Daftar Bupati Bogor

artikel daftar Wikimedia

Bupati Bogor adalah kepala daerah tingkat II yang memegang pemerintahan di Kabupaten Bogor bersama dengan wakil bupati dan 120 anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor
Petahana
Iwan Setiawan

sejak 28 April 2022
Masa jabatan5 tahun
Dibentuk1948
Pejabat pertamaIpik Gandamana
Situs webwww.bogorkab.go.id

Bupati dan Wakil Bupati Bogor dipilih melalui pemilihan umum yang dilaksanakan 5 tahun sekali. Pemilu Bupati Bogor yang terakhir dilaksanakan, yaitu pada tahun 2018, dimenangkan oleh Ade Yasin didampingi oleh Iwan Setiawan sebagai wakil bupati. Pada tanggal 26 April 2022, Ade Yasin dengan beberapa jajarannya dan sejumlah pejabat BPK terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK dalam kasus suap, di mana pihak Ade Yasin menggelontorkan uang sekitar 1,9 Miliar kepada beberapa pejabat BPK agar BPK memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.[1]

Iwan Setiawan sebagai wakil bupati pasangan Ade Yasin saat pemilu 2018, pada tanggal 28 April 2022 mengaku telah mendapat instruksi lisan dari Ridwan Kamil yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, agar dirinya mengambil alih kepemimpinan sebagai pelaksana tugas (Plt). Kendati demikian, Iwan menyebut belum mendapat surat resmi dari Kemendagri terkait jabatan pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor.[2]

Pemilihan umum Bupati Bogor yang diadakan secara langsung pertama kali dilakukan pada 24 Agustus 2008 yang dimenangkan oleh Rachmat Yasin, kakak laki-laki dari Ade Yasin.

Sejarah

Pada masa kemerdekaan, Kabupaten Bogor dipimpin oleh Ipik Gandamana yang diangkat sebagai Patih Bogor pada tahun 1948. Saat itu, Kabupaten Bogor dalam kondisi yang menegangkan setelah tentara Belanda menyerbu wilayah Bogor, termasuk mata-matanya dan menyebarkan politik adu domba (bahasa Belanda: de vide impera). Beberapa kali Ipik dibujuk untuk bergabung dengan Belanda dengan berbagai macam cara, termasuk ditawari jabatan menjadi Patih Bogor di lingkungan pemerintahan Belanda, namun beliau tetap menolak dan membela Pemerintah Republik Indonesia. Saat dalam pengasingan, Ipik Gandamana menerima tugas dari Pemerintah Indonesia untuk menyusun pemerintahan darurat Kabupaten Bogor dan beliau ditetapkan menjadi Bupati Bogor, kemudian diangkat lagi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat untuk merangkap sebagai Bupati Lebak. Perjalanan panjang Ipik dalam menerima tugas, selain berkaitan dengan penyusunan pemerintahan darurat Kabupaten Bogor tidak pernah berhenti, walaupun harus menghuni sel di penjara Paledang, karena menolak bekerja sama dengan pemerintah Belanda atau Recomba.

Selama penyusunan pemerintahan darurat Kabupaten Bogor, Raden Endoey Abdoellah diangkat sebagai Wedana Istimewa yang melaksanakan tugas pokok pengerahan tenaga rakyat untuk perjuangan, pengerahan bahan makanan untuk keperluan perjuangan, menghadapi dan atau mengikuti perundingan-perundingan dengan Belanda dan perantaraan Komisi Tiga Negara (KTN), yaitu Australia, Amerika Serikat dan Tiongkok.

Daftar

Berikut merupakan daftar Bupati Bogor.

No. Potret Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Partai Wakil Bupati Periode Referensi
1   Ipik Gandamana 1948 1949 Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia   N/A 1 [ket. 1]
2   Abdoellah Natadipoera 1950 1958 Non Partai   N/A 2
3   Raden Kahfi 1958 1960 Majelis Syuro Muslimin Indonesia   N/A 3
1960 1961 4
4 Karta Dikaria 1961 1967 Non Partai   N/A 5
5   Wissatya Sasemita 1968 1973   N/A 6
6   Raden Mochamad Muchlis 1973 1976   N/A 7
7   Ayib Rughby 1976 1978 Militer   N/A
1978 30 Desember 1983 8 [ket. 2]
8   Soedardjat Nataatmadja 30 Desember 1983 30 Desember 1988   N/A 9
9 Eddie Yoso Martadipura 30 Desember 1988 30 Desember 1993   Moh. Masduki
(1994–?)
10
30 Desember 1993 30 Desember 1998 11
10   Agus Utara Effendi 30 Desember 1998 30 Desember 2003   N/A 12 [ket. 3]
30 Desember 2003 30 Desember 2008   Laode Albert Pribadi 13
(2003)
11   Rahmat Yasin 30 Desember 2008 30 Desember 2013 Partai Persatuan Pembangunan   Karyawan Faturahman 14
(2008)
30 Desember 2013 25 November 2014 Nurhayanti 15
(2013)
12   Nurhayanti 16 Maret 2015 30 Desember 2018 Non Partai   N/A [ket. 4]
13   Ade Yasin 30 Desember 2018 Petahana Partai Persatuan Pembangunan   Iwan Setiawan 16
(2018)
[3]
  Non Partai

Pelaksana tugas Bupati

Berikut daftar Penjabat dan Pelaksana Tugas Bupati yang menggantikan Bupati petahana yang sedang cuti kampanye atau dalam masa transisi.

Potret Pelaksana tugas Bupati Mulai jabatan Akhir jabatan Masa Ket. Bupati Definitif
Asep Subridi
(Pejabat sementara)
1960 1960 4 [ket. 5] Raden Kahfi
  Nurhayanti
(Pelaksana tugas)
8 Desember 2014 16 Maret 2015 15
(2013)
Rahmat Yasin
Catatan
  1. ^ Diangkat sebagai Patih Bogor ditengah kondisi menegangkan setelah tentara Belanda menyerbu Kabupaten Bogor.
  2. ^ Pada masa kepemimpinannya dibentuk Kota Administratif Depok di Kabupaten Bogor.
  3. ^ Pada masa kepemimpinannya, Kota Administratif Depok dimekarkan dari Kabupaten Bogor, sehingga menjadi Kota Depok.
  4. ^ Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bogor.
  5. ^ Pejabat sementara. Kemudian dilantik sebagai Kepala Desa Jabung (sekarang Jatimekar) pada tahun 1964—1969 dan Kepala Stasiun interchange Jabung yang menjabat tahun 1969—1972

Lihat Pula

Referensi

  1. ^ detikJabar, Tim. "Pusaran Suap Bupati Bogor Ade Yasin: 8 Orang Jadi Tersangka!". detikjabar. Diakses tanggal 2022-04-28. 
  2. ^ Media, Kompas Cyber (2022-04-28). "Wabup Iwan Setiawan Diminta Ridwan Kamil Pimpin Bogor, Ini Tugas Terdekatnya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2022-04-28. 
  3. ^ "Ade Yasin Resmi Jadi Bupati Bogor". www.republika.co.id. 

Pranala luar