Pengadilan Agama: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tahapan Penanganan Perkara di Persidangan: Menambahkan pemaparan referensi
Tag: kemungkinan menambah konten tanpa referensi atau referensi keliru
Susunan: Penambahan rangkuman halaman
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 43:
 
== Susunan ==
Susunan Pengadilan Agama terdiri dari Pimpinan, Hakim Anggota, [[Panitera]], Sekretaris, dan [[JurusitaJuru Sita]].
 
=== Pimpinan ===
Baris 80:
=== Sekretaris ===
Pengadilan Agama mempunyai Sekretariat yang dipimpin oleh seorang Sekretaris dan dibantu oleh tiga Kepala Sub Bagian.
 
=== Juru Sita ===
Juru Sita memiliki tugas utama yakni melakukan panggilan persidangan untuk para pihak Pengugat dan Tergugat serta menghadirkan ahli dan juga menyampaikan dokumen asli keputusan persidangan serta teguran kepada pengugat dan tergugat, Juru sita juga berperan dalam melaksanakan penyitaan barang dan melakukan eksekusi kepada para pengugat yang tidak dapat membuktikan dalil-dalil tuntutannya, menurut pasal 39 Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang peradilan agama Juru Sita diharuskan Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun apabila Juru Sita tidak bersetatus PNS maka Instansi tersebut melakukan tindak Pidana melawan hukum sebagaimana diatur dengan pasal 1 ayat (1) KUHP, Juru Sita juga terikat dengan kode etik yang termuat dalam PP Nomor 14 tahun 2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, Juru Sita wajib menumbuhkan kepercayaan masyarakat pencari keadilan yang seadil-adilnya, Juru Sita sangat terlarang memberikan kesan memihak kepada salah satu Pengugat atau Tergugat yang berperkara, tupoksi Juru Sita bukanlah pekerjaan yang mudah oleh sebab itu hal ini yang wajib diarus utamakan oleh Instansi Pengadilan Agama karena apabila surat pemanggilan dan dokumen asli keputusan hakim ketua tidak tersampaikan kepada pengugat dan tergugat yang terpenting maka akan dimanpaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di luar pengadilan agama, hal ini salah satu yang membuat perceraian di Indonesia semakin meningkat, namun apabila sistem struktur persidangan dilaksanakan dengan prosedur yang benar maka perceraian di Negara Kesatuan Republik Indonesia akan semakin berkurang<ref>https://www.pa-pangkalankerinci.go.id/berita/arsip-artikel/1171-kilas-balik-tugas-juru-sita-dan-juru-sita-pengganti-di-pengadilan-agama-pangkalan-kerinci-oleh-afrinal-dendi</ref>.
 
== Daftar Pengadilan Agama/Mahkamah ==