Perikanan Indonesia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tyaraputri (bicara | kontrib)
k Menyunting anggota Dewan Pengawas, jumlah aset dan jumlah karyawan
Tyaraputri (bicara | kontrib)
pembaruan data dan informasi tentano perusahaan
Baris 14:
|key_people=Prof. Ir. Sjarief Widjaja, Ph.D., F.RINA (Ketua Dewan Pengawas)<br /> Risyanto Suanda (Direktur Utama)}}
[[Berkas:Gedung perumperindo.jpg|jmpl|Gedung Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo)]]
<nowiki>[[Perusahaan Umum Perikanan Indonesia]]</nowiki> (<nowiki>'''</nowiki>Perum Perindo<nowiki>'''</nowiki>) yang sebelumnya bernama Perusahaan Umum Prasarana Perikanan Samudera (Perum PPS) didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 1990, yang diatur kembali dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2000. sebagaimanaSelanjutnya, diubah kembali dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2013, merupakanyang Badanantara Usahalain Milikmengatur Negaraperubahan (BUMN)nama yangperusahaan diberidan tugas dan tanggung jawab. dalam rangka mengelola aset Negara guna menyelenggarakan pengusahaan dan pelayanan barang jasa dan memupuk keuntungan serta pengembangan sistem bisnis perikanan kepada pengguna jasa pelabuhan perikanan yaitu nelayan pada khususnya dan masyarakat perikanan pada umumnya.
 
Berdasarkan PP No.9/2013 Perum Perindo merupakan <nowiki>'''</nowiki>'''Badan Usaha Milik Negara (BUMN)<nowiki>'''</nowiki>''' yang diberi tugas dan tanggung jawab mengelola aset Negara guna menyelenggarakan pengusahaan dan pelayanan barang jasa dan memupuk keuntungan serta pengembangan sistem bisnis perikanan kepada pengguna jasa pelabuhan perikanan yaitu nelayan pada khususnya dan masyarakat perikanan pada umumnya. Lini usaha yang diselenggarakan mulai dari hulu sampai hilir, antara lain pengelolaan pelabuhan perikanan, produksi bibit ikan dan pakan ikan, budidaya, penangkapan ikan, perdagangan dan pengolahan hasil perikanan. Termasuk juga produksi air bersih, es, dan usaha pemasaran bahan bakar minyak dan listrik.
'''Perusahaan Umum Perikanan Indonesia''' atau '''Perum Perindo''' adalah [[Badan usaha milik negara|Badan Usaha Milik Negara]] yang bergerak dibidang sistem bisnis [[perikanan]].<ref>{{Cite web|url=http://www.perumperindo.co.id/#|title=Perumperindo|website=www.perumperindo.co.id|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref> Perum Perindo berdiri pada tahun [[1990]] berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1990. Kemudian diatur kembali dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun [[2000]]. Di tahun [[2013]], Pemerintah kembali mengeluarkan PP Nomor 9 Tahun 2013 yang menyebutkan bahwa Perum Perindo merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bertugas dan bertanggung jawab mengelola aset negara agar dapat menyelenggarakan pengusahaan, pelayanan barang dan jasa, pengembangan sistem bisnis perikanan kepada pengguna jasa pelabuhan perikanan khususnya nelayan dan masyarakat yang terjun di dunia perikanan serta mengupayakan keuntungan. Hingga tahun 2013, upaya penyelenggaraan dan pelayanan tersebut dilaksanakan di 6 pelabuhan perikanan yaitu:<ref>{{Cite web|url=http://www.perumperindo.co.id/2-profil-perusahaan|title=Profil Perusahaan|website=www.perumperindo.co.id|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]]
# Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, [[Kota Medan|Medan, Sumatera Utara]]
# Pelabuhan Perikanan Nusantara [[Kota Pekalongan|Pekalongan, Jawa Tengah]]
# Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, [[Kabupaten Lamongan|Lamongan, Jawa Timur]]
# Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat, [[Kabupaten Sambas|Sambas, Kalimantan Barat]] dan
# Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, [[Kabupaten Trenggalek|Trenggalek, Jawa Timur]].
Pada tahun 2016 Perum Perindo melakukan ekspansi bisnis di Maumere, Rembang, Bali, Pontianak, Comal, Makassar dan Jepara. Optimalisasi usaha yang terus dilakukan Perum Perindo sehingga dapat melaksanakan misi dan tugasnya dengan baik, bahkan telah mampu mengembangkan usahanya dan menguntungkan. Hal ini dapat dilihat dari capaian lima tahun terakhir yaitu tahun 2011 mengalami peningkatan dengan laba bersih Rp. 4,23 Milyar, tingkat kesehatan AA, opini WTP; Tahun 2012, mencapai laba 3 Milyar tingkat kesehatan AA, opini WTP; Tahun 2013 capaian laba perum perikanan meningkat 507 persen yaitu meningkat sebesar 15,18 Milyar dengan tingkat kesehatan AAA opini WTP; Tahun 2014 Perum Perindo memperoleh laba bersih sebesar Rp. 10,13 milyar atau 120% dengan tingkat kesehatan AA, opini WTP; Tahun 2015 capaian laba meningkat menjadi Rp 16,02 Milyar atau 158% dari capaian laba tahun 2014 dengan tingkat kesehatan AA dan opini WTP; dan Prognosa Tahun 2016 capaian laba meningkat menjadi Rp 25,47 Milyar atau 165% dari capaian laba tahun 2015 dengan tingkat kesehatan AAdanopini WTP.
 
Ada 5 cabang utama berupa <nowiki>'''</nowiki>'''pelabuhan perikanan<nowiki>'''</nowiki>''' yaitu:
Mempertimbangkan rencana strategis pembangunan nasional dan pembangunan kelautan dan perikanan, diperlukan langkah-langkah terobosan yang menjadi bagian kebijakan sebelumnya dan terintegrasi yang saling memperkuat guna menuju perusahaan perikanan yang tangguh, terpercaya dan penggerak pertumbuhan ekonomi. Perum Perindo akan melakukan investasi dan mengembangkan unit bisnis baru yang sudah dimulai dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah dan daya saing, sekaligus membangun sistem produksi yang modern dan terintegrasi dari hulu sampai ke hilir.
 
1.   Cabang Jakarta yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta|Jakarta]] dan memiliki unit di '''Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjung Pandan, Bangka Belitung'''
Perum Perindo mempunyai peranan dan posisi yang sangat strategis dalam upaya mendukung visi dan misi Pemerintah khususnya Kementerian BUMN maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan yang transparan dan akuntable, mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional serta pendapatan negara dan pembangunan nasional melalui pembangunan dan pengembangan sektor kelautan dan perikanan
 
'''2.    '''Cabang Belawan yang beroperasi di '''Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan''', [[Kota Medan|Medan, Sumatera Utara]] dan memiliki unit di '''Pelabuhan Perikanan Lampulo, Aceh'''
== Tujuan ==
Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2013 maksud dan tujuan Perusahaan adalah untuk turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya terutama dibidang pelayanan barang, jasa, dan pengembangan sistem bisnis perikanan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat. Sebagai BUMN yang memiliki peranan dan posisi yang sangat strategis, Perum Perikanan Indonesia berupaya mendukung visi dan misi Pemerintah khususnya Kementerian BUMN dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Berbagai upaya dukungan yang dimaksud diantaranya peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan yang transparan dan bertanggungjawab, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, regional dan nasional, menambah devisa negara dan mendorong pembangunan nasional di sektor kelautan dan perikanan. Perum Perindo memiliki visi menjadi perusahaan perikanan yang tangguh, terpercaya dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi bangsa.<ref>{{Cite web|url=http://www.perumperindo.co.id/3-visi-misi|title=Visi & Misi|website=www.perumperindo.co.id|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref><ref>{{Cite news|url=http://bumn.go.id/perikananindonesia/halaman/121|title=Kementerian BUMN|last=Negara|first=Fadjrin Kurnia@Kementerian Badan Usaha Milik|newspaper=http://bumn.go.id/|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref> Untuk mencapai visi tersebut, Perum Perindo mempunyai beberapa misi,diantaranya:<ref>{{Cite web|url=http://www.perumperindo.co.id/6-tata-kelola-perusahaan|title=Tata Kelola Perusahaan|website=www.perumperindo.co.id|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.perumperindo.co.id/4-budaya-perusahaan|title=Budaya Perusahaan|website=www.perumperindo.co.id|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Aktif berperan meningkatkan perekonomian nasional di sektor perikanan dan kelautan.
#  Mengutamakan pelayanan berkualitas tinggi dan menyediakan fasilitas barang, jasa, sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan tersebut.
#  Mengembangkan sistem bisnis perikanan dari hulu hingga hilir yang terintegrasi.
#  Mengembangkan [[Sumber daya manusia|Sumber Daya Manusia]] (SDM) yang profesional.
#  Mempunyai prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam mengelola perusahaan.
 
3.   Cabang Pekalongan yang beroperasi di '''Pelabuhan Perikanan Nusantara''' [[Kota Pekalongan|Pekalongan, Jawa Tengah]]
== Pengelolaan ==
Aktivitas dan usaha yang dijalani oleh Perum Perindo,antara lain:
 
4.   Cabang Brondong yang beroperasi di '''Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong''', [[Kabupaten Lamongan|Lamongan, Jawa Timur]]<nowiki/>dan memiliki unit di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, [[Kabupaten Trenggalek|Trenggalek, Jawa Timur]]
1.  Pengelolaan sarana dan prasarana kawasan perikanan meliputi: a). Coldstorage, pabrik es, pengolahan dan pengepakan ikan, b). Fasilitas penunjang meliputi air, listrik, dan BBM, c). PPI, TPI, lahan, ruang dan bangunan, bengkel dan galangan kapal, d). Perbekalan melaut;
 
5.   '''Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat''', [[Kabupaten Sambas|Sambas, Kalimantan Barat]].
2.  Pelayanan jasa tambat labuh dan bongkar muat;
 
Serta 1 cabang khusus yang mengelola usaha budidaya di '''Karawang, Jawa Barat'''.
3.  Penangkapan dan pengumpulan ikan;
 
Selain cabang-cabang tersebut, Perum Perindo juga memiliki unit-unit kerja yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua. Total ada 23 unit kerja, antara lain di Aceh Barat Daya, Lampulo, Simeulue, Padang, Bengkayang, Singaraja, Makassar, Bitung, Tahuna, Bacan, Ternate, Tual, Sorong, dan Merauke.    
4.  Pengolahan dan perdagangan ikan;
 
Pengembangan usaha dan wilayah operasi berdampak terhadap peningkatan pendapatan perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari capaian lima tahun terakhir. Pada tahun 2012 memperoleh pendapatan Rp168,5 milyar dengan tingkat kesehatan AA, opini WTP. Pada tahun 2017 pendapatan tumbuh 360 persen menjadi Rp603 milyar dengan tingkat kesehatan A opini WTP.
5.  Pembenihan Ikan dan budidaya tambak ikan darat dan laut;
 
Perum Perindo mempunyai peranan dan posisi yang sangat strategis dalam upaya mendukung visi dan misi Pemerintah khususnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan yang transparan dan akuntable, mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional serta pendapatan negara dan pembangunan nasional melalui pembangunan dan pengembangan sektor kelautan dan perikanan
6.  Budidaya dan perdagangan ikan hias;
 
== Visi, Misi dan Nilai Perusahaan ==
7.  Pabrik pakan ikan;
Perum Perindo memiliki visi:
 
Menjadi perusahaan perikanan yang tangguh, tepercaya dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi bangsa.
Penyelenggaraan perdagangan lainnya yang terkait dengan bisnis perikanan
 
Untuk mencapai visi tersebut, Perum Perindo mempunyai beberapa misi, di antaranya:
Untuk mencapai tujuan-tujuannya, Perum Perindo berusaha meningkatkan kapasitas produksinya di enam pelabuhan perikanan yang dikelola maupun di luar pelabuhan yang dikelola oleh Perum Perindo, diantaranya:
# Menambah 2 armada perikanan di Merauke.<ref>{{Cite web|url=http://industri.bisnis.com/read/20160916/99/584544/perum-perindo-tambah-2-armada-perikanan-di-merauke|title=Perum Perindo Tambah 2 Armada Perikanan di Merauke|website=industri.bisnis.com|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Mengembangkan tambak udang di berbagai wilayah di Indonesia.<ref>{{Cite web|url=http://industri.bisnis.com/read/20170614/99/662679/perum-perikanan-indonesia-panen-vaname-34-ton|title=Perum Perikanan Indonesia Panen Vaname 34 Ton|website=industri.bisnis.com|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Membangun fasilitas perikanan di berbagai wilayah.<ref>{{Cite news|url=https://www.merdeka.com/uang/perum-perindo-bangun-pabrik-pakan-ikan-dan-udang-pertama-milik-bumn.html|title=Perum Perindo bangun pabrik pakan ikan dan udang pertama milik BUMN {{!}} merdeka.com|last=Azzura|first=Siti Nur|newspaper=merdeka.com|language=en|access-date=2017-11-17}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://industri.bisnis.com/read/20170125/99/622722/dorong-kebutuhan-lokal-perindo-bangun-pabrik-pakan-ikan-dan-udang|title=Dorong Kebutuhan Lokal, Perindo Bangun Pabrik Pakan Ikan dan Udang|website=industri.bisnis.com|access-date=2017-11-17}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://kumparan.com/edy-sofyan/mengintip-sentra-perikanan-ikan-terpadu-yang-dibangun-susi-di-natuna|title=Mengintip Sentra Perikanan Ikan Terpadu yang Dibangun Susi di Natuna|website=kumparan|language=id-ID|access-date=2017-11-17}}</ref>
Perusahaan ini juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya:
# Menjalin kerjasama dengan koperasi.<ref>{{Cite web|url=http://industri.bisnis.com/read/20171105/99/706117/perum-perindo-mulai-ekspor-cakalang-ke-jepang|title=Perum Perindo Mulai Ekspor Cakalang ke Jepang|website=industri.bisnis.com|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Kerjasama dengan negara luar untuk meningkatkan ekspor.<ref>{{Cite news|url=https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3333955/jalin-kerja-sama-dengan-perusahaan-rusia-ini-keuntungan-perum-perindo|title=Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Rusia, Ini Keuntungan Perum Perindo|last=Simorangkir|first=Eduardo|newspaper=detikfinance|access-date=2017-11-17}}</ref>
# Meningkatkan investasi di berbagai sektor perikanan dan kelautan.<ref>{{Cite news|url=http://aceh.tribunnews.com/2017/09/09/dirut-perum-perikanan-indonesia-ke-abdya-bawa-investasi-besar-begini-katanya|title=Dirut Perum Perikanan Indonesia ke Abdya Bawa Investasi Besar, Begini Katanya - Serambi Indonesia|newspaper=Serambi Indonesia|language=id-ID|access-date=2017-11-17}}</ref>
 
1.   Aktif berperan meningkatkan perekonomian nasional di sektor perikanan dan kelautan.
== Unit Usaha ==
'''''1.      '' Strategic Business Unit ''Fish Trading and Processing'''''
 
2.   Mengutamakan pelayanan berkualitas tinggi dan menyediakan fasilitas barang, jasa, sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan tersebut.
Prospek kegiatan perdagangan yaitu :
 
3.   Mengembangkan sistem bisnis perikanan dari hulu hingga hilir yang terintegrasi.
a.     Kegiatan perdagangan ikan Perum Perikanan Indonesia dapat segera meningkat dan berkembang;
 
4.   Mengembangkan [[Sumber daya manusia|Sumber Daya Manusia]] (SDM) yang profesional.
b.     Hasil tangkapan dapat segera dibeli dengan harga yang menguntungkan bagi nelayan;
 
5.   Mempunyai prinsip '''Good Corporate Governance''' (GCG) dalam mengelola perusahaan.
c.     Prospek pasar cukup baik/potensial;
 
== Lini Usaha ==
d.     Terbentuknya kerjasama Perum Perikanan Indonesia dengan perusahaan perikanan setempat dan atau dengan Instansi Dinas Pemerintah terkait.
Perum Perindo memiliki 3 lini usaha utama yaitu:
 
1.    Usaha pelabuhan, meliputi:
Jenis produk yang dipasarkan adalah produk ''frozen fish, fresh meat crab'' dan ''fresh'' lemadang.Wilayah Pemasaran mencakup dalam dan luar negeri. Untuk dalam negeri dipasakan ke kota besar di Indonesia, sedangkan untuk pasar luar negeri ke Korea, Jepang, Srilanka, Cina, Taiwan, Amerika, dan Uni Eropa.
 
a.    Pengelolaan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan meliputi ''cold storage'', pabrik es, pengolahan dan pengepakan ikan; Pusat Pemasaran Ikan (PPI), Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sewa lahan, ruang dan bangunan;
'''2.       Strategic Business Unit ''Fleet and Operation'''''
 
b.    Pelayanan jasa tambat labuh dan bongkar muat;
Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia sesuai PP No. 9 tahun 2013 mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam penyediaan sarana dan prasarana perikanan. Sejalan dengan permintaan pasar akan hasil perikanan yang terus meningkat maka Perindo mengembangkan unit usaha bisnis perikanan tangkap yaitu ''Strategic Business Unit'' (SBU) Fleet & Operation. Sampai saat ini, SBU FO telah mengoperasikan 12 kapal yang terdiri dari kapal milik sendiri dan KSO.
 
c.    Fasilitas penunjang termasuk air, listrik, dan BBM;
'''3.       Strategic Business Unit Aquaculture'''
 
d.    Bengkel dan galangan kapal;
Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia yang diberi tugas dan tanggungjawab dalam pengembangan sistem bisnis perikanan, telah mengembangkan usaha dalam kegiatan unit usaha perikanan budidaya. Unit usaha perikanan budidaya pada mulanya dikembangkan sebagai ”Divisi Budidaya dan Pakan Ikan” diubah menjadi ''Strategic Business Unit'' (SBU) Aquaculture. Kegiatan budidaya telah berada di Karawang, Bengkayang dan Barru.
 
e.    Perbekalan melaut
'''4.       Strategic Business Unit Water Supply'''
 
2.    Penangkapan, perdagangan dan pengolahan ikan, meliputi:
Salah satu fasilitas pendukung yang tidak kalah penting perannya dalam laju pertumbuhan kawasan pelabuhan adalah fasilitas atau ketersediaan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi kawasan industri atau para penyewa (''tenant''), kebutuhan air bersih bagi  kapal-kapal berlabuh, yang diperkirakan jumlahnya mencapai 400 kapal serta kebutuhan air bersih untuk operasional Perum Perindo, yang diperkirakan mencapai 3000 M<sup>3</sup> per hari secara keseluruhan. Saat ini Perum Perindo dalam hal ini SBU ''Water Supply'' terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi melalui Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) dan tambahan air bersih dari Perusahaan Air Minum dalam hal ini Palyja.
 
a.    Penangkapan ikan berupa operasi kapal tangkap dan kapal angkut milik sendiri maupun kerjasama dengan pihak ketiga;
 
b.    Perdagangan ikan dan udang berupa pembelian ikan dari nelayan dan udang dari petambak, lalu memasok ikan dan udang tersebut untuk kebutuhan industri pengelolaan ikan baik di dalam maupun luar negeri (ekspor);
 
c.    Pengolahan ikan berupa pemrosesan ikan dan udang di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik sendiri maupun kerjasama. Antara lain di Tanjung Pandan (rajungan), Cirebon (rajungan dan demarsal), Rembang (ikan pelagis), Makassar (demarsal), Ternate dan Sorong (tuna), dan Merauke (demarsal).
 
3.     Budidaya, meliputi:
 
a.    Tambak udang. Hingga tahun 2018 ini, Perum Perindo mengelola <nowiki>[[tambak udang]]</nowiki> di <nowiki>[[Aceh Barat Daya]]</nowiki>, <nowiki>[[Karawang]]</nowiki>, <nowiki>[[Kendal]]</nowiki>, <nowiki>[[Pekalongan]]</nowiki>, <nowiki>[[Bengkayang]]</nowiki>, dan <nowiki>[[Barru]]</nowiki>.
 
b.     <nowiki>'''Keramba Jaring Apung (KJA)'''</nowiki> membudidayakan ikan kerapu di 450 ''holes'' di Kabupaten Buleleng, Bali.
 
c.    Pembenihan udang
 
Selain itu, Perum Perindo sedang dalam pengembangan usaha baru produksi pabrik pakan yang ditargetkan beroperasi November 2018. Pabrik pakan terletak di Subang, Jawa Barat, dengan total kapasitas produksi 60.000 ton per tahun untuk pakan ikan dan udang.
 
Perum Perindo terus berusaha meningkatkan kapasitas produksinya di enam pelabuhan perikanan yang dikelola maupun di luar pelabuhan yang dikelola oleh Perum Perindo, di antaranya:
 
1.   Menambah armada kapal. Tahun 2018 rencana menambah 20 kapal, 10 dari hasil investasi sendiri  dan 10 dari hasil kerjasama.
 
2.   Mulai mengoperasikan fasilitas ''cold storage''dan UPI baru antara lain di Belawan, Brondong, Pemangkat, Rembang, Pati, serta UPI dan ''cold storage''yang dibangun oleh KKP dan rencananya dikerjasamakan pengelolaannya dengan Perum Perindo.
 
3.   Meningkatkan kualitas jasa ''docking'' dengan pemanfaatan ''docking''baru di Belawan dan rencana perbaikan ''docking''di Muara Baru.
 
Perum Perindo menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya:
 
1.   Menjalin kerjasama dengan koperasi.
 
2.   Kerjasama dengan negara luar untuk meningkatkan ekspor.
 
3.   Meningkatkan investasi di berbagai sektor perikanan dan kelautan.
 
== Referensi ==