Kresna: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
kTidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.9.2
Baris 218:
Dalam kitab ''[[Mahabharata]]'', [[Yudistira]], sepupu Kresna dari [[kerajaan Kuru]] ingin mengadakan upacara [[Rajasuya]]. Atas saran Kresna, ia mengerahkan saudara-saudaranya (para [[Pandawa]]) untuk menaklukkan para raja di [[Bharatawarsha]] ([[India]]). Di antara para raja, yang sulit ditaklukkan adalah [[Jarasanda]], raja [[kerajaan Magadha|Magadha]]. [[Bima]]—salah satu Pandawa—menantangnya untuk bertarung dengan [[gada]]. Mereka bertarung selama 27 hari. Setiap kali matahari terbenam, mereka beristirahat untuk melanjutkan pertarungan pada hari berikutnya. Jarasanda sulit dibunuh. Pada hari ke-28, atas petunjuk Kresna, Bima membelah tubuh Jarasanda menjadi dua bagian (kanan-kiri), dan melemparkannya ke arah berlawanan. Dengan demikian, Jarasanda dapat dibunuh.
 
Setelah Jarasanda dikalahkan, upacara [[Rajasuya]] diselenggarakan oleh [[Yudistira]] dan para raja yang ditaklukkannya diundang untuk menghadirinya. Untuk menghormati para undangannya, Yudistira memutuskan untuk memberi hadiah kepada orang-orang yang paling utama di antara mereka. Ia meminta saran [[Bisma]], kakeknya untuk menentukan siapa yang berhak diberikan hadiah terlebih dahulu. Bisma menyarankan agar hadiah diberikan kepada Kresna, dan Yudistira pun menyetujuinya. Akan tetapi, keputusan tersebut ditolak oleh [[Sisupala]]. Sisupala menghina Kresna secara bertubi-tubi, namun Kresna tetap bersabar. Sesuai janji Kresna kepada ibu Sisupala, ia tidak akan membunuh Sisupala kecuali bila makian yang diterimanya dari Sisupala sudah lebih dari seratus kali. Setelah Sisupala menghina Kresna lebih dari seratus kali, Kresna mengeluarkan senjata cakranya kemudian memenggal kepala Sisupala. Menurut legenda, Sisupala—beserta [[Dantawaktra]], rekannya—adalah reinkarnasi [[Jaya dan Wijaya]], penjaga pintu gerbang [[Waikuntha]], kediaman [[Wisnu]]. Karena melarang [[Catursana]] memasuki Waikuntha, mereka dihukum untuk turun ke bumi, dan atas keinginan mereka sendiri, mereka dilahirkan sebagai musuh Wisnu dan dibunuh oleh Wisnu sendiri. Tindakan Kresna (sebagai [[awatara]] Wisnu) membunuh Sisupala telah membebaskan jiwa Sisupala dari [[reinkarnasi]] yang harus dialaminya sehingga jiwanya kembali menuju Waikuntha.<ref>{{cite web|url=http://www.mantraonnet.com/shopping/comic-books/gods/krishna-shishupal.html|title=Deities: Krishna & Shishupal|access-date=2010-12-15|archive-date=2011-10-02|archive-url=https://web.archive.org/web/20111002090459/http://www.mantraonnet.com/shopping/comic-books/gods/krishna-shishupal.html|dead-url=yes}}</ref>
 
=== Baratayuda dan ''Bhagawadgita'' ===