Konten dihapus Konten ditambahkan
Naval Scene (bicara | kontrib)
Naval Scene (bicara | kontrib)
Baris 92:
Pemerintah Malaysia menyatakan bahwa Syi'ah adalah sekte yang menyimpang dari Hukum Syariat dan Undang–Undang Islam yang berlaku di Malaysia, dan melarang penyebaran ajaran mereka di Malaysia.<ref>{{cite news| url= http://international.okezone.com/read/2013/09/10/411/863923/redirect |title= Malaysia Akan Tindak Tegas Penceramah Syiah |date= 10 September 2013 |author= Andreas Gerry Tuwo |website= Okezone.com |accessdate= 22 September 2013}}</ref><ref>{{cite web| title=Syiah Di Malaysia |url= http://www.e-fatwa.gov.my/fatwa-kebangsaan/syiah-di-malaysia |website=e-fatwa.gov.my |publisher= Bahagian Pengurusan Fatwa, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) |accessdate= 22 September 2013}}</ref>
 
Pada Juli tahun 2005, Raja [[Abdullah II dari Yordania]] mengadakan sebuah Konferensi Islam Internasional yang mengundang 200 ulama dari 50 negara, dengan tema "Islam Hakiki dan Perannya dalam Masyarakat Modern" (27-29 Jumadil Ula 1426 H. / 4-6 Juli 2005 M.) Di Amman, ulama-ulama tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan yang dikenal dengan sebutan [[Risalah Amman]], yang menyerukan toleransi dan persatuan dalamantar [[dunia Islam|umat Islam]] dari berbagai golongan dan mazhab yang berbeda-beda.<ref name="J47">"[http://merln.ndu.edu/archive/icg/terrorismjordans911.pdf Jordan's 9/11: Dealing With Jihadi Islamism]", Crisis Group Middle East Report N°47, 23 November 2005</ref>
 
== Kontroversi ==