Anantasena: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
M. Adiputra (bicara | kontrib) kTidak ada ringkasan suntingan |
k Robot: Cosmetic changes |
||
Baris 1:
Dalam [[wiracarita]] [[Mahabharata]], '''Anantasena''' adalah putra [[Bima (tokoh Mahabharata)|Bima]] alias [[Bima (tokoh Mahabharata)|Werkudara]], salah satu dari lima ksatria [[Pandawa]],
Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Seluruh badannya tertutup oleh sisik ikan maupun udang hingga kebal terhadap berbagai senjata. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai kesaktian berupa ''sungut sakti'', mahluk apapun yang tersentuh dan terkena [[racun|
Anantasena atau lebih sering disebut Antasena juga memiliki kesaktian dilidahnya yang bisa membunuh musuhnya hanya dengan menjilat bekas telapak kaki musuhnya tersebut. Kesaktian ini yang membuat Antasena dibuat [[moksa]] oleh [[Brahman|Hyang Wenang]] sebelum perang [[Bharatayuddha]] karena untuk menjaga perang saudara tersebut berlangsung dengan adil karena Antasena mampu membunuh seluruh pasuka [[Korawa]] dalam sekejap mata denga kesaktiannya tersebut.
== Sifat ==
Anantasena berwatak jujur, terus terang, bersahaja, berani kerena membela kebenaran, tidak pernah berdusta. Setelah dewasa, Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra, bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.
|