Sistem Saluran Pipa Trans-Alaska
Sistem Saluran Pipa Trans-Alaska (Trans-Alaska Pipeline System atau disingkat TAPS) merupakan sistem penyaluran pipa terbesar yang ada di dunia. Saluran pipa trans-Alaska menghubungkan ladang minyak Teluk Prudhoe di Alaska utara, dengan pelabuhan yang berada di Valdez.[1] Teluk Purdhoe tesebut telah lama menjadi pusat pengeboran sejak pada tahun 1968, ketika terjadinya penemuan besar deposit minyak bumi di Lereng Utara Alaska.[2] Pipa trans-Alaska menghubungkan daerah teluk itu ke Valdez,[3] yang berada di Prince William Sound, atau sekitar 490 km di sebelah timur Anchorage, daerah tersebut merupakan pelabuhan paling utara yang ada di Amerika Utara.[4]
Saluran pipa tersebut melewati berbagai wilayah, termasuk Sagavanirktok atau pelabuhan Prudhoe, Deadhorse, Fairbanks, Fox, Glennallen, dan Kutub Utara. Selain itu, Pipa trans-Alaska juga melewati jalur yang ada di Jalan Raya James W. Dalton, jalan raya Richardson, dan jalan raya Elliott.[5][6][7]
ConocoPhillips merupakan perusahaan energi yang yang saat ini memiliki 29% saham dari TAPS. Namun, TAPS itu sendiri dioperasikan oleh Alyeska Pipeline Service Company (Alyeska). Selain itu, Alyeska juga mengoperasikan Sistem Kapal Pengawal atau Respons Kapal (SERVS), dengan membantu mengangkut tanker secara aman dan selalu siap melakukan respons apabila terdapat tumpahan dalam cakupan yang luas.[8]
Ukuran dan Bentuk
Sistem Saluran pipa Trans-Alaska memiliki panjang sekitar 800 mil atau 1.287 km, dengan diameter ukuran 48 inci (1,22 m). Awalnya TAPS dibangun dengan 11 stasiun pompa dan diperkirakan saluran pipa ini dapat mengangkut lebih dari dua juta barel per hari. Namun, pada tahun 2003 pipa tersebut hanya dapat mengangkut sekitar 1 juta barel perhari, dan pada tahun 2018 mengalami penurunan menjadi 509.000 barel per hari.[9] Akibat dari volume minyak yang dikirim lebih rendah, menyebabkan adanya pembentukan es dan penumpukan lilin yang ada pada minyak di dinding pipa, sehingga membuat minyak bergerak lebih lambat di dalam pipa. Sehingga proses tersebut menghasilkan minyak yang lebih Saat ini proses pengiriman membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk mengirim satu barel minyak, dari pelabuhan Prudhoe ke Valdez, Alaska.
Kendala tersebut menjadi tantangan bagi operator pipa trans-Alaska. Masalah tersebut juga membuat waktu pengiriman yang dibutuhkan dalam mengangkut minyak melalui pipa dari Lereng Utara ke pelabuhan Valdez lebih lama, yang sebelumnya hanya 4,5 hari pada tahun 1988 menjadi 18 hari pada tahun 2018.[10]
Pipa trans-alaska telah menjadi ikon dan telah menetapkan standar desain sejak dulu dan masih bertahan hingga saat ini. Bentuk pipa yang zig-zag membuat pipa dapat melentur jika terjadi gempa bumi. Selain itu, lebih dari setengah pipa tersebut berada di atas tanah sehingga minyak yang panas tidak melelehkan lapisan es yang ada di sepanjang rute saluran pipa.
Dahulu ketika proses pembuatan pipa tersebut, melibatkan sebanyak 78.000 orang anggota dalam membangun saluran pipa trans-Alaska. Konstruksi proyek pipa dimulai pada bulan April 1974 dan selesai pada bulan Juni 1977.[8]
Sejarah
Pipa trans-Alaska dengan panjang mencapai 800 mil ini mulai dibangun pada tahun 1974 hingga tahun 1977(mulai beroperasi). Pada proses pembangunan pipa trans-Alaska memakan biaya sebesar 8 miliar US dollar pada proses pembangunannya.[8] Tujuan dari pembangunan pipa trans-Alaska adalah sebagai bentuk upaya dalam menghadapi krisis minyak yang terjadi pada tahun 1973.[11] Akan tetapi, bersamaan dengan dibangunnya sistem saluran pipa tersebut melahirkan serangkaian masalah teknis, lingkungan, politik, hukum, keamanan bagi sekitar, keuangan dan aspek lain.[12][13]
Pada tanggal 20 Juni 1977, Minyak pertama dari Pelabuhan Prudhoe dikirim melalui pipa sepanjang 800 mil tersebut menuju ke Valdez.[14]
Referensi
- ^ "Trans-Alaska Pipeline | pipeline, Alaska, United States". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Prudhoe Bay | inlet, Alaska, United States". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Valdez | Alaska, United States". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Prince William Sound | inlet, Alaska, United States". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "PIPELINES: The long (long) road to a famous dead end". www.eenews.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Trans-Alaska Pipeline | The Milepost". www.themilepost.com. Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "R&M Through The Years: Supporting Development of the Trans-Alaska Pipeline | R&M Consultants, Inc" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ a b c "Trans-Alaska Pipeline System (TAPS)". ConocoPhillips (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Alaska - State Energy Profile Analysis - U.S. Energy Information Administration (EIA)". www.eia.gov. Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Alaska - State Energy Profile Analysis - U.S. Energy Information Administration (EIA)". www.eia.gov. Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ Swarz, Robert S. (2017). Fanmuy, Gauthier; Goubault, Eric; Krob, Daniel; Stephan, François, ed. "The Trans-Alaska Pipeline System: A Systems Engineering Case Study". Complex Systems Design & Management (dalam bahasa Inggris). Cham: Springer International Publishing: 17–27. doi:10.1007/978-3-319-49103-5_2. ISBN 978-3-319-49103-5.
- ^ "Eugene Register-Guard - Penelusuran Arsip Google Berita". news.google.com. Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "Spokane Daily Chronicle - Penelusuran Arsip Google Berita". news.google.com. Diakses tanggal 2020-02-25.
- ^ "The Trans-Alaska Pipeline". Alaska Centers (dalam bahasa Inggris). 2017-07-06. Diakses tanggal 2020-02-25.