Hijup

perusahaan asal Indonesia
Revisi sejak 1 Juni 2024 02.33 oleh Veracious (bicara | kontrib) (−Kategori:Situs web; ±Kategori:Situs web DagangKategori:Situs web dagang menggunakan HotCat)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hijup adalah islamic fashion e-commerce pertama di dunia yang berdiri pada tahun 2011. Dengan konsep online mall, Hijup menyediakan berbagai macam produk terbaik desainer fashion muslim Indonesia. Produk yang disediakan antara lain modest fashion items seperti, pakaian, fashion, hijab, jilbab, kerudung, mukena, tas, sepatu, dan aksesori.

Hijup
TipePerseroan terbatas
BahasaIndonesia, Inggris
Peringkat Alexa1,600 Indonesia
82,000 global
(Mei 2016) [1]
StatusAktif

Sejak awal, Hijup memposisikan dirinya sebagai perantara antara para desainer dengan calon pembeli di seluruh dunia. Hijup berusaha membangun simbiosis mutualisme; para desainer dapat meningkatkan keuntungan secara lebih efisien, sedangkan calon pembeli dapat lebih mudah menemukan kebutuhannya. HIJUP secara konsisten mengusung misi untuk menampilkan brand lokal Indonesia ke kancah dunia.

Sejarah

Hijup berdiri pada tanggal 1 Agustus 2011, atas inisiatif Diajeng Lestari [2] yang sebelumnya berprofesi sebagai pekerja kantoran. Awalnya Hijup hanya memiliki dua orang karyawan, seorang admin komputer dan seorang admin gudang, sedangkan untuk pengerjaan websites, Ajeng dibantu oleh tim IT perusahaan suaminya, CEO Bukalapak (Achmad Zaky).[3]

Pertemanan dengan beberapa desainer muslim yang tergabung dalam komunitas "Hijabers Community" membuka jalan Diajeng untuk menggaet tenant berkualitas di Hijup. Ajeng mengunjungi beragam pameran, menemui para desainer satu per satu guna mengajak mereka bergabung sebagai tenant. 14 tenant pertama dan masih bergabung sejak awal hingga kini adalah Ria Miranda, Shabilla, Casa Elana. Hijup resmi meluncur pada 1 Agustus 2011 yang ditandai oleh acara media conference di Hotel Sultan Jakarta. Berangkat dari kantor sederhana seluas 3×3 meter, dua orang karyawan, dan perlengkapan seadanya, Hijup mulai beroperasi. Ruangan ini digunakan sebagai ruang admin di saat weekday, dan berubah menjadi studio foto katalog saat weekend.

Dengan kekuatan Word of Mouth, tenant pun semakin bertambah hingga ratusan brand. Tak hanya di Indonesia, Hijup mendapat respons positif dari mancanegara seperti Brunei Darussalam, Singapura, Kanada, dan Inggris. Bahkan pada tahun pertamanya, Hijup menerima mahasiswa magang dari sebuah perguruan tinggi asal Prancis yang tertarik mendalami seluk-beluk Hijup.

Brand

Desainer

Ambassador

Referensi

  1. ^ "Info Situs hijup.com". Alexa. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-06-25. Diakses tanggal 10 Mei 2016. 
  2. ^ "Diajeng Lestari Profile". Oke Zone. 29 Juni 2015. Diakses tanggal 10 Mei 2016. 
  3. ^ "Achmad Zaky Profile". Tech In Asia. 05 Mei 2014. Diakses tanggal 10 Mei 2016. 
  4. ^ "Dian Pelangi Terpilih Menjadi Brand Ambassador Hijup". Dream Co Id. 26 April 2016. Diakses tanggal 10 Mei 2016. 
  5. ^ "Laudya Chintya Bella Terpilih Menjadi Brand Ambassador Hijup". Face To Feet. 25 April 2016. Diakses tanggal 10 Mei 2016. 

Pranala luar