Bahasa Sunda Bogor: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
Membalikkan revisi 21221119 oleh Wllyyy (bicara) Tidak boleh memuat sumber primer/riset asli! Tag: Pembatalan Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan |
kTidak ada ringkasan suntingan Tag: Pengembalian manual VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
Baris 6:
* [[File:Lambang Kabupaten Bogor.svg|15px]] [[Kabupaten Bogor]]
* [[File:Emblem of Bogor.svg|15px]] [[Kota Bogor]]
* [[File:Lambang Kabupaten Bekasi.svg|15px]] [[Kabupaten Bekasi]] (sebagian)
* [[File:Coat of arms of Bekasi.svg|15px]] [[Kota Bekasi]] (sebagian)
* [[File:Coat of arms of Depok City.svg|15px]] [[Kota Depok]] (sebagian)
|fam2=[[Rumpun bahasa Melayu-Polinesia|Melayu-Polinesia]]
|fam3=[[Rumpun bahasa Melayu–Sumbawa|Melayu–Sumbawa]] atau [[Rumpun bahasa Kalimantan Utara Raya|Kalimantan Utara Raya]]
Baris 18 ⟶ 21:
[[Berkas:Bogor-Sundanese-Map.png|thumb|Peta bahasa di Bogor]]
'''Bahasa Sunda Bogor{{Sfnp|Suramiharja|Hidayat|Mulyana|Sjarif|pp=18|1984}}''' ({{Lang-su|{{Sund|ᮘᮞ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ ᮘᮧᮌᮧᮁ}}|Basa Sunda Bogor}}) atau '''Dialek Bogor'''{{sfnp|Hammarström|Forkel|Haspelmath|2019}} adalah sebuah dialek dari [[Bahasa Sunda]] yang dituturkan di sebagian besar wilayah [[Kabupaten Bogor]] dan [[Kota Bogor]]. Dialek ini memiliki memiliki beberapa perbedaan dengan Bahasa Sunda Standar/[[Bahasa Sunda Priangan|Dialek Priangan]] dan lebih berhubungan dekat dengan [[Bahasa Sunda Banten]],{{Sfnp|Suramiharja|Hidayat|Mulyana|Sjarif|pp=14|1984}}''{{Sfnp|Suramiharja|Hidayat|Mulyana|Sjarif|pp=271|1984}}'' tetapi penutur dialek ini masih mengenal [[Tatakrama bahasa Sunda]] (sistem tuturan honorifik pada bahasa Sunda) seperti yang digunakan pada dialek Priangan meskipun penggunaannya tidak terlalu ketat
Ciri-ciri khusus Bahasa Sunda yang digunakan di wilayah kabupaten Bogor diduga dapat terjadi dalam berbagai tataran kebahasaan; misalnya, dalam bidang [[fonologi]], [[morfologi]], [[Leksikologi|leksis]], [[sintaksis]], [[semantik]], dan beberapa ciri prosodi seperti ''pitch'', ''stress'', dinamik, tempo, jeda, [[intonasi]], dan kontur. Keseluruhannya dipergunakan dalam pengucapan bahasa Sunda sehari-hari.{{Sfnp|Suramiharja|Hidayat|Mulyana|Sjarif|pp=13-14|1984}}
|