Surah An-Nazi’at: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Rachmat-bot (bicara | kontrib)
k cosmetic changes
reword
Baris 16:
| Harf-e-Mukatta'at =
}}
'''Surah An-Nazi’at''' ([[bahasa Arab]]:'''النّازعات''') adalah [[surah]] ke-79 dalam [[al-Qur'an]]. Surah ini tergolong surah [[Makkiyah]], terdiri atas 46 ayat. Dinamakan An Naazi’aat yang berarti ''Malaikat-malaikat yang mencabut'' berasal dari kata ''An Naazi’aat'' yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula '''as Saahirah''' yang diambil dari ayat 14, dinamai juga '''Ath Thaammah''' diambil dari ayat 34.
 
== Terjemahan ==
''Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.''
# Demi golongan yang merenggut secara kasar, dan golongan yang mencabut secara hati-hati, dan golongan yang melesat kencang, dan golongan yang menerobos secara keras, dan golongan yang melaksanakan perintah.<br>Sebuah Hari ketika gemuruh pertama yang menggemparkan seraya diiringi gemuruh lain; banyak kalbu pada hari itu terguncang, pandangan mereka tertunduk, mereka mengatakan: "Benarkah kami akan dikembalikan pada keadaan semula? bahkan sewaktu diri kami telah menjadi serpihan belulang?" mereka mengatakan: "Jika tentu demikian, tentulah itu merupakan suatu pengembalian yang merugikan." bahwa yang demikian itu hanya melalui sekali panggil lalu seketika mereka terbangun. (Ayat: 1-14)
# Demi yang merenggut secara kasar,
# Sudah sampaikah kepadamu riwayat Musa? ketika Tuhannya memanggil ia di lembah yang kudus, Thuwa; : "Temuilah Fir'aun, sungguh orang itu berlaku sewenang-wenang serta ucapkan: "Maukah kamu memperbaiki diri? dan aku akan membimbingmu menuju Tuhanmu supaya dirimu merendahkan diri?" kemudian ia memperlihatkan mu'jizat yang menakjubkan, namun orang itu justru mendustakan dan mendurhakai, lalu orang itu berpaling seraya menantang, hingga orang itu berunding dan menyatakan; orang itu mengatakan: "Akulah dewa kalian yang Agung" kemudian Allah menghukum orang itu serta menjadikan orang itu sebagai kiasan di Akhirat maupun di dunia; sungguh dalam hal yang demikian itu mengandung bimbingan bagi orang yang gentar. (Ayat: 15-26)
# dan yang mencabut secara hati-hati,
# Apakah kalian yang lebih sulit dalam hal penciptaan ataukah langit? sungguh Dialah yang mendirikan itu, Dialah Yang Membentangkan langitNya lalu Dialah yang menyelesaikan itu, dan Dialah yang Menggelapkan malam serta Dialah yang Mencerahkan siang,<br> bahwa Dialah yang Menghamparkan bumi sesudah itu, Dialah yang memunculkan darisana, mata air-mata air beserta tanaman-tanamannya, bahwa Dialah Yang Menancapkan gunung-gunung untuk kenyamanan hidup kalian serta untuk hewan ternak kalian. (Ayat: 27-33)
# dan yang melesat kencang,
# Maka ketika kegemparan dahsyat terjadi, sebuah Hari ketika manusia tersadar tentang segala hal yang telah ia pilih; <br>kemudian dihadapkan api yang membara kepada orang-orang yang melihat;<br> adapun orang-orang yang telah berlaku semena-semena dan lebih menggemari kehidupan duniawi maka api yang membara merupakan tempat keabadian orang-orang itu;<br> sedangkan orang-orang yang tunduk sepenuhnya terhadap Tuhannya, serta yang menahan diri terhadap segala kecondongan diri, tentulah Surga merupakan tempat keabadian orang-orang tersebut. (Ayat: 34-39)
# dan yang menerobos secara keras,
# Mereka bertanya kepadamu tentang Kegemparan itu: "Kapankah tepatnya perkara itu terjadi?" dalam kedudukan apakah dirimu untuk bisa menyatakan perkara itu? kepada Tuhanmu diserahkan tentang perkara itu, kamu tidak lain seorang pemberi peringatan bagi orang-orang yang gentar terhadap perkara itu. Pada hari ketika mereka menghadapi perkara itu, mereka seolah-olah tiada merasakan apapun melainkan hanya berlalu di waktu senja atau fajar. (Ayat: 40-46)
# dan yang melaksanakan perintah.
# suatu hari ketika gemuruh pertama menggemparkan,
# yang diiringi oleh gemuruh lain.
# kalbu-kalbu pada hari itu terguncang,
# pandangan mereka tertunduk,
# mereka mengatakan: "Benarkah kami dikembalikan pada keadaan semula?
# bahkan ketika kami telah menjadi serpihan belulang?"
# mereka mengatakan: "Jika tentu demikian, maka itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
# Sungguh yang demikian itu hanya dengan sekali panggil,
# lalu seketika mereka tersadar.
# Sudah sampaikah kepadamu riwayat Musa?
# Ketika Tuhannya memanggil ia di lembah yang kudus, Thuwa;
# "Temuilah Fir'aun, sungguh orang itu berlaku sewenang-wenang, serta katakan: "Maukah kamu memperbaiki diri?
# dan aku akan membimbingmu menuju Tuhanmu supaya kamu merendahkan diri?"
# Lalu ia memperlihatkan pertanda-pertanda yang menakjubkan,
# lalu orang itu menolak dan mendurhakai,
# maka orang itu memberontak sambil menantang,
# maka orang itu berunding lalu menyatakan,
# kemudian orang itu mengatakan: "Akulah dewa kalian yang utama"
# maka Allah menghukum orang itu, menjadikan orang itu sebagai kiasan di Akhirat dan di dunia
# sungguh pada yang demikian itu terdapat bimbingan bagi orang yang gentar.
# Apakah kalian yang lebih sulit dalam penciptaan ataukah langit? Dialah yang mendirikan itu,
# Dialah Yang Membentangkan langitNya lalu Dialah Yang menyelesaikannya,
# dan Dialah Yang Menggelapkan malam serta Dialah Yang Mencerahkan siang,
# dan Dialah Yang Menghamparkan bumi sesudah itu
# Dialah Yang memunculkan daripada itu, mata air-mata air dan tanaman-tanamannya.
# dan Dialah Yang Menancapkan gunung-gunung,
# untuk kenyamanan kalian serta untuk hewan ternak kalian.
# Maka ketika kegemparan dahsyat terjadi,
# suatu Hari ketika manusia tersadar tentang yang telah dia pilih,
# dan dihadapkan api yang membara kepada setiap yang melihat,
# adapun orang yang telah berlaku semena-semena,
# dan lebih menggemari kehidupan duniawi
# maka sungguh api yang membara merupakan tempat keabadiannya,
# sedangkan orang-orang yang secara penuh tunduk terhadap Tuhannya dan menahan diri dari segala kecondongan diri,
# maka sungguh Surga merupakan tempat keabadiannya.
# Mereka bertanya kepadamu, tentang Kegemparan itu, "kapankah tepatnya itu terjadi?"
# dalam kedudukan apa kamu untuk bisa menyatakan perkara itu?
# kepada Tuhanmu diserahkan perkara itu,
# kamu tak lain seorang pemberi peringatan bagi yang gentar terhadap yang demikian,
# Pada hari mereka menyaksikan hal tersebut, seolah-olah mereka tidak merasakan apapun, melainkan hanya berlalu di waktu senja atau fajar.
 
== Referensi ==
Baris 76 ⟶ 36:
{{Sura|79|[[Surah An-Naba’]]|[[Surah 'Abasa]]}}
{{Qur'an}}
 
 
{{Qur'an-stub}}