Doa dan Karunia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Danang Efendi (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Danang Efendi (bicara | kontrib)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 83:
 
== Sinopsis ==
Manohara akhirnya meninggal karena sakit. Sebelum meninggal, Manohara berpesan pada Dude untuk mencari seorang gadis bernama Karunia ([[Naysila Mirdad]]), karena ia membawa Satria (anak Manohara). Tak disangka, Karunia tidak lain adalah Nia, gadis yang dikagumi Dude selama ini. Dengan penuh keyakinan, Dude pun segera melamar Karunia melalui ibu tirinya, Dianita ([[Meriam Bellina]]). Sayangnya lamaran Dude ditolak mentah-mentah, karena Dianita ingin Dude menikah dengan anak kandungnya, Fresilia ([[Tsania Marwa]]). Dude menolak, karena ia mencintai Karunia. Penolakan Dude membuat Dianita dan Fresillia marah dan kemudian menyiksa Karunia. Gadis itu dilarang untuk bertemu lagi dengan Dude.
 
Di satu kesempatan, Dude bertemu Karunia secara tak sengaja lalu mengutarakan perasaannya. Karunia bingung, di satu sisi ia mencintai Dude, namun ia juga takut pada Dianita yang mengancam akan membuang Satria jika Nia masih berhubungan dengan Dude. Dengan berat hati, akhirnya Karunia menolak cinta Dude.
 
Di sisi lain, seorang pemuda bernama Glenn ([[Glenn Alinskie]]) juga merasakan perasaan yang sama pada Karunia. Tanpa berpikir panjang, ia mengajak Aldi, bapaknya, untuk segera melamar Karunia. Kali ini Dianita menerima lamaran Glenn meski tanpa persetujuan Karunia. Ia ingin agar Karunia segera lepas dari Dude.
 
Demi berbakti pada ibu tirinya, Karunia menerima lamaran Glenn. Sementara Dude harus kecewa karena sebentar lagi Karunia akan menjadi milik orang lain. Menjelang hari pernikahan yang semakin dekat, Glenn akhirnya mengetahui kalau Karunia mencintai Dude.