Ari Askhara: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan |
|||
Baris 44:
Ia mewarisi beberapa masalah seperti kerugian perusahaan pada semester I 2018 mencapai USD 116,857 juta, hubungan direksi dengan pilot dan serikat pekerja yang kurang baik, serta harga saham yang menurun<ref>{{cite web|url=https://www.liputan6.com/bisnis/read/3642745/pimpin-garuda-indonesia-ini-3-pekerjaan-rumah-ari-askhara|title=Pimpin Garuda Indonesia, Ini 3 Pekerjaan Rumah Ari Askhara|first=Septian|last=Deny|date=13 September 2018|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=liputan6.com}}</ref>. Ia berjanji akan menurunkan kerugian perusahaan hingga di bawah USD 100 juta, dan mengatakan akan fokus kepada transformasi di sumber daya manusia. "Bagaimana membuat para pegawai happy, sehingga nanti membuat pelayanan meningkat kepada pelanggan,"<ref name="">{{cite web|url=https://bisnis.tempo.co/read/1125982/dirut-baru-garuda-targetkan-tekan-kerugian-di-bawah-usd-100-juta/full&view=ok|title=Dirut Baru Garuda Targetkan Tekan Kerugian di Bawah USD 100 Juta|first=Caesar|last=Akbar|date=12 September 2018|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=}}</ref>.
=== Pemalsuan laporan keuangan ===
Pada laporan keuangan tahun [[2018]], Garuda mencatatkan laba bersih sebesar USD 809,85 ribu. Angka ini melonjak tajam dibanding 2017, dimana perusahaan rugi sebesar USD 216,5 juta<ref name="palsu-okez">{{cite web|url=https://economy.okezone.com/read/2019/06/28/320/2072245/kronologi-kasus-laporan-keuangan-garuda-indonesia-hingga-kena-sanksi|title=Kronologi Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia hingga Kena Sanksi|first=Giri|last=Hartomo|date=28 Juni 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=}}</ref>. Ternyata lalu ditemukan oleh dua komisiaris [[Chairal Tanjung]] dan [[Dony Oskaria]], bahwa Garuda Indonesia memasukkan keuntungan dari PT Mahata Aero Teknologi yang memiliki utang kepada perusahaan terkait pemasangan [[wifi]] yang belum dibayarkan<ref name="palsu-okez" />. Direksi dan semua yang terlibat sempat dipanggil oleh [[Bursa Efek Indonesia]] dan [[DPR]].
Akhirnya, laporan final menjelaskan bahwa laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 tidak sesuai standar. Lalu [[Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia|BPK]] menjatuhkan sanksi kepada Garuda Indonesia. [[Kementerian Keuangan Indonesia|Kementerian Keuangan]] memberikan sanksi kepada auditor mitra Akuntan Publik (AP) Kasner Sirumapea dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan, berupa pembekuan izi selama 12 bulan. [[Otoritas Jasa Keuangan]] juga memberikan sanksi pada Garuda Indonesia untuk membayar denda Rp 250 juta dan setiap direksi patungan membayar masing-masing Rp 100 juta<ref name="palsu-okez" />.
=== Himbauan tidak mengambil foto dalam pesawat ===
Seorang ''[[Youtuber]]'' bernama [[Rius Vernandes]] sedang berada dalam penerbangan kelas bisnis Garuda Indonesia rute [[Sydney]]-[[Denpasar]]-[[Jakarta]] bersama kekasihnya, Elwiana Monica. Dalam penerbangan tersebut ia mendapati menu makanan yang ditulis dengan tangan dan stok [[wine]] yang habis. Ia lalu bereaksi dengan memfoto keadaan tersebut dan mengunggahnya ke ''[[Instagram|Instagram Story]]''<ref name="">{{cite web|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/axel-harianja/viral-daftar-menu-garuda-indonesia-ditulis-tangan-ini-penjelasan-rius/full|title=Viral Daftar Menu Garuda Indonesia Ditulis Tangan, Ini Penjelasan Rius|first=Axel Joshua|last=Harianja|date=15 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=idntimes.com}}</ref>. Yang terjadi kemudian adalah ia dilaporkan oleh Serikat Karyawan Garuda Indonesia dengan tuduhan mencemarkan nama baik perusahaan melalui media eletronik<ref>{{cite web|url=https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/18/07220641/serikat-karyawan-garuda-laporkan-rius-vernandes-soal-kartu-menu-tulis|title=Serikat Karyawan Garuda Laporkan Rius Vernandes soal Kartu Menu Tulis Tangan|first=Sherly|last=Puspita|date=18 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=kompas.com}}</ref>. Laporan tersebut kemudian dicabut karena cacat hukum<ref>{{cite web|url=https://money.kompas.com/read/2019/07/19/094847426/karyawan-garuda-resmi-cabut-laporan-terhadap-rius-vernandes|title=Karyawan Garuda Resmi Cabut Laporan terhadap Rius Vernandes|first=Akhdi Martin|last=Pratama|date=19 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=kompas.com}}</ref><ref>{{cite web|url=https://bisnis.tempo.co/read/1226251/karyawan-garuda-cabut-laporan-rius-vernandes-apresiasi-netizen|title=Karyawan Garuda Cabut Laporan, Rius Vernandes Apresiasi Netizen|first=Rahma|last=Tri|date=19 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=tempo.co}}</ref>.
Bersamaan dengan hal itu, pihak Garuda Indonesia mengeluarkan surat larangan untuk pengambilan foto atau di dalam pesawat. Surat yang ditanda tangani oleh Direktur Operasi Capt. [[Bambang Adisurya Angkasa]] tersebut dibuat karena guna melindungi privasi setiap penumpang dan adanya keluhan dari sejumlah penumpang terkait perilaku sesama penumpang yang kerap mengabadikan momen perjalanan di pesawat sesuka hati tanpa izin orang yang bersangkutan <ref>{{cite web|url=https://tirto.id/larangan-memotret-di-pesawat-tak-hanya-diberlakukan-garuda-eesq|title=Larangan Memotret di Pesawat Tak Hanya Diberlakukan Garuda|first=Joan|last=Aurelia|date=19 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=tirto.id}}</ref>. Larangan ini lalu menimbulkan komentar negatif di masyarakat<ref>{{cite web|url=https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190716144056-192-412584/netizen-respons-surat-larangan-berfoto-dari-garuda-indonesia|title=Netizen Respons Surat Larangan Berfoto dari Garuda Indonesia|first=|last=|date=16 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=}}</ref>. Belakangan, pihak garuda Indonesia mengatakan bahwa edaran larangan tersebut bersifat internal dan belum dirilis untuk umum. Lalu, pernyataan larangan tersebut diubah menjadi himbauan saja dengan toleransi diperbolehkan dengan catatan tidak menganggu kenyamanan penumpang lain<ref>{{cite web|url=https://www.cnbcindonesia.com/news/20190716115331-4-85257/garuda-larang-foto-selfie-di-pesawat-ini-penjelasannya|title=Garuda Larang Foto Selfie di Pesawat? Ini Penjelasannya|first=|last=|date=16 Juli 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=cnbcindonesia.com}}</ref>.
=== Penyelundupan onderdil motor dan sepeda ===
Pada 17 November 2019, di dalam pesawat [[Airbus A330|Airbus A330-neo]] baru pesanan garuda yang diterbangkan dari [[Toulouse]] ke [[Jakarta]], pihak [[Direktorat Jenderal Bea dan Cukai|Bea Cukai]] menemukan 18 boks coklat berisikan suku cadang motor [[Harley-Davidson]] bekas, selain itu ditemukan 2 unit sepeda dengan merk [[Brompton Bicycle|Brompton]] seharga Rp 52 juta<ref name="harley">{{cite web|url=https://economy.okezone.com/read/2019/12/06/320/2138976/penyelundupan-harley-davidson-dan-brompton-di-pesawat-garuda-ini-faktanya?page=3|title=Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton di Pesawat Garuda, Ini Faktanya!|first=Vania|last=Halim|date=7 Desember 2019|publisher=|accessdate=9 Desember 2019|via=okezone.com}}</ref>. Selain itu, dalam penjemputan tersebut, 4 jajaran direksi yang ikut menjemput pesawat tidak mendapatkan izin surat dinas dari [[Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia|Kementerian BUMN]]<ref name="harley" />.
== Referensi ==
|