Batang Hari: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Amaikpiliang (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Amaikpiliang (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 66:
[[Berkas:KITLV A498 - Luchtfoto van vermoedelijk de Batanghari rivier te Nederlands-Indië, KITLV 377692.tiff|jmpl|250px|Sungai Batang Hari sekitar tahun 1935.]]
Sungai ini panjangnya sekitar 800&nbsp;km. Mata airnya berasal dari [[Gunung Rasan]] (2585 m),<ref name=theland>{{Cite web |url=http://indahnesia.com/indonesia/JAMINT/introduction.php |title=The land of the Batang Hari river |access-date=2009-05-08 |archive-date=2016-11-17 |archive-url=https://web.archive.org/web/20161117211444/http://indahnesia.com/indonesia/JAMINT/introduction.php |dead-url=yes }}</ref> dan yang menjadi hulu dari Batang Hari ini adalah sampai kepada [[Danau Di atas]], yang sekarang masuk kepada wilayah [[Kabupaten Solok]], provinsi [[Sumatra Barat]], dan mengalir ke selatan sampai ke daerah [[Sungai Pagu, Solok Selatan|Sungai Pagu]], sebelum berbelok ke arah timur. Aliran dari sungai ini melalui beberapa daerah yang ada di provinsi Sumatra Barat dan provinsi [[Jambi]], seperti [[Kabupaten Solok Selatan]], [[Kabupaten Dharmasraya]], [[Kabupaten Bungo]], [[Kabupaten Tebo]], [[Kabupaten Batang Hari]], [[Kota Jambi]], [[Kabupaten Muaro Jambi]] dan [[Kabupaten Tanjung Jabung Timur]], sebelum lepas ke perairan timur sumatra dekat [[Muara Sabak, Tanjung Jabung Timur|Muara Sabak]].
Pada Batang Hari ini ada banyak sungai lain yang bermuara padanya di antaranya [[Sungai Gumanti|Batang Gumanti]], [[Sungai Bangko|Batang Bangko]], [[Sungai Sangir|Batang Sangir]], [[Sungai Momong|Batang Momong]], [[Sungai Jujuan|Batang Jujuan]], [[Sungai Pangian|Batang Pangian]], [[Sungai Timpeh|Batang Timpeh]], Batang Siek, [[Batang Merangin]], Batang Tebo, Batang Pelepat, Batang Tabir, [[Batang Tembesi]], dan lain sebagainya. Sistem aliran sungai ini membawa banyak deposit [[emas]], sehingga muncul nama legendaris [[Swarnadwipa]] ("pulau emas") yang diberikan dalam [[bahasa Sanskerta]] bagi Pulau Sumatra.
 
Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Hari merupakan DAS terbesar kedua di Indonesia, mencakup luas areal tangkapan (''catchment area'') ± 4.9 juta Ha. Sekitar 76 % DAS Batang Hari berada pada provinsi Jambi, sisanya berada pada provinsi Sumatra Barat.