D&R (majalah): Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Majalah D&R semula bernama Majalah Detektif & Romantika. Perubahan nama ini terjadi setelah D&R diambil alih oleh PT Grafiti Pers paska pembredelan Majalah TEMPO.
Tag: tanpa kategori [ * ]
 
perubahan typo minor
Baris 8:
=== SEJARAH ===
.'''
Setelah Majalah TEMPO dibredel oleh pemerintahan SoehartoSuharto, melalui Menteri Penerangan Harmoko , awak redaksi TEMPO terpecah dan bekerja dibeberapa media. Sebagian besar bekerja dengan Media Indonesia menerbitkan koran Media Indonesia Minggu (MIM). Beberapa bergabung dengan Gatra. Sisanya masih mencari-cari tempat yang pas untuk menuangkan idealism jurnalistiknya. Disaat yang sama, PT Grafiti Pers sebagai penerbit Majalah Tempo berencana menerbitkan majalah baru. Alasan utamanya adalah untuk ‘menampung’ dokumentasi dan buku buku diperpustaan TEMPO yang saat itu bisa dikatakan terbesar kedua setelah perpustakaan KOMPAS.
 
Pada tahun 1996, PT Grafiti Pers membeli perusahaan PT Analisa Kita; dimana salah satu produknya adalah majalah Detektif & Romantika. Saat majalah ini diambil alih statusnya sudah vacuum atau tidak lagi terbit selama bertahun tahun, tanpa awak redaksi namun tercatat masih memiliki pemimpin redaksi yang non aktif yakni Gusti Imran.
Baris 16:
'''
=== 1996 - 1998 ===
'''<nowiki/>'''
'''
 
Saat akan meluncurkan edisi perdana, situasi politik ibukota yang memanas pecah pada peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996. Kantor redaksi Majalah D&R di Salemba luluh terbakar dan menghanguskan sebagian dokumentasi foto dan berkas.
Baris 29:
'''
=== Diprotes Oleh Pemerintah ORBA ===
'''<nowiki/>'''
'''
 
Tahun 1997, Majalah D&R nyaris ditutup oleh pemerintah akibat cover disalah satu penerbitannya.
Baris 43:
'''
=== Paska Reformasi ===
'''<nowiki/>'''Sesudah reformasi, dibawah kepemimpinan BJ Habibie, perubahan terjadi dibanyak lini urusan kebebasan pers. Direksi PT Grafiti Pers bersepakat untuk kembali menerbitkan Majalah TEMPO. Semula seluruh awak redaksi D&R akan direkrut oleh TEMPO tapi karena adanya keinginan untuk D&R tetap berdiri maka kedua majalah ini terbit secara terpisah. Itu artinya Majalah D&R harus mencari investor (pemilik) baru untuk menggantikan keberadaan PT Grafiti Pers yang hanya akan menerbitkan TEMPO.
'''
 
Sesudah reformasi, dibawah kepemimpinan BJ Habibie, perubahan terjadi dibanyak lini urusan kebebasan pers. Direksi PT Grafiti Pers bersepakat untuk kembali menerbitkan Majalah TEMPO. Semula seluruh awak redaksi D&R akan direkrut oleh TEMPO tapi karena adanya keinginan untuk tetap berdiri maka kedua majalah ini terbit secara terpisah. Itu artinya Majalah D&R harus mencari investor (pemilik) baru untuk menggantikan keberadaan PT Grafiti Pers yang hanya akan menerbitkan TEMPO.
 
Posisi PT Grafiti Pers selanjutnya digantikan oleh The Jakarta Post group per 1 Oktober 1998.
Baris 51 ⟶ 49:
Pergantian kepemilikan yang terburu buru, tanpa dibarengi staregi bisnis yang matang dan mapan membuat Majalah D&R kesulitan secara keuangan. Masalahnya masih tetap pada urusan iklan. Cap sebagai majalah anti pemerintah tetap membuat sungkan perusahaan untuk bekerjasama.
 
Edisi terakhir Majalah D&R terbit dibulan Febuary 2000. Dan sejak itu ''vacuum'' terbit hingga saat ini.
 
REFERENSI