SMS Goeben: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Baris 96:
 
====== Meriam utama ======
Penempatan 10 buah meriam utama pada SMS Goeben dapat dibagi kedalam 5lima indeks yakni A,B,C,D dan E. Posisi dari meriam utama yang memiliki indeks "A" berada pada garis tengah haluan kapal. Meriam "B" terletak diantara dua cerobong pembuangan di bagian sisi kanan kapal dan berada dekat dengan bagian luar dari pembatas dek kapal. Meriam "C" dan "D" berada di bagian tengah, tepat di belakang tiang buritan kapal. Meriam "C" memiliki posisi yang lebih tinggi dari "D" dan keduanya menghadap ke arah belakang dari dek utama kapal. Meriam "E" diletakan di sisi kiri kapal dan berada di antara cerobong pembuangan. Tiga dari meriam utama ini terletak segaris pada garis tengah panjang kapal yang bertujuan untuk menjaga keseeimbangan kapal. Penempatan meriam utama ini membuat empat meriam bekerja secara optimum saat kapal menembak target yang berada di salah satu sisi kapal. Meriam A, C, D, dan E dapat digunakan untuk menembak suatu target yang berada di sisi kiri kapal, sementara meriam A, B, C, dan D dapat digunakan untuk menembak suatu target yang berada di sisi kanan kapal. Jika kapal ini dalam posisi melarikan diri dari suatu kejaran kapal lainnya, maka meriam B, C, D, dan E dapat diarahkan ke belakang kapal untuk menembak kapal pengejar. Namun, saat terjadinya peristiwa ''[[Pengejaran kapal Goeben dan Breslau|pengejaran Goeben dan Breslau]]'' di Laut Tengah, hanya terdapat satu atau dua meriam yang dapat diarahkan. Sebaliknya, jika SMS Goeben melakukan pengejaran, maka meriam A, B, dan E dapat digunakan untuk menembak target yang melarikan diri.
 
====== Meriam sekunder ======
SMS Goeben memiliki 12 meriam dengan kaliber 15 cm. Meriam ini diletakan pada celah-celah yang terpasang di sekeliling dek kedua kapal. Bagian dalam dari sisi kapal yang digunakan sebagai tempat peletakan meriam ini dilapisi oleh zirah untuk melindungi kru operasional di lambung kapal. Enam buah meriam dipasang pada bagian kiri, enam bagian lainnya dipasang pada bagian kanan untuk menembak target yang berupa kapal kecil atau kapal torpedo secara serentak. Salah satu meriam yang terdapat di bagian kiri dan kanan kapal dapat diarahkan ke bagian belakang dan depan kapal untuk menembak suatu target jika diperlukan. Untuk pertahanan dari serangan udara, SMS Goeben dapat dikatakan memiliki cukup sedikit meriam anti pesawat dengan kaliber 88mm yang diletakan di berbagai lokasi. Empat buah meriam anti pesawat diletakan di depan tiang pengawas, dua lainnya dibelakang tiang ini, dan dua lagi berada di dek bagian depan dek utama. Terdapat juga 12 torpedo bawah air dengan kaliber 500mm yang terpasang pada kapal ini.
Terdapat 12 meriam sekunder dengan kaliber 15 cm. Penempatan meriam ini
 
The secondary guns mounted were 12x5.9-inch (15cm) SKL/45 150mm fast-firing guns. The placement was in barbettes on the second deck with the crews protected by armor on the inside of the hull. Six guns were placed on the port side and six on the starboard to fire broadsides against smaller surface ships - including incoming torpedo boats or escaping merchants. One gun on the port and starboard side could fire directly aft and forward if needed. Goeben had two of the guns removed in 1915 and another two of her 5.9-inch guns removed during a 1927 refit. For aircraft defense, a scant amount of 12x3.45-inch SKL/45 88mm AA (Anti-Aircraft) guns were placed onboard in various locations: Four were found on the forward conning tower main bridge area, two on the rear tower, two more on the main deck forward (protecting the bridge) and the balance of guns scattered on the decks around the bulk of the ship. 4x19.7-inch 500mm submerged torpedo tubes were installed and twelve torpedoes carried.
 
====== Lapisan pelindung ======