[revisi tidak terperiksa][revisi tidak terperiksa]
Konten dihapus Konten ditambahkan
Wezt (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Wezt (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 10:
Tindakan dan perkataan Yesus yang dicatat dalam Injil merupakan ajaran dasar kekristenan. Yesus mengajar di [[Galilea]] dan [[Yudea]], dengan pesan penyangkalan diri dan pengampunan dosa. Hukum terutama yang Yesus ajarkan adalah [[hukum Kasih]], bahwa manusia harus mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia.
 
Yesus dihukum mati di [[Yerusalem]] oleh gubernur [[Kerajaan Romawi]], [[Pontius Pilatus]], karena ditekan oleh massa yang gelap mata, dan dieksekusi dengan [[Salib|disalibkan]]. Yesus wafat dan dimakamkan, (berbeda dengan pandangan Islam yang tidak percaya / tidak menerima bahwabbahwa Yesus wafat dan bangkit), orang Kristen percaya bahwa Yesus [[bangkit]] kembali dari alam maut pada hari ketiga. Inilah [[Paskah]] bagi orang [[Kristen]].
 
Ajarannya pada awalnya disebarkan oleh [[keduabelas rasul]] Yesus, dan setelah Yudas digantikan oleh Matius. Paulus, seorang [[Farisi]] yang mula-mula menganiaya pengikut Yesus, namun akhirnya bertobat dan menjadi pengabar Injil yang masyhur. Mula-mula ajarannya disebarkan di daerah Israel kepada kaum Yahudi, namun akhirnya juga kepada bangsa-bangsa lain bukan Yahudi, dimulai dari panglima Romawi, [[Kornelius]], hingga akhirnya merambah ke seluruh Asia Minor dan Afrika Utara, daratan Eropa Barat, Eropa Timur, Rusia, benua Amerika dan Australia, dan akhirnya ke Asia, sesuai dengan pesan terakhir Yesus untuk memberitakan Injil hingga ke ujung dunia.