Garai: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Dikembalikan Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
20041027 tatsu (bicara | kontrib)
k Mengembalikan suntingan oleh 182.3.69.60 (bicara) ke revisi terakhir oleh Wagino Bot
Tag: Pengembalian SWViewer [1.4]
Baris 25:
Selain itu Sorgum dikenal memiliki manfaat yang lebih baik daripada tepung terigu karena bebas gluten dan memiliki angka indeks glikemik yang rendah sehingga turut mendukung tren gerakan konsumen bebas gluten diet seperti di negara-negara maju.
 
== Produksi ==
Y
Sorgum termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan karena membutuhkan biaya perawatan yang termasuk murah dan bisa ditanam secara [[tumpang sari]] dengan padi gogo, kedelai, kacang tanah atau tembakau, ataupun ditanam dengan [[pertanaman tunggal]]. Dalam satu kali tanam, sorgum dapat dipanen lebih satu kali sehingga sorgum tergolong tanaman yang memiliki produktivitas yang tinggi. Daerah budidaya sorgum sangat luas, sorgum dapat hidup mulai dari [[dataran rendah]] hingga [[dataran tinggi]] dengan iklim tropis-kering sampai iklim basah.<ref>{{Cite journal|last=Biba|first=M. Arsyad|date=2015|title=Prospek pengembangan sorgum untuk ketahanan pangan dan energi|url=|journal=Iptek Tanaman Pangan|volume=6|issue=2|pages=|doi=}}</ref><ref>{{Cite web|last=P|first=Dwilaksono|last2=u|date=2021-03-04|title=Potensi Sorghum Sebagai Pangan Alternatif Pengganti Beras|url=https://www.budidayatani.com/potensi-sorghum-sebagai-pangan.html|website=Budidaya Tani|language=id-ID|access-date=2021-03-04}}</ref>
 
Di Indonesia, daerah pengembangan sorgum cukup luas. Saat ini, daerah penghasil sorgum meliputi [[Jawa Tengah]] ([[Kabupaten Pati|Pati]], [[Kabupaten Demak|Demak]], [[Kabupaten Wonogiri|Wonogiri]], [[Kabupaten Grobogan|Grobogan]]), [[Daerah Istimewa Yogyakarta|Yogyakarta]] ([[Kabupaten Gunungkidul|Gunung Kidul]], [[Kabupaten Kulon Progo|Kulon Progo]]), [[Jawa Timur]] ([[Kabupaten Lamongan|Lamongan]], [[Kabupaten Bojonegoro|Bojonegoro]], [[Kabupaten Tuban|Tuban]], [[Kota Probolinggo|Probolinggo]]), dan sebagian daerah di [[Nusa Tenggara Barat]] dan [[Nusa Tenggara Timur]].<ref>{{Cite journal|last=Sirappa|first=M.P.|date=2003|title=Prospek Pengembangan Sorgum di Indonesia sebagai Komoditas Alternatif untuk Pangan, Pakan, dan Industri|url=|journal=Jurnal Litbang Pertanian|volume=22|issue=4|pages=133-140|doi=}}</ref> Tanaman sorgum termasuk tanaman prioritas kedua untuk petani di Nusa Tenggara Timur setelah tanaman jagung, karena selain sorgum dapat ditanam pada lahan-lahan yang kurang menguntungkan, seperti memiliki curah hujan yang rendah, sistem pengairan yang terbatas, serta kondisi lahan yang tidak terlalu subur, tanaman sorgum juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.<ref>{{Cite journal|last=Subagio|first=Herman dan Muh Aqil|date=2013|title=Pengembangan Produksi Sorgum di Indonesia.|url=|journal=Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian|volume=|issue=|pages=199-214|doi=}}</ref> Selain itu, sorgum juga dapat diolah menjadi beberapa produk makanan seperti beras, mie, makanan ringan dan tepung.<ref>{{Cite web|last=UKM|first=UPT Pelatihan Koperasi dan|date=2022-12-05|title=Pelatihan Pembuatan Beras Analog dan Tepung dari Sorgum|url=https://uptdiklatukm.diskopukm.jatimprov.go.id/2022/12/05/pelatihan-digital-marketing-untuk-strategi-branding-santripreneur/|website=UPT PELATIHAN DINAS KOPERASI DAN UKM PROVINSI JAWA TIMUR|language=en-US|access-date=2023-01-30}}</ref>
 
[[Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara|TNI AU]] dan [[Kementerian Pertanian Republik Indonesia|Kementerian Pertanian]] (Kementan) sepakat mengembangkan tanaman Sorgum, sebagai komoditi bahan pangan yang akan dikembangakan kedua belah pihak. Kesepakatan tersebut tertuang dalam naskah kesepahaman bersama antara TNI AU dan Kementan, yang ditandantangani oleh [[Kepala Staf TNI Angkatan Udara|KSAU]] Marsekal TNI [[Fadjar Prasetyo]] dan [[Daftar Wakil Menteri Pertanian Indonesia|Wakil Menteri Pertanian]] (Wamentan) [[Harvick Hasnul Qolbi]], di Lanud [[Sutan Sjahrir|Sutan Sahrir]], [[Kota Padang|Padang]], Selasa (29/11/2022). Untuk mendukung program [[Ketahanan pangan|Ketahanan Pangan]], TNI AU telah menyiapkan lahan kurang produktif di Lanud Sutan Syahrir seluas 12 Hektar untuk pengembangan tanaman Sorgum. Diharapkan program ini dapat membantu ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya<ref>{{Cite web|date=30 November 2022|title=Tanda Tangani MOU Ketahanan Pangan, TNI AU-Kementan Sepakat Kembangkan Tanaman Sorgum|url=https://www.zonamiliter.com/2022/11/30/tanda-tangani-mou-ketahanan-pangan-tni-au-kementan-sepakat-kembangkan-tanaman-sorgum/|website=ZONAMILITER.COM|access-date=25 Desember 2022}}</ref>.
 
== Spesies ==