Gagak: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Rachmat-bot (bicara | kontrib)
k Robot: Perubahan kosmetika
Minangkabawi (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 19:
 
Di beberapa kebudayaan dan [[mitologi]], burung gagak kerap dikaitkan dengan sesuatu yang buruk. Di [[Eropa]], gagak dipercaya sebagai burung peliharaan penyihir. Di [[Indonesia]], gagak di hutan dianggap dapat menjadi pertanda kesulitan yang bakal timbul. Ada pula kepercayaan yang mengaitkan sate gagak untuk memanggil [[genderuwa]].
 
Memiliki warna gelap, memiliki suara serak nyaring dan menusuk telinga, membuat Gagak kerap dikait-katikan dengan hal-hal mitos, banyak yang membenci kemunculan sang gagak yang identik dengan [[ilmu hitam]], dan [[magic]].
 
Di Indonesia, terutama daerah pedalaman gagak diidentikan dengan tanda-tanda bencana bagi yang mendengarkannya. Namun, itu hanya mitos-mitos menyesatkan karena di dalam [[al-Quran]] sudah dijelaskan bahwa: “Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi mereka tidak mengetahui” (QS. [[al-A’raf]], 131).
 
== Gagak Dalam al-Qur'an ==
 
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabd:
 
“Tidak ada ‘penularan penyakit (Adwa), tidak ada [[burung]] penentu nasib baik dan buruk (Thiyarah), tidak ada burung hantu pembawa sial (Hamah), tidak ada bulan shafar pembawa sial atau keberuntungan (Shofar)” (HR. [[Bukhari]] dan Muslim), dan dalam riwayat Imam Muslim terdapat tambahan : “ dan tidak ada bintang penentu hujan (Nau)’, serta tidak ada [[hantu]] ([[ghaul]]).” 1).
 
Maka jelas itu hanya [[tahayul]]: Mengapa burung gagak disebutkan dalam Al Qur’an? justru dalam Al Quran menjelaskan bahwa Burung Gagak sangat istimewa. Karena dialah dipakai sebagai simbol bahwa manusia harus dikubur.
 
Peran burung gagak dalam cerita yang terkandung dalam Alquran adalah mengajarkan manusia bagaimana cara menguburkan jasa orang mati, mengapa Allah Yang Maha Kuasa memilih [[hewan]] ini dari [[makhluk]] lainnya? Karena untuk mengajarkan [[manusia]] pertama.
 
Kecerdasan gagak dalam kisah masa lalu juga di sebutkan di dalam Alquran:
"Maka hawa nafsu [[Qabil]] menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi." [QS. Al-Ma'idah ayat 30]
 
"Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: "Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?" Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal." [QS. [[al-Ma'idah]] ayat 31]
 
== Galeri ==
Baris 29 ⟶ 48:
== Referensi ==
{{reflist}}
{{http://palembang.tribunnews.com/2016/01/04/dibalik-mitos-buruk-tentangnya-ada-13-kehebatan-burung-gagak-ini-bukti-videonya?page=3}}
 
== Bibliografi ==