [[Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung]] <small>(STPB)</small>, [[Universitas Komputer Indonesia]] <small>(UNIKOM)</small>, [[Universitas Pasundan]] <small>(UNPAS)</small>, [[Universitas Islam Bandung]] <small>(UNISBA)</small>, [[Universitas Widyatama]] <small>(UTAMA)</small>, [[Universitas Islam Nusantara]] <small>(UNINUS)</small>, [[Universitas Kristen Maranatha]] <small>(Marnat)</small>, [[Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial]] <small>(STKS)</small>, [[Universitas Langlangbuana]] <small>(UNLA)</small>, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung <small>(STTB)</small>, [[Universitas Sangga Buana YPKP]] <small>(USB)</small> dan lainnya.
Baris 312 ⟶ 322:
| style="background: #FFFFFF; color: black;" | 130
|-
| colspan="13" style="text-align:center;font-size:90%;"|<small>Data sekolah di kota Bandung<br />'''Sumber:'''<ref>nisn.jardiknas.org [
|}
Baris 318 ⟶ 328:
{{utama|Daftar Rumah Sakit di Kota Bandung}}
Sebagai ibu kota provinsi [[Jawa Barat]], kota Bandung memiliki sarana pelayanan kesehatan yang paling lengkap di provinsi ini. Sampai tahun [[2007]], kota Bandung telah memiliki 30 unit [[rumah sakit]] dan 70 unit [[puskesmas]] yang tersebar di kota ini,<ref name="kes">
Dari jumlah tenaga medis yang tercatat di kota Bandung dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun [[2007]] adalah 86 orang tenaga medis untuk melayani 100.000 penduduk.
Baris 324 ⟶ 334:
== Transportasi ==
{{Main|Daftar transportasi umum di Kota Bandung}}
Sampai pada tahun [[2004]], kondisi [[transportasi]] jalan di kota Bandung masih buruk dengan tingginya tingkat kemacetan serta ruas jalan yang tidak memadai, termasuk masalah parkir dan tingginya polusi udara.<ref>Sihombing, J., (2004), ''[https://web.archive.org/web/20160117043944/http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpl-gdl-s1-2004-jennysihom-134 Identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya kinerja pelaksanaan administratif Badan Koordinasi Transportasi Jalan (Bakortrans Jalan) kota Bandung]
=== Infrastruktur pendukung ===
[[Berkas:Bandung Pasupati Skyline.jpg|jmpl|ka|220px|Jembatan Pasupati Bandung]]
Sampai tahun [[2000]] panjang jalan di Kota Bandung secara keseluruhan baru mencapai 4.9% dari total luas wilayahnya, meskipun seharusnya berada pada kisaran 15-20 %.<ref name="Herman">Kartajaya, Hermawan, (2005), ''Attracting tourists, traders, investors: strategi memasarkan daerah pada era otonomi'', Gramedia Pustaka Utama, ISBN 978-979-22-1284-6.</ref> Pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas jalan dan penataan kawasan mesti menjadi perhatian bagi pemerintah kota untuk menjadikan kota ini menjadi kota terkemuka. Pada [[25 Juni]] [[2005]], [[Jembatan Pasupati]] resmi dibuka,<ref>diskimrum.jabarprov.go.id [http://diskimrum.jabarprov.go.id/etc/guntingan/Jalan%20Layang%20Pasupati%20Belum%20Atasi%20Kemacetan.pdf Jalan Layang Pasupati Belum Atasi Kemacetan]
Kota Bandung berjarak sekitar 180 km dari [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]] melalui [[Cianjur]], [[Puncak, Bogor|Puncak]] dan [[Bogor]],<ref name="Herman"/> saat ini dapat dicapai melalui J[[jalan Tol Cipularang|alan Tol Cipularang]] ([[Cikampek, Karawang|Cikampek]]-[[Kabupaten Purwakarta|Purwakarta]]-Padalarang) yang hanya berjarak sekitar 150 km dengan waktu tempuh antara 1,5 jam sampai dengan 2 jam. Jalan tol ini merupakan pengembangan dari [[jalan Tol Padaleunyi]] ([[Padalarang, Bandung Barat|Padalarang]]-[[Cileunyi, Bandung|Cileunyi]]), yang sudah dibangun sebelumnya.
Baris 339 ⟶ 349:
Untuk transportasi di dalam kota, masyarakat Bandung biasanya menggunakan angkutan kota atau yang lebih akrab disebut [[Angkutan Kota|angkot]].<ref>Berkmoes, R.V., (2010), ''Lonely Planet Indonesia'', Lonely Planet, ISBN 978-1-74104-830-8</ref> Selain itu, [[bus kota]] dan [[taksi]] juga menjadi alat transportasi di kota ini. Sedangkan [[terminal bus]] [[bus antarkota#Layanan bus antarkota di Indonesia|antarkota]] di kota ini dilayani oleh [[Terminal Leuwipanjang]] untuk rute ke wilayah [[barat]] dan [[Terminal Cicaheum]] untuk rute [[timur]]. Angkutan ''shuttle'' antara Bandung-Jakarta memiliki titik keberangkatannya sendiri, tetapi semua layanan ''shuttle'' juga memiliki titik keberangkatan di Terusan Pasteur, jalan menuju tol Bandung-Jakarta.
Pada [[24 September]] [[2009]], [[Trans Metro Bandung]] (TMB) resmi beroperasi, meskipun sempat diprotes oleh [[sopir]] angkot setempat.<ref>metrotvnews.com [
[[Berkas:Trans Metro Pasundan Corridor 5D in Dipatiukur (April 2023).jpg|jmpl|220px|ki|[[Bus]] [[Trans Metro Pasundan]] melayani rute [[Bandung Raya]].]]
Baris 349 ⟶ 359:
[[Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara]] di [[Andir, Bandung|Andir]] melayani Kota Bandung dan [[Cekungan Bandung|Bandung Raya]] secara keseluruhan. Dengannya, Bandung terhubung dengan kota-kota lainnya di Indonesia yang ada di Jawa dan Sumatra hingga Sulawesi dan Bali. Sementara itu, Bandung dihubungkan dengan rute luar negeri menuju [[Malaysia]], [[Singapura]], [[Thailand]], dan [[Brunei Darussalam]].
Kapasitas Terminal Airport yang semula hanya dapat menampung 600.000 penumpang pertahun,kini dapat menampung hingga 3,4 juta penumpang pertahun yang terdiri dari terminal domestik dan terminal internasional. Sebelum terminal bandara ini dikembangkan,layanan penumpang keberangkatan maupun kedatangan domestik dan internasional dilayani dalam satu terminal. Mulai 29 Oktober 2023, seluruh penerbangan komersial berbasis pesawat jet sudah dipindahkan layanannya ke [[Bandar Udara Internasional Kertajati]] di [[Kabupaten Majalengka]], [[Jawa Barat]] meskipun layanan di Bandar Udara Husein Sastranegara hanya melayani penerbangan komersial berbasis pesawat baling-baling.<ref>{{cite news|url=https://www.liputan6.com/bisnis/read/5435691/bandara-kertajati-beroperasi-penuh-hari-ini-29-oktober-2023-pemprov-jabar-pastikan-persiapan-100|title=Bandara Kertajati Beroperasi Penuh Hari Ini 29 Oktober 2023, Pemprov Jabar Pastikan Persiapan 100%|last=Melani|first=Augustina|work=[[Liputan 6]]|publisher=[[Surya Citra Media]]|location=[[Jakarta]]|date=29 Oktober 2023|access-date=2023-10-30|archive-date=2023-11-04|archive-url=https://web.archive.org/web/20231104175621/https://www.liputan6.com/bisnis/read/5435691/bandara-kertajati-beroperasi-penuh-hari-ini-29-oktober-2023-pemprov-jabar-pastikan-persiapan-100|dead-url=no}}</ref>
=== Kereta api ===
Baris 386 ⟶ 396:
=== Kereta cepat Whoosh ===
{{utama|Whoosh}}
[[Berkas:KCIC400AF at Tegalluar Station.jpg|jmpl|ki|
Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), telah dibangun untuk menghubungkan Kota Jakarta dan Bandung. Meskipun tidak terdapat stasiun KCJB di wilayah Kota Bandung, tetapi KCIC bekerja sama dengan KAI untuk menyediakan kereta api pengumpan. Kereta api penumpang tersebut melayani Stasiun Padalarang, sebagai penghubung kereta cepat, dan Stasiun Bandung.<ref>{{Cite news|last=Santia|date=2021-12-10|title=KA Feeder Kereta Cepat Jakarta Bandung Berangkat Setiap 20 Menit|url=https://www.liputan6.com/bisnis/read/4733667/ka-feeder-kereta-cepat-jakarta-bandung-berangkat-setiap-20-menit|work=[[Liputan6.com]]|location=Jakarta|publisher=[[Surya Citra Media]]|language=id|access-date=2022-06-01|first=Tira|archive-date=2022-06-01|archive-url=https://web.archive.org/web/20220601153216/https://www.liputan6.com/bisnis/read/4733667/ka-feeder-kereta-cepat-jakarta-bandung-berangkat-setiap-20-menit|dead-url=no}}</ref>
== Pelayanan publik ==
Pada tahun [[2008]], pemerintah merencanakan pembangunan Pusat Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Gedebage,<ref>
Sementara untuk melayani kebutuhan akan air bersih, pemerintah kota melalui PDAM kota Bandung saat ini baru mampu memasok air untuk 66 % dari total jumlah penduduknya.<ref>
Saat ini sebagian besar sumur artesis milik PDAM, tidak lagi berfungsi termasuk andalan utama pasokan air baku dari Sungai Cisangkuy yang berasal dari Sungai Cilaki melalui [[Situ Cipanunjang]] dan [[Situ Cileunca]].<ref>
== Perekonomian ==
Pada awalnya kota Bandung sekitarnya secara tradisional merupakan kawasan [[pertanian]], namun seiring dengan laju urbanisasi menjadikan lahan pertanian menjadi kawasan perumahan serta kemudian berkembang menjadi kawasan industri dan bisnis, sesuai dengan transformasi ekonomi kota umumnya. Sektor [[perdagangan]] dan [[jasa]] saat ini memainkan peranan penting akan pertumbuhan ekonomi kota ini disamping terus berkembangnya sektor [[industri]]. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Daerah (Suseda) [[2006]], 35.92 % dari total angkatan kerja penduduk kota ini terserap pada sektor perdagangan, 28.16 % pada sektor jasa dan 15.92 % pada sektor industri. Sedangkan sektor pertanian hanya menyerap 0.82 %, sementara sisa 19.18 % pada sektor angkutan, bangunan, keuangan dan lainnnya.<ref>jabar.bps.go.id [
Pada triwulan I 2010, kota Bandung dan sebagian besar kota lain di Jawa Barat mengalami kenaikan laju inflasi tahunan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.<ref name="BI2010">
Sementara itu yang menjadi [[Pendapatan Asli Daerah]] (PAD) kota Bandung masih didominasi dari penerimaan hasil pajak daerah dan retribusi daerah, sedangkan dari hasil perusahaan milik daerah atau hasil pengelolaan kekayaan daerah masih belum sesuai dengan realisasi.
Baris 469 ⟶ 479:
Sejak dibukanya [[Jalan Tol Cipularang]], kota Bandung telah menjadi tujuan utama dalam menikmati liburan akhir pekan terutama dari masyarakat yang berasal dari [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]] sekitarnya. Selain menjadi kota wisata belanja, kota Bandung juga dikenal dengan sejumlah besar bangunan lama berarsitektur peninggalan Belanda.
Diantaranya [[Gedung Sate]] sekarang berfungsi sebagai kantor pemerintah provinsi Jawa Barat, [[Gedung Pakuan]] yang sekarang menjadi tempat tinggal resmi [[gubernur]] provinsi Jawa Barat, [[Gedung Dwi Warna]] atau ''Indische Pensioenfonds'' sekarang digunakan oleh [[Kementerian Keuangan Republik Indonesia]] untuk Kantor Wilayah XII Ditjen Pembendaharaan Bandung,<ref>
[[Berkas:Gedung Merdeka (27413383155).jpg|jmpl|300px|ki|Gedung Merdeka Bandung]]
Kota Bandung juga memiliki beberapa ruang publik seni seperti museum, gedung pertunjukan dan galeri diantaranya [[Gedung Merdeka]], tempat berlangsungnya [[Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika]] pada tahun [[1955]],<ref>
Kota ini memiliki beberapa kawasan yang menjadi taman kota, selain berfungsi sebagai ''paru-paru kota'' juga menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat di kota ini. [[Kebun Binatang Bandung]] merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat diminati oleh masyarakat terutama pada saat hari minggu maupun libur sekolah, [[kebun binatang]] ini diresmikan pada tahun [[1933]] oleh pemerintah kolonial [[Hindia Belanda]] dan sekarang dikelola oleh Yayasan Margasatwa Tamansari.<ref>
[[Berkas:Bandung, Bandung City, West Java, Indonesia - panoramio (4).jpg|jmpl|220px|ka|[[Trans Studio Bandung]].]]
Selain itu beberapa kawasan wisata lain termasuk pusat perbelanjaan maupun ''factory outlet'' juga tersebar di kota ini diantaranya, di kawasan [[Jalan Braga]], kawasan Cihampelas, Cibaduyut dengan pengrajin sepatunya dan Cigondewah dengan pedagang tekstilnya. Puluhan pusat perbelanjaan sudah tersebar di kota Bandung, beberapa di antaranya [[Istana Plaza Bandung]], [[Bandung Indah Plaza]], [[Paris Van Java Mall]], [[Cihampelas Walk]], [[Trans Studio Mall]], [[Bandung Trade Center]], Plaza Parahyangan, Balubur Town Square, dan Metro Trade Centre. Terdapat juga pusat rekreasi modern dengan berbagai wahana seperti [[Trans Studio Resort Bandung]], Trans Studio Bandung, yang terletak pada lokasi yang sama dengan [[Trans Shopping Mall Group]]. Sementara beberapa kawasan pasar tradisional yang cukup terkenal di kota ini diantaranya Pasar Baru, Pasar Gedebage dan Pasar Andir. Potensi [[kuliner]] khususnya tutug oncom, serabi, pepes, dan colenak juga terus berkembang di kota ini.<ref>
[[Berkas:Bandung, Museum Geologi.jpg|jmpl|ki|220px||[[Museum Geologi Bandung]]]]
Baris 492 ⟶ 502:
Masyarakat kota Bandung dan sekitarnya merupakan penggemar fanatik [[Persib Bandung]] atau dikenal dengan istilah bobotoh, [[Persib Bandung]] yaitu sebuah klub sepak bola yang bermain di kompetisi [[Liga 1 (Indonesia)|Liga 1 Indonesia]] yang berdiri sejak tahun 1919,<ref>{{cite web|url=http://www.persibhistory.com|title=Sejarah Lengkap PERSIB Bandung|publisher=www.persibhistory.com|access-date=2021-02-25|archive-date=2020-08-09|archive-url=https://web.archive.org/web/20200809141901/http://persibhistory.com/|dead-url=yes}}</ref> klub ini menggunakan [[Stadion Gelora Bandung Lautan Api]].
== Lihat pula ==
Baris 509 ⟶ 507:
* [[Bendera Kota Bandung]]
* [[Jawa Barat]]
== Catatan ==
{{notelist}}
== Referensi ==
Baris 523 ⟶ 524:
{{Kota Bandung}}
{{Jawa Barat}}
{{Ibu kota provinsi di Indonesia}}
{{Daftar perguruan tinggi di kota Bandung}}{{Transportasi umum di Bandung}}{{Daftar hotel di kota Bandung}}
{{Bandung Raya}}
{{Kota besar di Indonesia|image=Masjid Raya Bandung dan Alun-alun Bandung (potrait).jpg}}
{{Jawa}}
{{Authority control}}
{{DEFAULTSORT:Bandung, Kota}}
[[Kategori:Kota Bandung| ]]
|