Dodik P. Wijaya: Perbedaan antara revisi
Konten dihapus Konten ditambahkan
Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.9.3 |
|||
Baris 22:
Dodik sapaan akrabnya berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Keterbatasan ekonomi mengharuskan ia untuk tidak menempuh pendidikan tinggi secara langsung. Bekerja serabutan dan menjadi guru sukarelawan di pelosok desa di [[Madura]] adalah pilihan aktivitasnya.<ref>{{Cite news|url=https://www.liputan6.com/citizen6/read/2921879/dodik-p-wijaya-kita-berdaulat-penuh-atas-masa-depan-sendiri|title=Dodik P Wijaya: Kita Berdaulat Penuh Atas Masa Depan Sendiri|last=Winarta|date=2017-04-16|work=[[Liputan6.com]]|language=id|access-date=2020-06-04|first=Karmin|editor-last=Winarta|editor-first=Karmin}}</ref> Setahun kemudian, pada tahun 2010 Ia memulai pendidikan formal [[Sarjana|S1]] di [[Universitas Trunojoyo|Universitas Trunojoyo Madura]] melalui [[Beasiswa Bidikmisi]]. Pemuda yang selalu mendapatkan beasiswa sejak pendidikan dasar ini aktif di dunia organisasi sejak bangku SMP. Dirinya sempat diamanahi sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa [[Universitas Trunojoyo]] periode 2014-2015<ref>{{Cite web|url=http://www.dibidikmisi.com/2019/04/dari-bumi-ke-langit-kumpulan-kisah.html|title=Dari Bumi ke Langit, Kumpulan Kisah Inspiratif tentang Perjuangan Penerima Beasiswa Bidikmisi UTM|website=Radar Bidikmisi {{!}} Power Of Alumni Bidikmisi Indonesia|access-date=2020-06-04|archive-date=2020-06-04|archive-url=https://web.archive.org/web/20200604052435/http://www.dibidikmisi.com/2019/04/dari-bumi-ke-langit-kumpulan-kisah.html|dead-url=yes}}</ref> dan Pengurus Cabang [[Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia]] Kabupaten [[Kabupaten Bangkalan|Bangkalan]].
Meskipun aktif bergelut di dunia organisasi, komitmen untuk membahagiakan kedua orang tuanya melalui pencapaian prestasi akademik selalu dia jaga dengan baik. Beberapa kiprahnya di organisasi menghasilkan prestasi baik tingkat nasional hingga internasional. Ia bersama beberapa temannya mendirikan PERMADANI DIKSI Nasional (Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi Bidikmisi Nasional) yang hingga kini beranggotakan lebih dari 200 universitas baik swasta dan negeri di seluruh [[Indonesia]]. Dia juga dianugerahi the Platinum Certificate Leadership Award pada 16th Annual Student Leadership Award of [[Michigan State University]].<ref>{{Cite web|url=https://radarmadura.jawapos.com/read/2018/01/22/42403/penerima-certified-certificate-leadership-award|title=Penerima Certified Certificate Leadership Award|last=JawaPos.com|date=2018-01-22|website=radarmadura.jawapos.com|language=id|access-date=2020-06-04|archive-date=2020-06-04|archive-url=https://web.archive.org/web/20200604052439/https://radarmadura.jawapos.com/read/2018/01/22/42403/penerima-certified-certificate-leadership-award|dead-url=yes}}</ref>
Atas beberapa capaian yang telah banyak menginspirasi banyak pemuda Indonesia, pada tahun 2019 kedua orang tuanya (Benni Wijaya dan Siti Amina) dianugerahi Orang Tua Hebat oleh [[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia]].<ref>{{Cite web|url=https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=249900243|title=Dodik dan Novi: Kepala Jadi Kaki, Kaki Jadi Kepala (3) {{!}} Sahabat Keluarga|website=sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id|access-date=2020-06-04|archive-date=2020-06-04|archive-url=https://web.archive.org/web/20200604052437/https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost%2Fxview&id=249900243|dead-url=yes}}</ref> Sebuah penghargaan untuk memberikan inspirasi kepada para putra-putri dan seluruh orang tua [[Indonesia]] bahwa lahir dan tumbuh dari lingkungan ekonomi yang terbatas tidak lantas harus membatasi mimpi untuk terus berprestasi dan berkontribusi untuk negeri.
|