Paleontologi: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 13:
 
=== Ilmu sejarah ===
[[File:Europasaurus_Praeparation.JPG|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:Europasaurus_Praeparation.JPG|kiri|jmpl|Persiapan fosil ''[[Europasaurus]] holgeri'']]
[[William Whewell]] (1794–1866) mengklasifikasikan paleontologi sebagai salah satu ilmu sejarah, bersamaan dengan [[arkeologi]], [[geologi]], [[astronomi]], [[kosmologi]], [[filologi]] dan sejarah itu sendiri:<ref>{{Cite book|author=Laudan, R.|date=1992|title=History and Evolution|publisher=SUNY Press|isbn=0-7914-1211-3|editor=Nitecki, M.H.|page=58|chapter=What's so Special about the Past?|quote=To structure my discussion of the historical sciences, I shall borrow a way of analyzing them from the great Victorian philosopher of science, William Whewell [...]. [...] while his analysis of the historical sciences (or as Whewell termed them, the palaetiological sciences) will doubtless need to be modified, it provides a good starting point. Among them he numbered geology, paleontology, cosmogony, philology, and what we would term archaeology and history.|editor2=Nitecki, D.V.|chapter-url=https://books.google.com/books?id=kyLRtsvLS2AC&pg=PA55}}</ref> Paleontologi bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena di masa lalu untuk merekontruksi penyebab-penyebabnya.<ref name="Cleland2002MethodologicalAndEpistemicDifferences">{{Cite journal|author=Cleland, C.E.|author-link=Carol Cleland|date=September 2002|title=Methodological and Epistemic Differences between Historical Science and Experimental Science|url=http://spot.colorado.edu/~cleland/articles/Cleland.PS.Pdf|journal=Philosophy of Science|volume=69|issue=3|pages=474–96|doi=10.1086/342453|archive-url=https://web.archive.org/web/20081003221929/http://spot.colorado.edu/~cleland/articles/Cleland.PS.Pdf|archive-date=October 3, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=dead|s2cid=224835750}}</ref> Oleh karena itu, ilmu inin memiliki tiga elemen utama: deskripsi fenomena-fenomena di masa lalu; mengembangkan sebuah teori umum mengenai penyebab berbagai jenis perubahan; dan mengaplikasikan teori-teori tersebut untuk suatu fakta yang spesifik.<ref>{{Cite book|author=Laudan, R.|date=1992|title=History and Evolution|publisher=SUNY Press|isbn=0-7914-1211-3|editor=Nitecki, M.H.|page=58|chapter=What's so Special about the Past?|quote=[Whewell] distinguished three tasks for such a historical science (1837 [...]): ' the Description of the facts and phenomena; – the general Theory of the causes of change appropriate to the case; – and the Application of the theory to the facts.'|editor2=Nitecki, D.V.|chapter-url=https://books.google.com/books?id=kyLRtsvLS2AC&pg=PA55}}</ref> Saat mencoba menjelaskan masa lalu, paleontolog dan ahli ilmu sejarah lainnya biasanya membangun satu atau lebih [[hipotesis]] mengenai penyebab-penyebabnya, lalu mencari sebuah "[[tembakan berasap]]" ("''smoking gun''"), yaitu sebuah bukti yang mendukung suatu hipotesis dengan kuat daripada hipotesis lainnya.<ref>{{cite book|last1=Perreault|first1=Charles|date=2019|url=https://books.google.com/books?id=TwyiDwAAQBAJ|title=The Quality of the Archaeological Record|location=Chicago|publisher=University of Chicago Press|isbn=978-0226631011|page=5|chapter=The Search for Smoking Guns|quote=Historical scientists successfully learn about the past by employing a 'smoking-gun' approach. They start by formulating multiple, mutually exclusive hypotheses and then search for a "smoking gun" that discriminates between these hypotheses [...].|access-date=January 9, 2020}}</ref> Terkadang, peneliti menemukan "tembakan berasap" ini secara keberuntungan yang tidak disengaha saat penelitian mengenai hal yang lain. Sebagai contoh, penemuan [[iridum]], sebuah logam yang biasanya berasal dari luar Bumi, pada lapisan perbatasan [[Kapur (zaman)|Kapur]]-[[Paleogen]] oleh [[Luis Walter Alvarez|Luis]] dan [[Walter Alvarez]] pada 1980 membuat [[Peristiwa tumbukan|tumbukan asteroid]] menjadi penjelasan [[Peristiwa kepunahan Kapur–Paleogen]] yang paling disukai (meski masih terdapat debat yang berlangung mengenai [[Deccan Traps|kontribusi dari vulkanisme]]).<ref name="Cleland2002MethodologicalAndEpistemicDifferences" />
 
Baris 20:
=== Ilmu yang berhubungan ===
Paleontologi berada diantara [[biologi]] dan geologi karena ilmu ini berfokus kepada catatan mengenai kehidupan di masa lalu, namun sumber bukti utamanya adalah [[fosil]] pada bebatuan.<ref>{{Cite encyclopedia|url=https://www.britannica.com/science/paleontology|title=paleontology {{!}} science|encyclopedia=Encyclopædia Britannica|access-date=August 24, 2017|language=en|url-status=live|archive-url=https://web.archive.org/web/20170824223403/https://www.britannica.com/science/paleontology|archive-date=August 24, 2017}}</ref><ref>{{Cite book|date=2002|url=https://archive.org/details/mcgrawhillencycl165newy/page/58|title=McGraw-Hill Encyclopedia of Science & Technology|publisher=McGraw-Hill|isbn=0-07-913665-6|page=[https://archive.org/details/mcgrawhillencycl165newy/page/58 58]}}</ref> Karena alasan sejarah, paleontologi merupakan bagian dari departemen geologi pada banyak universitas: pada abad ke-19 dan awal abad ke20, departemen-departemen geologi menemukan kepentingan bukti fosil untuk menanggali bebatuan, sementara departemen-departemen biologi kurang tertarik.<ref name="Laudan1992WhatSpecialP57">{{Cite book|author=Laudan, R.|date=1992|title=History and Evolution|publisher=SUNY Press|isbn=0-7914-1211-3|editor=Nitecki, M.H.|page=57|chapter=What's so Special about the Past?|editor2=Nitecki, D.V.}}</ref>
[[File:Joda_paleontologist.jpg|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:Joda_paleontologist.jpg|kiri|jmpl|Seorang paleontolog yang bekerja di [[Monumen Nasional John Day Fossil Beds]]]]{{Linimasa kehidupan}}
Paleontologi juga memiliki aspek yang bertumpang tindih dengan arkeologi, yang sebagian besar mempelajari dan bekerja dengan objek-objek yang dibuat oleh manusia dan dengan sisa-sisa manusia, sementara paleontologi tertarik mengnai karakteristik-karakteristik dan evolusi manusia sebagai sebuah spesies. Saat menangani bukti-bukti mengenai manusia, paleontolog dan arkeolog dapat bekerjasama. Sebagai contoh, paleontolog dapat mengidentifikasi fosil-fosil hewan atau tumbuhan disekitar sebuah [[situs arkeologi]], untuk mengetahui orang-orang yang pernah hidup disana, dan apa yang mereka makan; atau mereka dapat menganalisa iklim pada waktu saat orang-orang disana pernah tinggal.<ref name="UCMPfaqAnthro">{{cite web|title=How does paleontology differ from anthropology and archaeology?|url=http://www.ucmp.berkeley.edu/faq.php#anthro|publisher=University of California Museum of Paleontology|archive-url=https://web.archive.org/web/20080916013642/http://www.ucmp.berkeley.edu/faq.php#anthro|archive-date=September 16, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=dead}}</ref>
 
Baris 28:
 
=== Subdivisi ===
[[File:Fossil_Tyranausaurus_Rex_at_the_Royal_Tyrell_Museum,_Alberta,_Canada.jpg|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:Fossil_Tyranausaurus_Rex_at_the_Royal_Tyrell_Museum,_Alberta,_Canada.jpg|kiri|jmpl|Analisis menggunakan teknik-teknik keinsinyuran menunjukkan bahwa ''[[Tyrannosaurus]]'' memiliki gigitan yang kuat, namun mempertanyakan mengenai kemampuan berlarinya.]]
Seiring pengetahuan mengenai ilmu ini bertambah, paleontologi telah mengembangkan subdivisi-subdivisi yang terspesialisasi.<ref>{{Cite journal|author=Plotnick, R.E.|title=A Somewhat Fuzzy Snapshot of Employment in Paleontology in the United States|url=http://palaeo-electronica.org/2008_1/commentary/comment.htm|journal=Palaeontologia Electronica|publisher=Coquina Press|volume=11|issue=1|issn=1094-8074|archive-url=https://web.archive.org/web/20080518081827/http://palaeo-electronica.org/2008_1/commentary/comment.htm|archive-date=May 18, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=live}}</ref> [[Paleontologi vertebrata]] berfokus pada fosil-fosil dari ikan terawal sampai leluhur [[mamalia]] moderen. [[Paleontologi invertebrata]] menangani fosil-fosil seperti [[moluska]], [[artropoda]], cacing [[annelida]] dan [[echinodermata]]. [[Paleobotani]] mempelajari fosil-fosil [[tumbuhan]], [[alga]] dan jamur. [[Palinologi]], studi mengenai [[serbuk sari]] dan [[spora]] yang dihasilkan oleh tumbuhan darat dan [[protista]], meliputi paleontologi dan [[botani]], karena cabang ini menangani organisme hidup dan juga fosil. [[Mikropaleontologi]] mempelajari segala jenis organisme fosil mikroskopis.<ref name="UCMPpaleoSpecialisms">{{cite web|title=What is Paleontology?|url=http://www.ucmp.berkeley.edu/FAQ/whatispaleo.html|publisher=University of California Museum of Paleontology|archive-url=https://web.archive.org/web/20080803042642/http://www.ucmp.berkeley.edu/FAQ/whatispaleo.html|archive-date=August 3, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=dead}}</ref>
 
Baris 35 ⟶ 36:
 
[[Biostratigrafi]], penggunaan fosil untuk mengurutkan waktu kronologis pembentukan batuan, sangat berguna untuk paleontolog dan geolog.<ref>{{cite web|title=Biostratigraphy: William Smith|url=http://evolution.berkeley.edu/evosite/history/biostratigraphy.shtml|archive-url=https://web.archive.org/web/20080724091521/http://evolution.berkeley.edu/evosite/history/biostratigraphy.shtml|archive-date=July 24, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=dead}}</ref> [[Biogeografi]] juga berhubungan dengan geologi, dan mempelajari distribusi spasial organisme dan menjelaskan bagaimana geografi Bumi telah berubah seiring waktu.
 
== Sumber bukti ==
 
=== Fosil tubuh ===
{{Main|Fosil}}
[[File:Marrella_(fossil).png|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:Marrella_(fossil).png|kiri|jmpl|Spesimen ''[[Marrella]]'' ini menggambarkan seberapa jelas dan mendetail fosil-fosil dari sebuah [[lagerstätte]] (spesimen ini berasal dari lagerstätte [[Batu Burgess]]).]]
 
 
 
Fosil-fosil tubuh organisme biasanya menjadi jenis bukti yang paling informatif. Salah satu jenis fosil yang paling sering dijumpai adalah [[fosil kayu]], tulang, dan cangkang.<ref name="UCMPWhatIsPaleo">{{cite web|title=What is paleontology?|url=http://www.ucmp.berkeley.edu/faq.php#paleo|publisher=University of California Museum of Paleontology|archive-url=https://web.archive.org/web/20080916013642/http://www.ucmp.berkeley.edu/faq.php#paleo|archive-date=September 16, 2008|access-date=September 17, 2008|url-status=dead}}</ref> [[Fosilisasi]] adalah sebuah peristiwa yang langka, dan kebanyakan fosil telah hancur karena [[erosi]] atau [[metamorfisme]] sebelum mereka ditemukan dan digali oleh ilmuwan. Oleh karena itu catatan fosil sangat tidak lengkap. Semakin jauh mengintip ke masa lampau, semakin tak lengkap pula catatan fosilnya. Meski begitu, catatan fosil biasanya cukup untuk mengilustrasikan pola-pola sejarah kehidupan secar luas.<ref name="BentonQualityFossilRecord">{{Cite journal|author=Benton M.J.|author2=Wills M.A.|author3=Hitchin R.|date=2000|title=Quality of the fossil record through time|url=http://doc.rero.ch/record/13615/files/PAL_E635.pdf|journal=Nature|volume=403|issue=6769|pages=534–37|bibcode=2000Natur.403..534B|doi=10.1038/35000558|pmid=10676959|s2cid=4407172}}
 
: Non-technical [http://palaeo.gly.bris.ac.uk/cladestrat/news.html summary] {{webarchive|url=https://web.archive.org/web/20070809045303/http://palaeo.gly.bris.ac.uk/cladestrat/news.html|date=August 9, 2007}}</ref> Catatan fosil juga memiliki beberapa bisa: lingkungan-lingkungan yang berbeda yang dapat lebih sesuai untuk proses pengawetan berbagai jenis organisme atau bagian-bagian tubuh organisme.<ref name="Butterfield2003ExceptionalFossilPreservation">{{Cite journal|author=Butterfield, N.J.|date=2003|title=Exceptional Fossil Preservation and the Cambrian Explosion|journal=Integrative and Comparative Biology|volume=43|issue=1|pages=166–77|doi=10.1093/icb/43.1.166|pmid=21680421|doi-access=free}}</ref> Selain itu, bagian organisme yang terawetkan biasanya adalah bagian-bagian yang [[Biomineralisasi|termineralisasi]], seperti cangkang moluska atau [[tulang]]. Karena kebanyakan spesies hewan memiliki tubuh halus, mereka sudah hancur dan membusuk sebelum terfosilisasi. Oleh karena itu, meski sekarang terdapat lebih dari 30 [[filum]] hewan yang masih hidup, dua pertiganya tidak pernah ditemukan fosilnya.<ref name="CowenHistLifeEd3Pxi3">{{Cite book|author=Cowen, R.|date=2000|title=History of Life|publisher=Blackwell Science|isbn=0-632-04444-6|edition=3rd|pages=xi, 47–50, 61}}</ref>
 
Terkadang, kondisi-kondisi lingkungan yang tak biasa dapat mengawetkan jaringan lunak.<ref name="Anderson2023FossilChemicalFramework">{{Cite journal|author=Anderson, L.A.|date=2023|title=A chemical framework for the preservation of fossil vertebrate cells and soft tissues|journal=Earth-Science Reviews|volume=240|pages=104367|bibcode=2023ESRv..24004367A|doi=10.1016/j.earscirev.2023.104367|doi-access=free}}</ref> "[[Lagerstätte]]" (jamak: lagerstätten) ini memungkinkan paleontolog untuk mempelajari anatomi dalam hewan, yang pada sedimen lain hanya diwakili oleh cangkang, rusuk, cakar, atau lainnya (itupun kalau hewan tersebut terawetkan sama sekali). Meski begitu, bahkan lagerstätten sekalipun mewakili sebuah potret kehidupan yang tidak lengkap pada masa itu. Kebanyakan organisme yang hidup pada masa waktu itu barangkali tidak terwakili karena lagerstätten hanya terbatas pada segelintir jenis lingkungan, seperti pada saat organisme-organisme bertubuh lunak dapat terawetkan dengan cepat karena peristiwa-peristiwa seperti longsor lumpur; dan peristiwa-peristiwa istimewa yang menyebabkan penguburan dengan cepat, yang menyulitkan peneliti untuk mempelajari lingkungan asli hewan disana hidup.<ref>{{Cite journal|author=Butterfield, N.J.|date=2001|title=Ecology and evolution of Cambrian plankton|url=http://www.earthscape.org/r3/ES14785/ch09.pdf|journal=The Ecology of the Cambrian Radiation|location=New York|publisher=Columbia University Press|pages=200–16|access-date=September 27, 2007}}{{Dead link|date=January 2019|bot=InternetArchiveBot|fix-attempted=yes}}</ref> Kurangnya catatan fosil berarti organisme-organisme diharapkan untuk telah hidup jauh sebelum dan setelah mereka ditemukan di catatan fosil – suatu hal yang dikenal sebagai [[Efek Signor–Lipps]].<ref name="Signor1982">{{Cite journal|author=Signor, P.W.|date=1982|title=Sampling bias, gradual extinction patterns and catastrophes in the fossil record|url=http://www.csa.com/partners/viewrecord.php?requester=gs&collection=TRD&recid=A8425675AH|journal=Geological Implications of Impacts of Large Asteroids and Comets on the Earth|series=Geological Society of America Special Papers|location=Boulder, CO|publisher=Geological Society of America|volume=190|pages=291–96|doi=10.1130/SPE190-p291|isbn=0-8137-2190-3|id=A 84–25651 10–42|archive-url=https://web.archive.org/web/20200728044012/https://about.proquest.com/|archive-date=July 28, 2020|access-date=January 1, 2008|url-status=dead}}</ref>
 
=== Fosil jejak ===
[[File:CambrianRusophycus.jpg|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:CambrianRusophycus.jpg|jmpl|Fosil jejak asal [[Kambrium]], ''[[Rusophycus]]'', yang dibuat oleh seekor [[trilobit]].]]
[[File:Climactichnites_ToddGass3.jpg|pra=https://en.wiki-indonesia.club/wiki/File:Climactichnites_ToddGass3.jpg|jmpl|''[[Climactichnites]]'' — Fosil jejak Kambrium (lebar 10-12 cm) yang dihasilkan oleh seekor hewan besar mirip res-res poh di sedimen [[dataran lumpur]] di [[Wisconsin]] masa kini.]]
{{Main|Fosil jejak}}
 
[[Fosil jejak]] sebagian besar terdiri dari jejak kaki dan galian, namun juga mencakup [[koprolit]] (fosil [[tinja]]) dan tanda-tanda bekas makan.<ref name="UCMPWhatIsPaleo" /><ref name="FedonkinGehlingEtAl2007RiseOfAnimals">{{Cite book|author=Fedonkin, M.A.|author2=Gehling, J.G.|author3=Grey, K.|author4=Narbonne, G.M.|author5=Vickers-Rich, P.|date=2007|url=https://books.google.com/books?id=OFKG6SmPNuUC&pg=PA213|title=The Rise of Animals: Evolution and Diversification of the Kingdom Animalia|publisher=JHU Press|isbn=978-0-8018-8679-9|pages=213–16}}</ref> Fosil jejak signifikan terkhususnya karena mereka mewakili sebuah sumber data yang tidak terbatas pada hewan dengan bagian-bagian keras termineralisasi yang mudah terfosilisasi, dan mereka mewakili perilaku suatu organisme. Selain itu, kebanyakan fosil jejak berasal dari waktu yang jauh lebih awal daripada fosil tubuh hewan-hewan yang dianggap telah mampu untuk menghasilkannya.<ref name="Seilacher1994">e.g. {{Cite journal|author=Seilacher, A.|date=1994|title=How valid is Cruziana Stratigraphy?|journal=International Journal of Earth Sciences|volume=83|issue=4|pages=752–58|bibcode=1994GeoRu..83..752S|doi=10.1007/BF00251073|s2cid=129504434}}</ref> Meski mencocokan sebuah fosil jejak kepada pembuatnya tidak mungkin, fosil jejak, contohnya, dapat menyediakan bukti fisik terawal kemunculan hewan yang lumayan kompleks (setara dengan [[cacing tanah]]).<ref name="FedonkinGehlingEtAl2007RiseOfAnimals" />
 
=== Pengamatan geokimia ===
{{Main|Geokimia}}
 
Pengamatan-pengamatan geokimia dapat membantu menentukan tingkat aktifitas biologis dalam skala global pada suatu periode, atau afinitas fosil-fosil tertentu. Sebagai contoh, ciri geokimiawi batuan dapat mengungkap kapan kehidupan pertamakali muncul di Bumi,<ref name="BrasierMcLoughlinEtAl2006FreshLook2">{{Cite journal|author=Brasier, M.|author-link=Martin Brasier|author2=McLoughlin, N.|author3=Green, O.|author4=Wacey, D.|date=June 2006|title=A fresh look at the fossil evidence for early Archaean cellular life|url=http://physwww.mcmaster.ca/~higgsp/3D03/BrasierArchaeanFossils.pdf|journal=[[Philosophical Transactions of the Royal Society B]]|volume=361|issue=1470|pages=887–902|doi=10.1098/rstb.2006.1835|pmc=1578727|pmid=16754605|archive-url=https://web.archive.org/web/20080911075352/http://physwww.mcmaster.ca/~higgsp/3D03/BrasierArchaeanFossils.pdf|archive-date=September 11, 2008|access-date=August 30, 2008|name-list-style=amp|url-status=live}}</ref> dan dapat memberi bukti keberadaan sel-sel [[eukaryota]], yang nantinya akan mengarah ke semua organisme [[Organisme multiseluler|multisel]].<ref name="BrocksLoganEtAl1999RiseOfEukaryotes">{{Cite journal|author=Brocks, J.J.|author2=Logan, G.A.|author3=Buick, R.|author4=Summons, R.E.|date=1999|title=Archaean molecular fossils and the rise of eukaryotes|journal=Science|volume=285|issue=5430|pages=1033–36|bibcode=1999Sci...285.1033B|doi=10.1126/science.285.5430.1033|pmid=10446042|name-list-style=amp|s2cid=11028394}}</ref> Analisis perbandingan isotop karbon dapat membantu menjelaskan transisi-transisi besar pada sejarah Bumi, seperti pada [[Peristiwa kepunahan Perm–Trias]].<ref name="Twitchett2">{{Cite journal|author=Twitchett R.J.|author2=Looy C.V.|author3=Morante R.|author4=Visscher H.|author5=Wignall P.B.|year=2001|title=Rapid and synchronous collapse of marine and terrestrial ecosystems during the end-Permian biotic crisis|journal=Geology|volume=29|issue=4|pages=351–54|bibcode=2001Geo....29..351T|doi=10.1130/0091-7613(2001)029<0351:RASCOM>2.0.CO;2|s2cid=129908787}}</ref>
 
== Catatan kaki ==