F/A-18 Hornet: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
InternetArchiveBot (bicara | kontrib)
Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.8.2
k -iw
Baris 56:
[[Berkas:FA-18-NAVY-Blue-Diamond.jpg|jmpl|F/A-18 milik Angkatan Laut Amerika Serikat pada sebuah misi ''Operation Enduring Freedom'' pada tahun 2002]]
 
Selama uji terbang, tonjolan pada tepi depan penstabil disertakan, dan celah antara [[perluasan tepi depan]] (''LEX'') dan badan pesawat ditambahkan. Celah-celah, yang disebut "pelepasan udara lapisan perbatasan" (''boundary layer air discharge'') (BLAD), mengendalikan pusaran-pusaran yang dihasilkan oleh LEX dan memberikan udara bersih kepada penstabil vertikal pada sudut serang yang besar, tetapi mereka juga menghasilkan sejumlah besar geseran yang merugikan, memperburuk masalah jelajah F/A-18 yang tidak memadai. McDonnell mengisi 80% celah, meninggalkan celah yang kecil pada [[:en:bleed air|bleed air]] dari asupan mesin. Ini menjadi pemicu awal masalah dengan keretakan yang melelahkan yang muncul pada penstabil vertikal karena muatan aerodinamis yang ekstrem, hasilnya adalah pemarkiran singkat pada tahun 1984 hingga penstabil selesai diperkuat. Sejak Mei 1988, penadah vertikal kecil ditambahkan pada puncak tiap-tiap LEX untuk memperluas pusaran dan mengarahkannya supaya menjauhi penstabil vertikal. Ini juga memberikan perbaikan kecil dalam hal keterkendalian sebagai dampak samping.<ref name="Jenkins_p35">Jenkins 2000, hal. 35.</ref> F/A-18 versi dini bermasalah dengan laju goncang yang tidak memadai, diperuncing oleh kekakuan sayap yang tidak memadai, terkhusus dengan muatan persenjataan di bawah sayap yang berat.
 
Produksi pertama F/A-18A terbang pada 12 April 1980. Setelah produksi berjalan sebanyak 380 unit F/A-18A<ref name="BoeingMilestones">[http://www.boeing.com/defense-space/military/fa18/fa18_milestones.htm "F/A-18 Hornet Milestones."] ''Boeing''. Retrieved: 17 March 2007.</ref> (termasuk sembilan diberikan kepada pengembangan sistem penerbangan), pembuatan pesawat ini beralih pada versi F/A-18C sejak September 1987.<ref name=FedAmSci/>
 
== Desain ==
[[Berkas:Airshowfan-dot-com--by-Bernardo-Malfitano--Image-of-Hornet-at-PCAM-Airshow.jpg|jmpl|Sebuah Hornet menampilkan aksi panjat dengan ''g'' yang besar pada sebuah pameran dirgantara. Sudut serang yang besar menyebabkan terbentuknya [[:en:Wingtip vortices|pusaran ujung sayap]] yang kuat di tepi depan perluasan.]]
 
F/A-18 adalah pesawat yang memiliki mesin kembar, sayap tengah, dan dapat menjalani berbagai misi taktis. Pesawat ini sangat lincah, sebagai dampak dari rasio dorongan-terhadap-bobot pesawat yang baik, sistem kendali digital ''[[:en:fly-by-wire|fly-by-wire]]'', dan perluasan tepi depan (''leading edge extensions'') (LEX). LEX memungkinkan Hornet untuk tetap dapat dikendalikan pada [[:en:Angle of attack|sudut serang]] yang besar. Ini karena LEX menghasilkan pusaran yang kuat di atas sayap, menghasilkan aliran udara yang bergolak di atas sayap, dan dengan demikian menunda atau menghilangkan pemisahan aerodinamis yang bertanggung jawab bagi kehilangan keefektifan permukaan aerodinamika (''stall''), memungkinkan sayap Hornet menghasilkan gaya angkat yang besarnya beberapa kali bobot pesawat, meskipun pada sudut serang yang besar. Oleh karena itu, Hornet mampu berbalik pada putaran yang ekstrem dengan rentang laju yang variatif.
 
Penstabil vertikal miring adalah unsur desain pembeda lainnya, dan di antara karakteristik desain lainnya yang memungkinkan kemampuan sudut serang besar pada Hornet adalah penstabil horizontal yang diperbesar, penutup tepi trailing yang diperbesar yang beroperasi sebagai [[:en:flaperon|flaperon]], [[flap]] yang besar dan panjang, dan pemprograman komputer kendali terbang yang melipatgandakan pergerakan tiap-tiap paras kendali pada laju rendah dan memindahkan kemudi vertikal, bukan sekadar ke kiri dan ke kanan. Selimut kinerja sudut serang normal pada Hornet diletakkan untuk pengujian menyeluruh dan perbaikan pada NASA F-18 [[:en:High Alpha Research Vehicle|Kendaraan Penelitian Alfa Tinggi]] (''HARV''). NASA menggunakan F-18 HARV untuk memeragakan karakteristik penanganan terbang pada sudut serang yang besar, yakni 65-70 derajat menggunakan baling-baling pemvektor daya dorong.<ref>[http://www.nasa.gov/centers/dryden/news/FactSheets/FS-002-DFRC.html "Lembar fakta F-18 ''High Alpha Research Vehicle'' (HARV)."] ''Pusat Penelitian Penerbangan NASA/Dryden''. Diakses pada: 1 November 2009.</ref> Penstabil F/A-18 juga digunakan sebagai kanard pada [[:en:McDonnell Douglas F-15 STOL/MTD|F-15S/MTD]] milik NASA.
 
[[Berkas:FA-18 Hornet breaking sound barrier (7 July 1999).jpg|jmpl|kiri|F/A-18 Hornet in [[transonic]] flight (Note [[Prandtl-Glauert]] condensation).]]
 
Hornet adalah salah satu pesawat terdini yang sangat banyak memanfaatkan [[:en:multi-function display|tampilan serbaguna]], di mana pada ''switch'' suatu tombol memungkinkan pilot mengendalikan kinerja tempur atau serang-darat atau kedua-duanya. Kemampuan "pengganda kekuatan" ini memberikan komandan operasi keluwesan yang lebih baik dalam hal pengendalian pesawat taktis pada suatu skenario perang yang berubah-ubah dengan cepat. Inilah pesawat tempur angkatan laut yang memadukan bus avionik multipleks digital, yang memungkinkan perbaruan dengan mudah.<ref name=FedAmSci>[http://www.fas.org/man/dod-101/sys/ac/f-18.htm "F/A-18 Hornet."] ''Federation of American Scientists''. Diakses pada: 4 Juli 2008.</ref>
<!--
The Hornet is also notable for having been designed with maintenance in mind, and as a result has required far less downtime than its heavier counterparts, the [[F-14 Tomcat]] and the [[A-6 Intruder]]. Its mean time between failure is three times greater than any other Navy strike aircraft, and requires half the maintenance time.<ref name=FedAmSci/> For example, whereas replacing the engine on the [[A-4 Skyhawk]] required removing the aircraft's tail, the engine on the Hornet is attached at only three points and can be directly removed without excessive disassembly. An experienced maintenance crew can remove and replace an F/A-18 engine in only a couple of hours.