Andam: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Add 1 book for Wikipedia:Pemastian (20220409)) #IABot (v2.0.8.7) (GreenC bot
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 6:
[[Berkas:Rubber mulch.jpg|jmpl|ka|200px|Mulsa karet, yang bisa didapatkan dari bahan limbah seperti ban bekas]]
 
'''Mulsa''' adalah material penutup tanaman budidaya yang dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tumbuh dengan baik. Mulsa dapat bersifat permanen seperti [[serpihan kayu]], atau sementara seperti [[mulsa plastik]]. Mulsa dapat diaplikasikan sebelum penanaman dimulai maupun setelah tanaman muncumuncul. Mulsa organik akan secara alami menyatu dengan tanah dikarenakan proses alami yang melibatkan [[organisme tanah]] dan pelapukan non-biologis. Mulsa digunakan pada berbagai aktivitas pertanian, mulai dari [[pertanian subsisten]], ber[[kebun]], hingga [[pertanian industri]].<ref>{{cite book|title=RHS A-Z encyclopedia of garden plants|url=https://archive.org/details/azencyclopediaof0000unse|year=2008|publisher=Dorling Kindersley|location=United Kingdom|isbn=1405332964|pages=1136}}</ref>
 
Mulsa dibedakan menjadi dua macam dilihat dari bahan asalnya, yaitu mulsa organik dan anorganik. '''Mulsa organik''' berasal dari bahan-bahan alami yang mudah terurai seperti sisa-sisa tanaman seperti jerami dan alang-alang. Mulsa organik diberikan setelah tanaman /bibit ditanam. Keuntungan mulsa organik adalah dan lebih ekonomis (murah), mudah didapatkan, dan dapat terurai sehingga menambah kandungan bahan organik dalam tanah. Contoh mulsa organik adalah [[alang-alang]]/ jerami, ataupun cacahan batang dan daun dari tanaman jenis rumput-rumputan lainnya. [[Kompos]] bisa digunakan sebagai mulsa di permukaan lahan.