Abdurrahman meninggal pada tahun {{circa|690}} di masa kekhalifahan keponakannya, [[Abdul Malik bin Marwan|Abdul Malik bin Marwan bin al-Hakam]].<ref name="Al-A'lam" />
== Syair-syair ==
Di antara [[syair]]<nowiki/>-syair Abdurrahman adalah sebagai berikut:
* Syairnya ketika ia mengkritik Utbah bin Abi Sufyan:<blockquote>Itu berlimpah untuk umurmu dan segala sesuatunya ada alasannya ... Kamu sudah jauh, wahai Utb, dari melarikan diri<ref name="Mukhtashar2" />{{efn|Syairnya dalam bahasa Arab diawali "من الوافر
لعمرك والأمور لها دواعي ... لقد أبعدت يا عتب الفرارا"}}</blockquote>
* Syairnya ketika ia mengkritik tindakan Khalifah Muawiyah dalam mengakui Ziyad sebagai saudaranya:<blockquote>Apakah kamu marah karena ayahmu dikatakan suci dan kamu puas dengan ayahmu yang dikatakan pezina?<ref name="Al-A'lam" />{{efn|Syairnya dalam bahasa Arab diawali "أتغضب أن يقال أبوك عفّ وترضى أن يقال أبوك زاني!"}}</blockquote>
*Syairnya ketika ia mengutuk pembunuhan Husain bin Ali:<blockquote>Sumayyah (nenek dari [[Ubaidillah bin Ziyad]], orang yang memerintahkan pembunuhan Husain) mempunyai keturunan sebanyak kerikil, dan putri [[Rasulullah]] tidak mempunyai keturunan!<ref name="Al-A'lam" />{{efn|Syairnya dalam bahasa Arab diawali "سمية أمسى نسلها عدد الحصى وبنت رسول الله ليس لها نسل!"}}</blockquote>