Sejarah Luwu: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Borgx (bicara | kontrib)
k revert ke suntingan sebelumnya
Hamus Rippin (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 93:
 
II. Kabupaten Luwu Utara dengan batas Saluampak Kec. Sabbang sampai dengan batas Propinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, terdiri dari 19 Kecamatan, yaitu:
#- Kec. Sabbang
#- Kec. Pembantu Baebunta
#- Kec. Limbong
#- Kec. Pembantu Seko
#- Kec. Malangke
#- Kec. Malangkebarat
#- Kec. Masamba
#- Kec. Pembantu Mappedeceng
#- Kec. Pembantu Rampi
#- Kec. Sukamaju
#- Kec. Bone-bone
#- Kec. Pembantu Burau
#- Kec. Wotu
#- Kec. Pembantu Tomoni
#- Kec. Mangkutana
#- Kec. Pembantu Angkona
#- Kec. Malili
#- Kec. Nuha
#- Kec. Pembantu Towuti
 
III. Kota Palopo adalah salah saatu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota Palopo sebelumnya berstatus kota administratif yang berlaku sejak 1986 berubah menjadi kota otonom sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2002 tanggal 10 April 2002. Kota ini memiliki luass wilayah 155,19 Km2 dan berpenduduk sejumlah 120.748 jiwa dan dengan jumlah Kecamatan:
#- Telluwanua
#- Telluwarue
#- Wara
#- Wawa Selatan
#- Wara Timur
#- Wara Utara
 
IV. Kabupaten Luwu Timur adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Luwu Utara yang disahkan dengan UU Nomor 7 Tahun 2003 pada tanggal 25 Februari 2003. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 6.944,98 km2, dengan Kecamatan masing-masing:
#- Angkona
#- Burau
#- Malili
#- Mangkutana
#- Nuha
#- Sorowako
#- Tomoni
#- Towuti
#- Wotu
 
Setelah Pembagian Wilayah Kabupaten Luwu dari dua Kabupaten menjadi tiga Kabupaten dan satu Kota, maka secara otomatis luas Wilayah Kabupaten ini berkurang dengan Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo berdasarkan batas yang telah ditetapkan, yaitu: