Gunung Kinabalu: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Rescuing 2 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.8
Baris 20:
Gunung Kinabalu terbentuk dari tumbukan [[litosfera]] [[Laut China Selatan]] dan litosfera yang membentuk pulau kalimantan. Litosfera adalah bagian paling atas permukaan [[kerak bumi]]. Dalam tumbukan itu, litosfera Laut Cina Selatan semakin tenggelam ke bawah permukaan bumi dan memberi tekanan kepada [[litosfera]] yang membentuk [[kalimantan]].
 
Tekanan itu mendorong bongkahan Gunung Kinabalu yang terletak di bawah permukaan bumi naik ke atas permukaan [[bumi]]. Dorongan itu menyebabkan Gunung Kinabalu bertambah tingginya 5&nbsp;mm/tahun dan hal ini tidak dapat dilihat dengan kasatmata <ref>[{{Cite web |url=http://www.sabahparks.org.my/pages/kinageo.html |title=Geology of Kinabalu] |access-date=2007-11-03 |archive-date=2007-11-20 |archive-url=https://web.archive.org/web/20071120145125/http://www.sabahparks.org.my/pages/kinageo.html |dead-url=yes }}</ref>.
 
Tinggi Gunung Kinabalu dulu diduga lebih tinggi dari tinggi yang sekarang yaitu antara lima hingga delapan kilometer (km). Tetapi kikisan yang terjadi selama jutaan tahun, menyebabkan tinggi Gunung Kinabalu hanya tinggal 4,094 [[meter]] kini.
Baris 30:
Semua puncak tinggi di [[Bumi|dunia]] ditutupi es tebal pada [[waktu kuartenar]] atau [[zaman air batu]] yang terjadi kurang lebih satu juta tahun yang lalu termasuk Gunung Kinabalu yang ketika itu sama tingginya dengan gunung-gunung di [[Himalaya|Pegunungan Himalaya]]. Ketika itu puncak Kinabalu diselubungi es dan terjadi pencairan [[glasier]]. Pencairan glasier itu dapat dilihat di kawasan [[Pinusok Gravel]] yaitu sebuah tempat yang terletak di antara [[Kundasang]] dan [[Ranau]].
== Temperatur ==
Suhu Gunung Kinabalu biasanya berdiri dari -4&nbsp;°C hingga 8&nbsp;°C pada bulan Desember hingga Januari, dan 3&nbsp;°C hingga 12&nbsp;°C pada bulan [[Juni]] hingga [[September]]. Karena dinginnya gunung di bulan Desember hingga Januari, kadang-kadang [[salju]] dan es muncul di puncak Gunung Kinabalu.<ref>{{cite web|url=http://www.thestar.com.my/news/nation/2014/01/25/did-it-snow-on-the-summit-of-mount-kinabalu/|title=Did it snow on the summit of Mount Kinabalu?|work=The Star|date=25 January 2014|accessdate=19 June 2017}}</ref><ref>{{cite web|url=http://says.com/my/news/ice-sheets-found-on-mount-kinabalu-sabah|title=Ice Sheets And 'Snow' Have Formed on Mount Kinabalu!|author=Tang Ruxyn|publisher=Says.com|date=10 February 2017|accessdate=19 June 2017}}</ref> Namun, kejadian salju telah tercatat sekali pada akhir abad ke-20.<ref>{{Cite web|url=http://slashsabah.blogspot.com/2017/02/gunung-kinabalu-pernah-diselebungi-salji.html|title=/SBH: Gunung Kinabalu pernah diselebungi salji|last=Izham|date=2017-02-12|website=/SBH|access-date=2020-01-21|archive-date=2019-01-29|archive-url=https://web.archive.org/web/20190129115943/http://slashsabah.blogspot.com/2017/02/gunung-kinabalu-pernah-diselebungi-salji.html|dead-url=yes}}</ref>
 
{{wide image|Mount kinabalu panorama.jpg|1400px|Pemandangan [[Panorama|panorama]] dari puncak Gunung Kinabalu|align-cap=center|Pemandangan Kinabalu dari puncak.}}