Espreso

jenis kopi yang kuat dibuat menggunakan air panas di bawah tekanan
Revisi sejak 8 Mei 2013 04.59 oleh Abex888 (bicara | kontrib) (Membalikkan revisi 6821809 oleh 125.167.104.229 (bicara))

Espresso adalah minuman yang dihasilkan dengan mengekstraksi biji kopi yang sudah digiling dengan menyemburkan air panas di bawah tekanan tinggi.[1] Espresso berasal dari Bahasa Italia yang berarti express atau "cepat" karena dibuat untuk disajikan dengan segera kepada pelanggan.[2] Di dalam espresso terdapat lebih dari enam ratus komponen zat kimia termasuk diantaranya gula, kafein, protein, emulsi dari minyak kopi, koloid, dan partikel kopi dalam suspensi dengan gelembung gas kecil.[3] Pada setiap espresso terdapat suatu komponen yang disebut crema yang merupakan busa keemasan yang terdiri dari minyak, protein, gula yang mengambang di permukaan.[4] Secara teknis, espresso diperoleh ketika 45 ml air disemburkan melewati 7 hingga 9 gr kopi bubuk pada temperatur 90°C dengan tekanan 9 atmosfer.[3]

Secangkir espresso dengan crema pada permukaannya.

Sejarah

Pembuatan minuman (brewing) kopi seperti ini dikembangkan di Milan, Italia, sejak awal abad ke-20. Awal terciptanya espresso ditandai dengan ditemukannya mesin kopi yang dapat mengeluarkan uap dan air mendidih melalui kopi bubuk oleh Luigi Bezzera pada 1901.[5] Mesin tersebut merupakan cikal bakal dari mesin espresso yang umum digunakan saat ini.[5] Bezzera membuat mesin tersebut untuk menjawab permasalahan yang terjadi pada waktu itu, yaitu lamanya waktu pembuatan kopi yang mencapai lima menit.[6] Hak paten untuk mesin yang diciptakan Bezzera kemudian dibeli oleh Desiderio Pavoni pada 1903.[5] Perusahaan milik Pavoni pun mulai memproduksi mesin berdasarkan mesin Bezzera dan menamakannya La Pavona.[5]

Mesin buatan Bezzera dan Pavoni memiliki kelemahan karena menggunakan uap dan air mendidih sehingga memberikan rasa gosong pada minuman kopi yang sudah jadi.[5] Hingga pada 1938, mesin dengan tuas piston diciptakan oleh Cremonesi.[5] Mesin tersebut tidak menggunakan air mendidih melainkan hanya air panas sehingga rasa dari kopi yang dihasilkan lebih baik.[5]

Minuman berbahan dasar espresso

Selain disajikan sendiri, espresso sering dicampur dengan susu, buih (foam), dan air panas. Minuman seperti cappuccino dan caffe latte menggunakan espresso sebagai bahan utama dan merupakan mayoritas minuman kopi populer. [7]

  • Espresso con panna, espresso yang diberi krim kocok di atasnya.
  • Espresso macchiato, espresso yang diberi susu berbuih di atasnya.
  • Americano, espresso dengan ditambah air panas.
  • Cappuccino, terbuat dari espresso, susu yang diuapkan, dan susu berbuih.
  • Caffe latte terbuat dari espresso dan susu yang diuapkan. Untuk membuat caffe latte, isi cangkir dengan 1,5 oz. espresso, dan tuangkan uap susu ke atasnya sampai 7/8 penuh.

Lihat pula

Rujukan

  1. ^ (Inggris) Illy, Andrea (2005). Espresso coffee: the science of quality. Espresso coffee: the science of quality. ISBN 978-0-12-370371-2. 
  2. ^ (Inggris) Espresso Coffee, Coffee Research. Diakses pada 6 Juli 2011.
  3. ^ a b (Inggris) Zimmer, Susan (2007). I Love Coffee. Andrews McMeel Publishing, LLC. ISBN 978-0-7407-6377-9. 
  4. ^ "Kosakata Kopi : Espresso, Shot, Cappucino, Latte..." Diakses tanggal 2011-01-12. 
  5. ^ a b c d e f g (Inggris) The History of Espresso, Passion for Coffee. Diakses pada 7 Juli 2011.
  6. ^ (Inggris) A Short History of Espresso, Home Barista. Diakses pada 8 Juli 2011.
  7. ^ "Espresso-based Drinks". Diakses tanggal 20 Oct 2012.