Avant-garde: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
k Bot: seringkali → sering kali (bentuk baku) |
k ~ref |
||
Baris 5:
== Sejarah ==
Istilah ini awalnya digunakan oleh militer Prancis kepada suatu kelompok kecil yang maju lebih dulu sebelum pasukan utama. Istilah ini kemudian diasosiasikan dengan beberapa seniman berpaham [[politik sayap kiri]] di Prancis pada abad kesembilan belas yang ikut dalam usaha reformasi politik. Karya seni yang dihasilkan oleh seniman tersebut juga kemudian menerima istilah tersebut. Selanjutnya, karya seni yang dipakai sebagai wadah untuk menggaungkan [[perubahan sosial]] kemudian juga disebut avant-garde. Menjelang akhir abad sembilan belas, seni avant-garde mulai melepaskan diri dari identitas politik dan lebih menyelaraskan diri dengan masalah budaya dan seni. Tren ini terus berlanjut hingga sekarang. Saati ini, istilah avant-garde dipakai untuk menyebut kelompok intelektual, penulis, seniman, hingga arsitek yang bertujuan untuk yang menantang nilai-nilai budaya saat ini lewat eksperimen dan pendekatan artistik. Pesan yang dibawa oleh seni avant-garde, terutama jika mereka merangkul masalah sosial, sering kali secara bertahap membaur dengan nilai-nilai yang mereka lawan dan membentuk budaya baru. Kemudian ide radikal masa lalu menjadi umum, menciptakan ruang bagi kemunculan ide radikal lainnya.
== Teori ==
Beberapa penulis mencoba menjelaskan aktivitas avant-garde. Penulis esai Italia [[Renato Poggioli]] menyatakan bahwa avant-garde merupakan suatu fenomena budaya dalam bukunya yang berjudul [[Teoria dell'arte d'avanguardia]] (The Theory of the Avant-Garde). Melihat dari aspek historis, sosial, psikologis dan filosofis dari pelopor, Poggioli menunjukkan bahwa [[vanguardis]] (penganut avant-garde) memiliki nilai tertentu yang tercermin dalam gaya hidup non-konformis yang mereka adopsi. Dia melihat avant-garde sebagai variasi dari [[Bohemianisme]].
Esai Bürger juga sangat mempengaruhi karya sejarawan seni Amerika kontemporer seperti [[Benjamin H. D. Buchloh]]. Buchloh, dalam kumpulan esai ''Neo-avantgarde and Culture Industry'' (2000), ia secara kritis mengemukakan pendekatan dialektis untuk posisi ini. [14] Kr itik berikutnya berteori tentang keterbatasan pendekatan ini, mencatat area analisis mereka yang terbatas, termasuk definisi Eurosentris, chauvinis, dan genre khusus. [15]
|