Siantar Selatan, Pematangsiantar: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
menambahkan konten dan rujukan
k menambahkan rujukan
Baris 22:
Ketika Kota Pematangsiantar mengalami perluasan wilayah pada tahun 1986, Kecamatan Siantar Selatan tetap menjadi bagian dari Kota Pematangsiantar bersama tiga kecamatan sebelumnya. Wilayah Kota Pematangsiantar bertambah luas dari empat kecamatan menjadi enam kecamatan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 1986 yang diterbitkan tanggal 10 Maret 1986. Penambahan wilayah berasal dari sembilan desa/kelurahan di [[Kabupaten Simalungun]]. Sehingga Kota Pematangsiantar terdiri dari 38 desa/kelurahan dengan luas wilayah menjadi 70,23 km<sup>2</sup>.{{Sfn|Abdullah, dkk.|2021|p=69}}
 
== AdministratifWilayah administratif ==
[[Berkas:(Peta_Wilayah)_Kecamatan_Siantar_Selatan,_Pematangsiantar.svg|kiri|jmpl|Pembagian Wilayah Kelurahan di Kecamatan Siantar Selatan]]Wilayah Kecamatan Siantar Selatan terbagi menjadi 6 kelurahan. Keenam kelurahannya yakni [[Aek Nauli, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Aek Nauli]], [[Karo, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Karo]], [[Kristen, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Kristen]], [[Martimbang, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Martimbang]], [[Simalungun, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Simalungun]], dan [[Toba, Siantar Selatan, Pematangsiantar|Toba]].<ref>{{ButuhCite rujukanweb|last=Walikota Pematangsiantar|date=2017|title=Peraturan Walikota Pematangsiantar Nomor 06 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kota Pematangsiantar|url=https://peraturan.bpk.go.id/Download/257200/PERWAL%20PEMATANG%20SIANTAR%20NO.%206%20TAHUN%202017.pdf|website=Peraturan BPK|at=Pasal 20 Ayat (1) Nomor 3|access-date=21 November 2023}}</ref>
 
=== Kelurahan Kristen ===