Peluru kendali anti-kapal: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Luckas-bot (bicara | kontrib)
k r2.7.1) (bot Menambah: ca:Míssil antivaixell
Kakei Yukata (bicara | kontrib)
 
(34 revisi perantara oleh 18 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
[[Berkas:USS Badger (FF-1071) Launching Harpoon.jpg|thumbjmpl|rightka|Sebuah [[RGM-84 Harpoon]] diluncurkan dari peluncur [[Mk-16]] frigat kelas Knox [[USS Badger (FF-1071)]]]]
{{externalimage
|topic=Aérospatiale SS.12/AS.12
|width=
|align=right
|image2=[http://i16.photobucket.com/albums/b24/hybenamon/LAND/MISSILES/French%20-%20Early%20AT%20missiles/FrAtMissiles6.jpg AS.12(M) fired from French Navy LYNX]
}}
 
'''Peluru kendali anti-kapal''' adalah [[peluru kendali|rudal]] yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan [[kapal]] permukaan. Kebanyakan rudal anti-kapal menggunakan [[sistem pemandu inersial]] dan [[pelacak radar aktif]]. Rudal anti-kapal adalah salah satu dari sekian rudal jarak pendek yang digunakan dalam [[Perang Dunia II]]. [[Jerman]] menggunakannya untuk menenggalamkan banyak kapal sekutu sebelum pihak sekutu menemukan cara untuk mengatasinya (prinsipnya dengan radio jamming). Rudal anti-kapal dapat diluncurkan dari [[kapal]], [[kapal selam]], [[pesawat]], [[helikopter]] dan kendaraan darat. Rudal anti-kapal yang terkenal dalam sejarah adalah rudal Jerman, Fritz X dan Henschel Hs 293.
 
== Cara peluru kendali bekerja ==
'''Peluru kendali anti kapal :'''
Agar [[peluru kendali]] berfungsi dengan baik, misil harus menjalankan urutan berikut dengan benar:
 
=== Temukan Target dengan Pemindaian scan Radar atau Pengintai ===
Beberapa [[misil]] menemukan targetnya menggunakan [[radar]]. Teknik ini mengharuskan [[peluncur roket|peluncur]] untuk memiliki [[garis pandang]] ke [[sasaran]], membatasi jangkauan rudal ke [[cakrawala]] radar dan mencegah rudal melihat target yang tersembunyi oleh rintangan medan apa pun. Selain itu, radar [[pemindai]]an sederhana tidak dapat menentukan perbedaan antara kapal kargo, kontainer, dan kapal tanker minyak, yang semuanya berukuran sama.
 
Rudal yang menemukan targetnya menggunakan radar pemindai juga memancarkan [[gelombang radio]], yang mengungkapkan posisinya. Hal ini membatasi kegunaan rudal-rudal ini dalam peperangan asimetris: begitu peluncur mengungkapkan lokasinya, maka rudal tersebut rentan terhadap serangan kekuatan konvensional musuh.
 
Selama Perang Dingin, negara-negara adidaya mengembangkan metode penargetan lain, yaitu "penargetan di [[luar cakrawala]]", yang sebagian besar merupakan upaya untuk memperluas jangkauan rudal mereka. Dalam teknik ini, teknisi peluncuran memprogram jalur penerbangan rudal atau serangkaian koordinat target, dan rudal tersebut terbang ke area target. Penargetan di atas cakrawala memerlukan pengintai untuk menyampaikan koordinat target kepada penembak, namun penembak tidak perlu benar-benar dapat melihat targetnya sendiri. Metode penargetan ini menjadi lebih mudah digunakan dalam beberapa tahun terakhir karena perangkat navigasi GPS ada di mana-mana.
 
=== Rudal Harus diluncurkan dengan benar ===
Kit [[Boster (roket)|booster roket]] mendorong rudal dari platform peluncuran ke [[kecepatan]] dan [[ketinggian]] yang memadai untuk memungkinkan rudal beralih ke mode mid course penerbangan jelajah.
 
Setiap jenis misil menggunakan propelan sendiri. Ada dua jenis utama propelan: 1. cair; 2. padat. Propelan cair memerlukan perpipaan dan peralatan pemompaan yang rumit untuk memberi daya pada mesinnya dan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan peluncurannya, namun bahan bakar tersebut memberikan daya dorong yang lebih besar dan throttle dalam penerbangan (walaupun dibutuhkan waktu untuk membangun daya dorong saat pertama kali dinyalakan). Sebaliknya, propelan padat tidak memerlukan mesin yang rumit, namun mengandalkan bahan kimia yang rumit selama produksi dan selubung yang kuat untuk menahan tekanan kuat yang dihasilkan selama penerbangan. Rudal berbahan bakar padat dapat menembak lebih cepat dan berakselerasi lebih cepat saat lepas landas, namun tidak dapat dibatasi saat terbang.
 
Kebanyakan misil modern menggunakan booster berbahan bakar padat. Laju pembakaran propelan dapat dipengaruhi oleh suhu, dan suhu yang lebih tinggi dari 100 °F dapat menyebabkan kinerja yang tidak memuaskan. Suhu tinggi tentunya dapat menyebabkan masalah peluncuran rudal.
 
Untuk fase jelajah mid course, misil cenderung menggunakan mesin ramjet, [[turbofan]] mini atau [[turbojet]]. Mesin ramjet tidak mengandung bagian yang bergerak dan memampatkan udara masuk menggunakan kecepatan maju kendaraan udara. Mesin turbojet menggunakan kompresor yang digerakkan oleh turbin. Keduanya kemudian menyalakan campuran udara terkompresi dan bahan bakar, menghasilkan jet berkecepatan tinggi di asap knalpot. Momentum aliran gas buang kemudian mendorong rudal ke depan.
 
=== Panduan penerbangan mid course harus akurat ===
Beberapa misil (terutama yang lebih tua) menggunakan radar untuk melacak posisi target selama penerbangan rudal. Mekanisme panduan ini mengharuskan rudal atau peluncur untuk mempertahankan [[Tautan data taktis|data link]] kunci radar terus menerus pada target, mengungkapkan posisinya dan membatasi kemampuan manuvernya. Kehilangan kunci radar biasanya akan menyebabkan rudal meleset dari sasarannya.
 
Rudal yang lebih modern yang hanya mengikuti komputer navigasi internal dapat mengalami berbagai jenis kesalahan navigasi. Sistem panduan inersia "melayang" selama penerbangan, yang dapat berdampak signifikan terhadap keakuratan jarak jauh, namun sistem navigasi inersia modern menggunakan pembaruan dari penerima GPS atau perangkat lain yang sangat meningkatkan akurasinya. Di Teluk Arab, penyimpangan tidak akan membuat perbedaan besar. Kesalahan sederhana saat memasukkan koordinat target atau jalur penerbangan lebih mungkin menjadi sumber kesalahan saat bekerja dengan senjata modern
 
=== Dapatkan Target dengan Panduan Terminal ===
Setelah penerbangan mid course, misil mencapai sekitar targetnya, dan mengaktifkan sistem panduan terminalnya. Kebanyakan misil menggunakan radar atau pencari infra-merah, terkadang pada beberapa jalur untuk menghindari tindakan pengecoh countermeasure elektronik yang biasanya dilakukan oleh target pesawat atau kapal perang. Sistem panduan terminal mungkin salah memilih sasaran. Radar juga terkadang menangkap gelombang laut atau gangguan lainnya, sehingga mengarahkan rudal menjauh dari sasaran. Selama Perang Iran-Irak, radar beberapa kali salah mengidentifikasi target sebagai kapal tanker. Misalnya, Iran membela kapal tanker yang melakukan pemuatan di terminal minyak mereka dengan membuat umpan dari puing-puing kapal dan melengkapi pelampung dengan reflektor radar. Satu pelampung umpan di dekat Pulau Kharg terkena sekitar 20 kali.
 
=== Ledakan ===
Begitu sebuah rudal mencapai sasarannya, hulu ledaknya harus meledak hingga menimbulkan kerusakan serius, dan ternyata ledakan tersebut tidak boleh dianggap remeh. Ledakan biasanya dengan detonasi benturan, proksimiti magnetik, kedekatan radar, komando operator atau timer delay. Misalnya, rudal Exocet sering kali gagal meledak selama Perang Teluk dan juga selama Perang Falklands (lebih dari 20% kasus). Namun bahkan jika hulu ledak gagal meledak, misil masih dapat menimbulkan kerusakan: bahan bakar yang tersisa di dalam rudal dapat meledak dan terbakar, yang dengan sendirinya dapat menyebabkan kerusakan signifikan dan bahkan hilangnya kapal. Selama Perang Falklands, HMS Sheffield terkena rudal Exocet yang tidak meledak, namun bahan bakar cair rudal tersebut membuat kapal perusak tersebut terbakar.
 
Kerusakan yang ditimbulkan oleh rudal tersebut akan bergantung pada ukuran hulu ledaknya. Sederhananya, hulu ledak yang lebih besar mempunyai kapasitas destruktif yang lebih besar. Ukuran hulu ledak misil sangat beragam, mulai dari model kecil seberat 220 pon hingga hulu ledak besar seberat 2.200 pon. Meskipun setiap jenis misil memiliki spesifikasi rinci masing-masing, rudal yang diproduksi di negara-negara timur seperti Rusia dan Tiongkok cenderung memiliki hulu ledak yang lebih besar dibandingkan negara-negara barat.
 
== Contoh ==
'''Contoh Peluru kendali anti kapal :'''
# [[3M54]] Anti-ship and land attack missile [[Russia]]
# [[3M80]] Moskit/[[Kh-41]] ship-to-ship/air-to-ship missile [[Russia]]
# [[AGM/RGM/UGM-84]] [[Harpoon(peluru kendali)|Harpoon]] anti-ship missile [[USA]]
# [[ANNG]] Anti-ship missile [[France]]
# [[AS 34]] Kormoran anti-ship and air-to-surface missile [[Germany]]
Baris 55 ⟶ 94:
# [[Type 90]] Ship-to-Ship Missile ship-to-ship missile [[Japan]]
# [[YJ-1]]/-2, C-801/-802 anti-ship and land-attack missile [[China]]
 
== Album ==
<center><gallery caption="Pesawat tempur dan Peluru kendali anti-kapal" widths="180px" heights="120px" perrow="3">
Berkas:Sukhoi Su-35S at MAKS-2009 airshow.jpg|Sukhoi Su-35 dan Kh-35 pada MAKS-2009
Berkas:Sukhoi Su-35 on the MAKS-2009 (01).jpg|Sukhoi Su-35 dan Kh-35 pada MAKS-2009
Berkas:Su-35S arm maks2009.jpg|Sukhoi Su-35 dan Kh-35 pada MAKS-2009
File:F-18C with SLAM-ER missile and AWW-13 pods in flight.jpg
File:TA-4F with AGM-85 Point Mugu 1982.JPEG
File:Salon du Bourget 20090619 177.jpg
File:AGM-84 Harpoon carried by an F-16.jpg
File:USS Lawrence (DDG 4) RGM-84A Harpoon.jpg
File:Super Étendard with Exocet launching from Foch (R99) 1983.jpg
File:Super Étendard + Exocet.jpg
File:Salon du Bourget 20090619 099.jpg
File:Martel TV-Guided Missile - Elvington - BB.jpg
File:Tornado MFG1 RAF Mildenhall 1984.jpeg
File:F-104G MFG2 Ramstein 1984.jpg
File:Tornado Luftwaffe feuert Kormoran.jpeg
File:F-2B-T93ASM.jpg
File:JASDF ASM-2 Dummy.JPG
File:Hellenic Navy S-70B-6 Aegean Hawk (2).JPG
File:Seahawk-penguin.jpg
 
File:Anti-Ship Missile - Polyphem - ILA2002.jpg
File:Club-K MAKS-2011 02.jpg
File:Club-K MAKS-2011 04.jpg
File:Club-K.jpg
Berkas:Exocet-mil.jpg|Exocet
Berkas:Exocet MM38-detoured.jpg|Exocet MM38
Baris 73 ⟶ 135:
File:NSM PICT0001.JPG|NSM
File:RDN mobile misbat.jpg|RDN
File:Harpoon-block-II-launch.jpg|Harpoon-block-II
File:Web 080714-N-8135W-176 harpoon.jpg|harpoon
File:Harpoon asm bowfin museum.jpg|Harpoon asm museum
File:Tomahawk.gif|Tomahawk
File:Tomahawk Cruise.jpg|Tomahawk Cruise
File:Tomahawk BlockIV 040929-N-0295M-002.jpg|Tomahawk BlockIV
Baris 90 ⟶ 149:
== Pranala luar ==
* [http://www.ausairpower.net/Warship-Hits.html Warship Vulnerability (tabulated shipping losses)]
* [http://www.wonderland.org.nz/rnss.htm List of SSSR/Russian anti-ship missiles] {{Webarchive|url=https://web.archive.org/web/20070612161124/http://www.wonderland.org.nz/rnss.htm |date=2007-06-12 }}
* [http://www.fas.org/man/dod-101/sys/missile/row/as-20.htm Zvezda Kh-35, AS-20 Kayak, SS-N-25 Switchblade, SSC-6 Switchblade ]
* [http://www.enemyforces.net/missiles/kh_35.htm Anti-Ship Cruise Missile Kh - 35]
Baris 96 ⟶ 155:
* [http://www.youtube.com/watch?v=Tu0jYU3Thdk&feature=related Kh-35 ANTI-SHIP MISSILE]
 
{{Technology}}
{{clr}}
{{jenis rudal}}
{{militer-stub}}
{{rudal-stub}}
 
[[Kategori:Peluru kendali anti-kapal| ]]
 
[[ar:صاروخ مضاد للسفن]]
[[ca:Míssil antivaixell]]
[[cs:Protilodní střela]]
[[de:Seezielflugkörper]]
[[en:Anti-ship missile]]
[[es:Misil antibuque]]
[[fa:موشک ضد‌کشتی]]
[[fi:Meritorjuntaohjus]]
[[fr:Missile antinavire]]
[[he:טיל נגד ספינות]]
[[it:Missile antinave]]
[[ja:対艦ミサイル]]
[[lt:Priešlaivinė raketa]]
[[ms:Peluru berpandu anti kapal]]
[[nl:Antischeepsraket]]
[[no:Sjømålsmissil]]
[[pl:Przeciwokrętowy pocisk odrzutowy]]
[[pt:Míssil antinavio]]
[[ru:Противокорабельная ракета]]
[[sv:Sjömålsrobot]]
[[tr:Anti-gemi füzesi]]
[[vi:Tên lửa chống tàu]]
[[zh:反艦飛彈]]