Danau Lindu: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Daeng Tacinde (bicara | kontrib)
Daeng Tacinde (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Baris 1:
'''Danau Lindu''' merupakan [[danau]] yang terletak di Kecamatan [[Lindu]], Kabupaten [[kabupaten Sigi|Sigi]], Provinsi [[Sulawesi Tengah]], [[Indonesia]] dan berada di dalam [[Taman Nasional Lore Lindu|Taman Nasional Lore Lindu.]] Luasnya mencapai 34,88&nbsp; km² dengan kedalaman maksimum 72,6 meter, kedalaman rata-rata 38 meter dan berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan air laut<ref name=":0">{{Cite book|last=Lukman|first=Lukman|date=2007|title=Danau Lindu, Keteduhan yang Merindu|location=Jakarta|publisher=LIPI Press.|url-status=live}}</ref>. Danau Lindu adalah danau terbesar ke delapan di [[Pulau Sulawesi]] dan kedua di [[Provinsi Sulawesi Tengah]] setelah [[Danau Poso]].<ref>{{Cite news|first=Kanwil Sulteng|date=2022-01-23|title=Kanwil Kemenkumham Sulteng, Suarakan Tahun 2022 sebagai Tahun Cipta dari Danau Lindu|url=https://sulteng.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-utama/4654-kemenkumham-sulteng-sosialisasikan-kekayaan-intelektual-di-danau-lindu#:~:text=Danau%20Lindu%20adalah%20danau%20terbesar,mencapai%20tempat%20tersebut%20dengan%20lancar.|work=Web Kanwil Kemenkumham|access-date=2022-12-23}}</ref> {{Kotak info danau
'''Danau Lindu''' merupakan [[danau]] yang terletak di Kecamatan [[Lindu]], Kabupaten [[kabupaten Sigi|Sigi]], Provinsi [[Sulawesi Tengah]], [[Indonesia]] dan berada di dalam [[Taman Nasional Lore Lindu]].
 
 
Kedalaman maksimum Danau Lindu yaitu 72,6 m yang berada di arah Timur laut Desa Anca, ketinggian 982 m di atas permukaan laut (Lukman, 2007).
 
Luasnya mencapai 34,88&nbsp;km² dengan kedalaman maksimum 72,6 meter, kedalaman rata-rata 38 meter dan berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan air laut<ref>{{Cite book|last=Lukman|first=Lukman|date=2007|title=Danau Lindu, Keteduhan yang Merindu|location=Jakarta|publisher=LIPI Press.|url-status=live}}</ref>. Danau Lindu adalah danau terbesar ke delapan di [[Pulau Sulawesi]] dan kedua di [[Provinsi Sulawesi Tengah]] setelah [[Danau Poso]].<ref>{{Cite news|first=Kanwil Sulteng|date=2022-01-23|title=Kanwil Kemenkumham Sulteng, Suarakan Tahun 2022 sebagai Tahun Cipta dari Danau Lindu|url=https://sulteng.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-utama/4654-kemenkumham-sulteng-sosialisasikan-kekayaan-intelektual-di-danau-lindu#:~:text=Danau%20Lindu%20adalah%20danau%20terbesar,mencapai%20tempat%20tersebut%20dengan%20lancar.|work=Web Kanwil Kemenkumham|access-date=2022-12-23}}</ref>{{Kotak info danau
| lake_name = Danau Lindu
| image_lake = Danau Lindu w bird 2007.jpg
Baris 32 ⟶ 27:
 
== Geomorfologi ==
Danau Lindu dimasukkandikategorikan ke dalam kelassebagai [[danau tektonik]].<ref>{{Cite book|last=Hasim|date=April 2017|url=https://repository.ung.ac.id/karyailmiah/show/5252/hasim-buku-model-pengelolaan-danau-sebuah-kajian-transdisipliner.html|title=Model Pengelolaan Danau: Sebuah Kajian Transdisipliner|location=Gorontalo|publisher=Ideas Publishing|pages=7|url-status=live}}</ref> Pembentukannya terjadi selama era [[Pliosen]] setelah bak besar dilokalisasi dari sebuah bagian rangkaian pegunungan akibat dari proses alam berupa kekuatan geologis yang dahsyat. Pada kenyataannya danau ini secara geologi berada di wilayah [[Sesar]] Palu-Koro yang membelah [[Pulau Sulawesi]] dari [[Teluk Palu]] hingga Sungai Leboni. Danau Lindu dikelilingi oleh sejumlah gunung seperti [[Gunung Nokilalaki]] (2.357 m), Gunung Lantawungu (2.270 m) dan Gunung Tumawu (2.120 m). Terdapat 16 [[sungai]] utama yang mengalirkan air ke [[danau]] ini. Empat di antaranya yang terbesar yaitu Sungai Kati, Sungai LambosaLembosa, Sungai Langko, dan Sungai Wongkodono. Sedangkan saluran keluar [[danau]] ini melalui [[Sungai Rawa, Sungai Apit, Siak|Sungai Rawa]] yang kemudian masuk ke Sungai Gumbasa, anak [[Sungai Palu]].
 
== Keanekaragaman Hayat'''i''' ==
Danau Lindu terkenal dengan melimpahnya ikan air tawar. Terdapat 10 spesies ikan di danau ini dan 6 di antaranya merupakan ikan yang dilepas-liarkan secara sengaja seperti [[ikan mas]], [[mujair]], sepat, gurame, tawes, dan lele. Sedangkan 4 spesies lainnya adalah ikan endemik di antaranya adalah ikan Sidat dan ikan ''Xenopoecilus sarasinorum'' yang sudah jarang ditemui. Selain ikan air tawar, Danau Lindu juga menyimpan keanekaragaman fauna krustasea seperti udang ''[[Caridina linduensis]], [[Caridina dali]]'', dan ''[[Caridina kaili]]'' yang merupakan krustasea endemik Danau Lindu<ref>{{Cite journal|last=Annawaty|first=Annawaty|last2=Wowor|first2=Daisy|last3=Farajallah|first3=Achmad|last4=Setiadi|first4=Dede|last5=Suryobroto|first5=Bambang|date=2016-04-01|title=Habitat Preferences and Distribution of the Freshwater Shrimps of the Genus Caridina (Crustacea: Decapoda: Atyidae) in Lake Lindu, Sulawesi, Indonesia|url=https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1978301915300243|journal=HAYATI Journal of Biosciences|volume=23|issue=2|pages=45–50|doi=10.1016/j.hjb.2016.04.001|issn=1978-3019}}</ref>. Sementara jenis [[burung]] yang ada terdapat 15 spesies di antaranya yaitu Belibis Hutan, Kuntul, dan lainnya. Di danau ini juga terdapat satwa endemik katak sulawesi ''(Bufo celebensis)''. Danau Lindu merupakan habitat bagi berbagai macam tumbuhan dan hewan yang kini mulai berkurang keanekaragamannya karena menurunnya populasi spesies serta hilangnya beberapa spesies, seperti tanaman Rano.
 
== Transportasi ==
Perjalanan menuju Danau Lindu dapat dimulai dari [[Kota Palu]] dengan kendaraan yangroda hanyadua bisamaupun sampairoda ke [[Kulawi, Sigi|Kecamatan Kulawi]]. Untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya dapat ditempuh dengan menggunakan ojek melalui medan yang menantangempat. Danau Lindu yang dikelilingi oleh punggung [[pegunungan]] yang dahulunya memang sulit untuk dijangkau oleh kendaraan bermotor. Untuk menuju danau ini, dahulu masyarakat setempat mengunakan jasa [[kuda]] beban yang disebut pateke<ref name=":0" />. Jika terdapat kendaraan bermotor roda dua, maka itu adalah kendaraan bermotor yang sudah dimodifikasi, termasukuntuk ojekmelalui medan yang menantang.
 
== Pariwisata ==
Danau Lindu menjadi salah satu objek wisata di Sulawesi Tengah karena memiliki [[panorama]] alam yang indah.<ref>{{Cite book|last=Sani, M. Y., dan Suni, M.|date=2019|url=http://repository.poltekparmakassar.ac.id/553/1/BUKU%20-%20WISATA%20BAHARI%20RAGAM%20BUDAYA%20DAN%20PEMBANGUNAN%20BERKELANJUTAN.pdf|title=Wisata Bahari: Ragam Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan|publisher=Yayasan Gema Rakyat Semesta|isbn=978-623-90814-1-6|pages=161|url-status=live}}</ref> Hutan di sekeliling DanaDanau Lindu merupakan kawasan pegunungan. Karena itu, Danau Lindu menjadi objek wisata bagi wisatawan pejalan kaki dan pendaki [[gunung]]. Terdapat lima [[desa]] yaitu Desa Puroo, Desa Langko, Desa Tomado, Desa Anca, dan Desa Olu yang terletak di tepi Danau Lindu dan cukup terkenal akan keindahannya. Di wilayah yang berpenduduk dengan5.435 luasorang<ref>{{Cite web|title=BPS Kabupaten Sigi|url=https://sigikab.bps.go.id/publication/2021/09/24/64c0a56215a03217e606851d/kecamatan-lindu-dalam-angka-2021.html|website=sigikab.bps.go.id|access-date=2024-02-18}}</ref> wilayah ini juga terkenal dengan laboratorium untuk pemeriksaan penyakit yang disebabkan oleh sejenis cacing ''[[schistosomiasis]]'' yang hanya bisa hidup melalui perantaraan sejenis [[keong]] [[endemik]] yang juga hanya hidup dibeberapadi beberapa tempat di dunia.
 
== Referensi ==