Stasiun Karangjati: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
k ←Suntingan Rizal Febri (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Karsono Puguh
Tag: Pengembalian
Membalikkan revisi 17020892 oleh Rizal Febri (bicara)
Tag: Pembatalan
Baris 25:
 
Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah [[jalur ganda]] segmen [[Stasiun Gubug|Gubug]]-[[Stasiun Gambringan|Gambringan]] resmi dioperasikan pada akhir November 2013, terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi barat daya emplasemen stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah [[Stasiun Semarang Tawang|Semarang]] saja dan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus untuk arah [[Stasiun Surabaya Pasarturi|Surabaya]]. Selain itu, sistem persinyalan diubah menggunakan jenis elektrik. Lokasi stasiun ini berada di sebelah barat jalan daerah yang menghubungkan [[Godong, Grobogan|Godong]] dengan [[Karangrayung, Grobogan|Karangrayung]] hingga akhirnya ke arah [[Juwangi, Boyolali]]. Stasiun ini merupakan stasiun terdekat dengan pusat Kecamatan Karangrayung.
 
Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum [[Stasiun Gubug]], terdapat Halte Sambung dan Halte Saban yang kini sudah tidak aktif. Sementara ke arah timur stasiun ini, sebelum [[Stasiun Sedadi]], terdapat Halte Tunggu yang juga bernasib sama<ref name=":0">{{Cite book|title=Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera|last=|first=|date=1932|publisher=Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen|isbn=|location=|pages=164-165|url-status=}}</ref>
 
Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu [[Kereta api Kedung Sepur|KA Kedung Sepur]].