Bolivia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Add 1 book for Wikipedia:Pemastian (20220913sim)) #IABot (v2.0.9.1) (GreenC bot
Bot5958 (bicara | kontrib)
k Perbaikan untuk PW:CW (Fokus: Minor/komestika; 1, 48, 64) + genfixes
Baris 13:
=== Pra-kolonial ===
 
[[File:Map_of_Wari_and_TiawakuMap of Wari and Tiawaku.svg|thumb|270px|Tiwanaku pada batas teritorial terbesarnya, 950 M (batas yang ditunjukkan).]]
 
Wilayah yang sekarang dikenal sebagai Bolivia telah diduduki selama lebih dari 2.500 tahun ketika [[orang Aymara|Aymara]] tiba. Namun, saat ini Aymara mengasosiasikan diri mereka dengan peradaban kuno [[Kekaisaran Tiwanaku]] yang beribukota di [[Tiwanaku]], di Bolivia Barat. Ibu kota Tiwanaku sudah ada sejak 1500 SM saat masih berupa desa kecil berbasis pertanian.{{sfn|Fagan|2001|p={{page needed|date=July 2013}}}}
 
Komunitas [[Aymara|Aymara]] tumbuh menjadi proporsi perkotaan antara 600 M dan 800 M, menjadi kekuatan regional yang penting di [[Andes]] selatan. Menurut perkiraan awal,{{When|date=February 2014}} kota ini mencakup kira-kira {{convert|6.5|sqkm|abbr=off|sp=us}} pada tingkat maksimumnya dan memiliki antara 15.000 dan 30.000 penduduk.{{sfn|Kolata|1993|p=145}} Pada tahun 1996 [[Pencitraan satelit]] digunakan untuk memetakan sejauh mana fosil suka kollus (ladang yang tergenang banjir) melintasi tiga lembah utama Tiwanaku, tiba di pembawa populasi perkiraan kapasitas antara 285.000 dan 1.482.000 orang.{{sfn|Fagan|2001|p={{page needed|date=July 2013}}}}
 
Sekitar 400 M, Tiwanaku berubah dari kekuatan lokal yang dominan menjadi negara predator. Tiwanaku memperluas jangkauannya ke Yungas dan membawa budaya dan cara hidupnya ke banyak budaya lain di Peru, Bolivia, dan Chili. Tiwanaku bukanlah budaya kekerasan dalam banyak hal. Untuk memperluas jangkauannya, Tiwanaku menggunakan kecerdasan politik yang besar, menciptakan koloni, mendorong perjanjian perdagangan (yang membuat budaya lain agak tergantung), dan melembagakan kultus negara.<ref name="McAndrews, Timothy L. 1997">{{cite journal|last=McAndrews|first=Timothy L.|author2=Albarracin-Jordan, Juan |author3=Bermann, Marc |title=Regional Settlement Patterns in the Tiwanaku Valley of Bolivia|url=https://archive.org/details/sim_journal-of-field-archaeology_spring-1997_24_1/page/67|journal=Journal of Field Archaeology|year=1997|volume=24|issue=1|pages=67–83|doi=10.2307/530562|jstor=530562}}</ref>
Baris 54:
Perkiraan populasi dari tiga kota utama pada tahun 1843 adalah La Paz 300.000, Cochabamba 250.000 dan Potosi 200.000.<ref>''The National Cyclopaedia of Useful Knowledge, Vol III'', London, Charles Knight, 1847, p.528.</ref>
 
Periode ketidakstabilan politik dan ekonomi pada awal hingga pertengahan abad ke-19 melemahkan Bolivia. Selain itu, selama [[Perang Pasifik]] (1879–83), [[Cili]] menduduki wilayah yang luas yang kaya akan [[Sumber daya alam|sumber daya alam]] di sebelah barat daya Bolivia, termasuk [[Pantai|pantai]] Bolivia. Cili menguasai wilayah [[Chuquicamata]] hari ini, ladang ''salitre'' ([[Kalium nitrat|saltpeter]]) yang bersebelahan, dan pelabuhan [[Antofagasta]] di antara wilayah Bolivia lainnya.
 
Sejak kemerdekaan, Bolivia telah kehilangan lebih dari setengah wilayahnya ke negara-negara tetangga.<ref>{{cite book |last=McGurn Centellas |first=Katherine |date=June 2008 |title=For Love of Land and Laboratory: Nation-building and Bioscience in Bolivia |url=https://books.google.com/books?id=VXD4SlJQYDgC&pg=PA97 |location=Chicago |isbn=9780549565697 |access-date=14 October 2015 |archive-url=https://web.archive.org/web/20151015203222/https://books.google.com/books?id=VXD4SlJQYDgC&pg=PA97 |archive-date=15 October 2015 |url-status=live }}</ref> Melalui saluran diplomatik pada tahun 1909 , ia kehilangan lembah Sungai Madre de Dios dan wilayah Purus di Amazon, menghasilkan 250,000&nbsp;km<sup>2</sup> ke Peru.<ref>{{Citation|last=Portal Educabolivia|title=Pérdidas territoriales de Bolivia|date=1 August 2014|url=https://www.youtube.com/watch?v=Ftw65nhfXsA| archive-url=https://ghostarchive.org/varchive/youtube/20211123/Ftw65nhfXsA| archive-date=2021-11-23 | url-status=live|access-date=28 May 2019}}{{cbignore}}</ref> Ia juga kehilangan [[Acre]], dalam [[Pengepungan Acre (1799)|Perang Acre]], penting karena daerah ini dikenal dengan produksi karetnya. Petani dan tentara Bolivia bertempur sebentar tetapi setelah beberapa kemenangan, dan menghadapi kemungkinan perang total melawan Brasil, mereka terpaksa menandatangani [[Perjanjian Petrópolis]] pada tahun 1903, di mana Bolivia kehilangan wilayah yang kaya ini. Mitos populer mengatakan bahwa presiden Bolivia Mariano Melgarejo (1864–71) menukar tanah itu dengan apa yang disebutnya "kuda putih yang luar biasa" dan Acre kemudian dibanjiri oleh orang Brasil, yang akhirnya menyebabkan konfrontasi dan ketakutan akan perang dengan Brasil.<ref>{{Cite web|title=National Gallery: Bolivia {{!}} History Today|url=https://www.historytoday.com/national-gallery/national-gallery-bolivia|access-date=2021-11-05|website=www.historytoday.com}}</ref> Pada akhir abad ke-19, kenaikan harga dunia perak membawa Bolivia relatif makmur dan stabilitas politik.
Baris 63:
[[File:Map Bolivia territorial loss-en.svg|thumb|250px|Kerugian teritorial Bolivia (1867–1938)]]
 
Selama awal abad ke-20, [[Timah|timah]] menggantikan perak sebagai sumber kekayaan negara yang paling penting. Suksesi pemerintahan yang dikendalikan oleh elit ekonomi dan sosial mengikuti kebijakan kapitalis [[Laissez-faire]] selama 30 tahun pertama abad ke-20.<ref>{{cite web |author=Rabanus, David |url=http://www.bolivien-liest.de/en/country_en.html |title=Background note: Bolivia |publisher=Bolivien-liest.de |access-date=14 July 2013 |archive-url=https://web.archive.org/web/20130825224419/http://www.bolivien-liest.de/en/country_en.html |archive-date=25 August 2013 |url-status=live }}</ref>
 
Kondisi kehidupan penduduk asli, yang merupakan sebagian besar penduduk, tetap menyedihkan. Dengan kesempatan kerja yang terbatas pada kondisi primitif di pertambangan dan di perkebunan besar yang berstatus hampir feodal, mereka tidak memiliki akses ke pendidikan, kesempatan ekonomi, dan [[Partisipasi politik|partisipasi politik]]. Kekalahan Bolivia oleh Paraguay dalam [[Perang Chaco]] (1932–1935), di mana Bolivia kehilangan sebagian besar wilayah [[Gran Chaco]] dalam sengketa, menandai titik balik.<ref>{{cite book |author=Osborne, Harold |title=Bolivia: A Land Divided |publisher=London: Royal Institute of International Affairs |year=1954}}</ref><ref>{{cite web |author=History World |title=History of Bolivia |publisher=National Grid for Learning |year=2004 |url=http://www.historyworld.net/wrldhis/PlainTextHistories.asp?historyid=ac11 |access-date=12 May 2006 |archive-url=https://web.archive.org/web/20060821200723/http://www.historyworld.net/wrldhis/PlainTextHistories.asp?historyid=ac11 |archive-date=21 August 2006 |url-status=live }}</ref><ref>{{cite news |last=Forero |first=Juan |title=History Helps Explain Bolivia's New Boldness |work=The New York Times|url=https://www.nytimes.com/2006/05/07/weekinreview/07forero.html |date=7 May 2006 |access-date=26 April 2010 |archive-url=https://web.archive.org/web/20090416175436/http://www.nytimes.com/2006/05/07/weekinreview/07forero.html |archive-date=16 April 2009 |url-status=live }} [http://www.geography.wisc.edu/archiveNews/2006/pdf/NYT-History%20Geography%20Bolivia.pdf (PDF)] {{webarchive|url=https://web.archive.org/web/20090324233328/http://www.geography.wisc.edu/archiveNews/2006/pdf/NYT-History%20Geography%20Bolivia.pdf |date=24 March 2009 }}, University of Wisconsin–Madison, Department of Geography</ref>
 
Pada tanggal 7 April 1943, Bolivia memasuki [[Perang Dunia II]], bergabung dengan bagian dari [[Blok Sekutu dalam Perang Dunia II|Sekutu]], yang menyebabkan presiden [[Enrique Peñaranda]] menyatakan perang terhadap [[Blok Poros|kekuatan Poros]] dari [[Jerman Nazi|Jerman]], [[Kerajaan Italia di bawah Fasisme (1922-1943)|Italia]] dan [[Kekaisaran Jepang|Jepang]].
 
[[Gerakan Nasionalis Revolusioner]] (MNR), partai politik paling bersejarah, muncul sebagai partai berbasis luas. Menolak kemenangannya dalam pemilihan presiden tahun 1951, MNR memimpin revolusi yang sukses pada tahun 1952. Di bawah Presiden [[Víctor Paz Estenssoro]], MNR, yang memiliki tekanan rakyat yang kuat, memperkenalkan [[Hak pilih universal|hak pilih universal]] ke dalam platform politiknya dan melaksanakan reformasi tanah yang luas yang mempromosikan pendidikan pedesaan dan nasionalisasi tambang timah terbesar di negara itu.
 
=== Akhir abad ke-20 ===
Baris 100:
 
=== Geologi ===
[[File:Koppen-Geiger Map BOL present.svg|thumb|270px|upright=1.4|Peta Bolivia klasifikasi iklim Köppen.<ref>{{cite journal |last1=Beck |first1=Hylke E. |last2=Zimmermann |first2=Niklaus E. |last3=McVicar |first3=Tim R. |last4=Vergopolan |first4=Noemi |last5=Berg |first5=Alexis |last6=Wood |first6=Eric F. |title=Present and future Köppen-Geiger climate classification maps at 1-km resolution |journal=Scientific Data |date=30 October 2018 |volume=5 |page=180214 |doi=10.1038/sdata.2018.214|pmid=30375988 |pmc=6207062 |bibcode=2018NatSD...580214B }}</ref>]]
 
[[Geologi]] [[Bolivia]] terdiri dari berbagai [[Litologi|litologi]] yang berbeda serta [[Tektonika lempeng|tektonik]] dan lingkungan sedimen. Pada skala sinoptik, satuan geologi bertepatan dengan satuan topografi. Pada dasarnya, negara ini dibagi menjadi daerah pegunungan barat yang dipengaruhi oleh proses [[Subduksi|subduksi]] di Pasifik dan dataran rendah di timur yang stabil pada [[Geologi|platform]] dan [[Perisai (geologi)|perisai]].
 
=== Iklim ===
[[File:Chacaltaya 2.jpg|thumb|269px|right|Resor Ski di [[Chacaltaya]], [[La Paz, Bolivia|Departemen La Paz]]]]
 
Iklim Bolivia bervariasi secara drastis dari satu ekoregion ke ekoregion lainnya, dari tropis di timur ''[[Llanos]]'' hingga [[Iklim kutub|iklim kutub]] di Andes barat. Musim panas yang hangat, lembab di timur dan kering di barat, dengan hujan yang sering mengubah suhu, kelembaban, angin, [[Tekanan atmosfer|tekanan atmosfer]] dan penguapan, menghasilkan iklim yang sangat berbeda di daerah yang berbeda. Ketika fenomena klimatologi yang dikenal sebagai ''[[El Niño–Osilasi Selatan|El Niño]]''<ref>{{cite web |language=es |url=http://www.itdg.org.pe/archivos/desastres/reportemarzo.pdf |archive-url= https://web.archive.org/web/20050308110026/http://www.itdg.org.pe/archivos/desastres/reportemarzo.pdf |archive-date=8 March 2005 |title=Fortalecimiento de las Capacidades locales para enfrentar El Fenómeno del Niño en Perú y Bolivia |publisher=itdg.org.pe |access-date=14 July 2013}}</ref><ref>{{cite web |title=Deja 56 muertos "El Niño" en Bolivia |publisher=El Financiero |url=http://www.elfinanciero.com.mx/ElFinanciero/Portal/cfpages/contentmgr.cfm?docId=48449&docTipo=1&orderby=docid&sortby=ASC |access-date=14 July 2013 |language=es |archive-url=https://web.archive.org/web/20070927001813/http://www.elfinanciero.com.mx/ElFinanciero/Portal/cfpages/contentmgr.cfm?docId=48449&docTipo=1&orderby=docid&sortby=ASC |archive-date=27 September 2007}}</ref> terjadi, hal itu menyebabkan perubahan besar dalam w pemakan Musim dingin sangat dingin di barat, dan salju turun di pegunungan, sedangkan di wilayah barat, hari berangin lebih sering terjadi. Musim gugur kering di daerah non-tropis.
*''Llanos''. A [[Kelembapan|kelembapan]] [[Iklim|iklim tropis]] dengan suhu rata-rata {{convert|25|°C|F}}. Angin yang datang dari [[Hutan Amazon|Hutan hujan Amazon]] menyebabkan curah hujan yang signifikan. Pada bulan Mei, curah hujan rendah karena angin kering, dan sebagian besar hari memiliki langit yang cerah. Meski begitu, angin dari selatan, yang disebut ''surazos'', dapat membawa suhu dingin yang berlangsung beberapa hari.
*''[[Altiplano]]''. [[Iklim gurun|Gurun]]-[[Iklim kutub|Polar]], dengan angin kencang dan dingin. Suhu rata-rata berkisar antara 15 hingga 20&nbsp;°C. Pada malam hari, suhu turun drastis hingga sedikit di atas 0&nbsp;°C, sedangkan pada siang hari, cuaca kering dan [[Sinar matahari|radiasi matahari]] yang cukup tinggi. [[Ibun abadi|Tanah beku]] terjadi setiap bulan, dan sering turun salju.
*Lembah dan ''Yungas'', Iklim [[Suhu|suhu]]. Angin timur laut yang lembab didorong ke pegunungan, membuat wilayah ini sangat lembab akibat curah hujan. Suhu lebih dingin di tempat yang lebih tinggi. Salju terjadi pada ketinggian {{convert|2000|m|ft|sp=us}}.
*''[[Gran Chaco|Chaco]]''. [[Subtropis]] [[Iklim semi-kering|iklim semi-kering]]. Hujan dan lembap di bulan Januari dan sisa tahun, dengan siang yang hangat dan malam yang dingin.
 
=== Masalah dengan perubahan iklim ===
 
Bolivia sangat rentan terhadap konsekuensi negatif [[Perubahan iklim|perubahan iklim]]. Dua puluh persen [[Gletser]] tropis dunia terletak di dalam negeri,<ref>{{Cite report |url=https://d1tn3vj7xz9fdh.cloudfront.net/s3fs-public/file_attachments/bolivia-climate-change-adaptation-0911_4.pdf|title=Bolivia Climate change, poverty and adaptation|date=October 2009|publisher=Oxfam International|access-date=12 December 2018|archive-url=https://web.archive.org/web/20181215222211/https://d1tn3vj7xz9fdh.cloudfront.net/s3fs-public/file_attachments/bolivia-climate-change-adaptation-0911_4.pdf|archive-date=15 December 2018|url-status=live}}</ref> dan lebih sensitif terhadap perubahan suhu karena iklim tropis tempat mereka berada. Suhu di Andes meningkat sebesar 0,1&nbsp;°C per dekade dari tahun 1939 hingga 1998, dan baru-baru ini tingkat kenaikannya telah meningkat tiga kali lipat (menjadi 0,33&nbsp;° C per dekade dari 1980 hingga 2005),<ref>{{Cite journal|last1=Rangecroft|first1=Sally|last2=Harrison|first2=Stephan|last3=Anderson|first3=Karen|last4=Magrath|first4=John|last5=Castel|first5=Ana Paola |last6=Pacheco|first6=Paula|date=November 2013|title=Climate Change and Water Resources in Arid Mountains: An Example from the Bolivian Andes|journal=Ambio|volume=42|issue=7|pages=852–863|doi=10.1007/s13280-013-0430-6 |issn=0044-7447 |pmc=3790128|pmid=23949894}}</ref> menyebabkan gletser surut dengan kecepatan tinggi dan menciptakan kekurangan air yang tak terduga di kota-kota pertanian Andes. Petani telah mengambil pekerjaan sementara di kota ketika hasil panen mereka buruk, sementara yang lain mulai meninggalkan sektor pertanian secara permanen dan bermigrasi ke kota-kota terdekat untuk pekerjaan lain;<ref>{{Cite journal|last1=Berkes|first1=Fikret|last2=Boillat|first2=Sébastien|date=31 October 2013|title=Perception and Interpretation of Climate Change among Quechua Farmers of Bolivia: Indigenous Knowledge as a Resource for Adaptive Capacity|journal=Ecology and Society|volume=18|issue=4|doi=10.5751/ES-05894-180421 |issn=1708-3087|url=http://dlc.dlib.indiana.edu/dlc/bitstream/handle/10535/9194/ES-2013-5894.pdf?sequence=1&isAllowed=y|access-date=6 April 2019|archive-url=https://web.archive.org/web/20180721042143/http://dlc.dlib.indiana.edu/dlc/bitstream/handle/10535/9194/ES-2013-5894.pdf?sequence=1&isAllowed=y|archive-date=21 July 2018|url-status=live|doi-access=free}}</ref> beberapa orang melihat migran ini sebagai generasi pertama [[Pengungsi iklim|pengungsi iklim]].<ref>{{cite web|url=http://www.worldbank.org/en/news/video/2013/02/05/melting_glaciers_the_slow_disaster_in_the_andes_bolivia|title=Melting glaciers: The Slow Disaster in the Andes|website=World Bank|language=en|access-date=12 December 2018|archive-url=https://web.archive.org/web/20180301074847/http://www.worldbank.org/en/news/video/2013/02/05/melting_glaciers_the_slow_disaster_in_the_andes_bolivia|archive-date=1 March 2018|url-status=live}}</ref> Kota-kota yang berbatasan dengan lahan pertanian, seperti El Alto, menghadapi tantangan dalam menyediakan layanan bagi masuknya pendatang baru; karena tidak ada sumber air alternatif, sumber air di kota itu kini dibatasi.
 
Pemerintah Bolivia dan lembaga lainnya telah mengakui perlunya menanamkan kebijakan baru untuk memerangi [[Perubahan iklim|efek perubahan iklim]]. [[Bank Dunia]] telah menyediakan dana melalui [[Dana Iklim Hijau|Climate Investment Funds]] (CIF) dan menggunakan Program Percontohan untuk Ketahanan Iklim (PPCR II) untuk membangun sistem [[Irigasi|irigasi]] baru, melindungi tepi sungai dan daerah aliran sungai, dan bekerja untuk membangun sumber daya air dengan bantuan masyarakat adat.<ref>{{cite web|url=http://www.worldbank.org/en/news/press-release/2014/07/25/world-bank-fund-climate-change-adaptation-bolivia|title=World Bank to Help Fund Climate Change Adaptation in Bolivia|website=World Bank|language=en|access-date=12 December 2018|archive-url=https://web.archive.org/web/20181216030915/http://www.worldbank.org/en/news/press-release/2014/07/25/world-bank-fund-climate-change-adaptation-bolivia|archive-date=16 December 2018|url-status=live}}</ref> Bolivia juga telah menerapkan Strategi Bolivia tentang Perubahan Iklim, yang didasarkan pada tindakan di empat bidang berikut:
 
# Mempromosikan pembangunan bersih di Bolivia dengan memperkenalkan perubahan teknologi di sektor pertanian, kehutanan, dan industri, yang bertujuan untuk mengurangi emisi GRK dengan dampak positif terhadap pembangunan.
Baris 127:
[[File:Lama glama Laguna Colorada 2.jpg|thumb|278px|binatang nasional Bolivia,{{citation needed|date=July 2022}} [[Llama]] di [[Laguna Colorada]].]]
 
Bolivia, dengan keragaman [[Makhluk hidup|organisme]] dan [[Ekosistem|ekosistem]] yang sangat beragam, adalah bagian dari "[[Negara megadiversitas]]".<ref>{{cite web|url=http://pe.biosafetyclearinghouse.net/actividades/2009/grouplmmc.pdf|title=LIKE MINDED MEGADIVERSE COUNTRIES|access-date=6 January 2014|archive-url=https://web.archive.org/web/20140106190738/http://pe.biosafetyclearinghouse.net/actividades/2009/grouplmmc.pdf|archive-date=6 January 2014|url-status=live}}</ref>
 
Ketinggian variabel Bolivia, mulai dari {{convert|90|-|6542|m|ft|sp=us}} di atas permukaan laut, memungkinkan keanekaragaman hayati yang luas. Wilayah Bolivia terdiri dari empat jenis [[Bioma|bioma]], 32 wilayah ekologis, dan 199 ekosistem. Dalam wilayah geografis ini terdapat beberapa taman alam dan cagar alam seperti [[Taman Nasional Noel Kempff Mercado]], [[Taman Nasional Madidi]], [[Taman Nasional Tuna]], [[Cagar Alam Nasional Eduardo Avaroa Andean]], dan [[Taman Nasional Kaa-Iya del Gran Chaco]] dan [[Kawasan Alam Pengelolaan Terpadu]].
 
Bolivia memiliki lebih dari 17.000 spesies tanaman benih, termasuk lebih dari 1.200 spesies [[Tumbuhan paku|pakis]], 1.500 spesies ''[[Lumut hati|marchantiophyta]]'' dan [[Lumut|lumut]] lainnya, dan setidaknya 800 spesies [[Jamur|jamur]] . Selain itu, ada lebih dari 3.000 spesies [[Tumbuhan obat|tanaman obat]]. Bolivia dianggap sebagai tempat asal spesies seperti [[Capsicum|paprika]] dan [[Capsicum|cabai]], [[Kacang|kacang]], [[Kacang jogo|kacang jogo]], [[Singkong|yucca]], dan beberapa jenis palem. Bolivia juga secara alami memproduksi lebih dari 4.000 jenis [[Kentang|kentang]]. Negara ini memiliki skor rata-rata [[Indeks Integritas Lanskap Hutan|Forest Landscape Integrity Index]] 2018 sebesar 8,47/10, menempati peringkat ke-21 secara global dari 172 negara.<ref name="FLII-Supplementary">{{cite journal|last1=Grantham|first1=H. S.|last2=Duncan|first2=A.|last3=Evans|first3=T. D.|last4=Jones|first4=K. R.|last5=Beyer|first5=H. L.|last6=Schuster|first6=R.|last7=Walston|first7=J.|last8=Ray|first8=J. C.|last9=Robinson|first9=J. G.|last10=Callow|first10=M.|last11=Clements|first11=T.|last12=Costa|first12=H. M.|last13=DeGemmis|first13=A.|last14=Elsen|first14=P. R.|last15=Ervin|first15=J.|last16=Franco|first16=P.|last17=Goldman|first17=E.|last18=Goetz|first18=S.|last19=Hansen|first19=A.|last20=Hofsvang|first20=E.|last21=Jantz|first21=P.|last22=Jupiter|first22=S.|last23=Kang|first23=A.|last24=Langhammer|first24=P.|last25=Laurance|first25=W. F.|last26=Lieberman|first26=S.|last27=Linkie|first27=M.|last28=Malhi|first28=Y.|last29=Maxwell|first29=S.|last30=Mendez|first30=M.|last31=Mittermeier|first31=R.|last32=Murray|first32=N. J.|last33=Possingham|first33=H.|last34=Radachowsky|first34=J.|last35=Saatchi|first35=S.|last36=Samper|first36=C.|last37=Silverman|first37=J.|last38=Shapiro|first38=A.|last39=Strassburg|first39=B.|last40=Stevens|first40=T.|last41=Stokes|first41=E.|last42=Taylor|first42=R.|last43=Tear|first43=T.|last44=Tizard|first44=R.|last45=Venter|first45=O.|last46=Visconti|first46=P.|last47=Wang|first47=S.|last48=Watson|first48=J. E. M.|title=Anthropogenic modification of forests means only 40% of remaining forests have high ecosystem integrity - Supplementary Material|journal=Nature Communications|volume=11|issue=1|year=2020|page=5978|issn=2041-1723|doi=10.1038/s41467-020-19493-3|pmid=33293507|pmc=7723057|doi-access=free}}</ref>
 
Bolivia memiliki lebih dari 2.900 spesies hewan, termasuk 398 mamalia, lebih dari 1.400 burung (sekitar 14% burung yang dikenal di dunia, menjadi negara keenam yang paling beragam dalam hal spesies burung){{cite web | url=http://www.bolivia.com/noticias/Autonoticias/DetalleNoticia40938.asp | title=Bolivia es el Sexto País con la Mayor Cantidad de Especies de Aves en el Mundo | trans-title=Bolivia is the Sixth Country with the Highest Number of Bird Species in the World | language=es | publisher=Bolivia.com | date=10 June 2009 | access-date=21 February 2014 | archive-url=https://web.archive.org/web/20140225080900/http://www.bolivia.com/noticias/AutoNoticias/DetalleNoticia40938.asp | archive-date=25 February 2014 | url-status=live}}</ref>{{Unreliable source?|date=February 2014}}, 204 [[Amfibi|amfibiaamfibi]]a, 277 [[Reptil|reptil]], dan 635 ikan dan semuanya adalah [[Ikan air tawar|ikan air tawar]] karena Bolivia adalah [[Negara berkembang terkurung daratan|negara yang terkurung daratan]]. Selain itu, ada lebih dari 3.000 jenis [[Lepidoptera|kupu-kupu]], dan lebih dari 60 [[Domestikasi|pengadopsian tumbuhan dan hewan dari kehidupan liar ke dalam lingkungan kehidupan sehari-hari manusia]].
 
Pada tahun 2020 spesies ular baru, [[Mountain Fer-De-Lance Viper]], ditemukan di Bolivia.<ref>{{Cite web|author=Aaliyah Harris|title=20 new species found, and lost wildlife rediscovered, in the Bolivian Andes|url=https://www.cnn.com/2020/12/13/americas/new-species-bolivian-andes-spc-intl-scn/index.html|access-date=2021-01-03|website=CNN}}</ref> Bolivia mendapat perhatian global karena '[[Law of the Rights of Mother Earth]]', yang memberikan hak yang sama kepada alam dengan manusia.<ref>{{Cite news | last=Solon | first=Olivia | date=11 April 2011 | url=https://www.wired.co.uk/news/archive/2011-04/11/bolivia-law-of-mother-nature | title=Bolivia Grants Nature Same Rights as Humans | newspaper=[[Wired (magazine)|Wired]] | access-date=12 February 2014 | url-status=dead | archive-url=https://web.archive.org/web/20131212174326/http://www.wired.co.uk/news/archive/2011-04/11/bolivia-law-of-mother-nature | archive-date=12 December 2013}}</ref>