Filsafat Yahudi: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Dibuat dengan menerjemahkan halaman "Jewish philosophy"
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1:
{{short description|Semua filsafat yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi atau berkaitan dengan agama Yahudi}}
 
{{Hatnote|"Teologi Yahudi" diarahkan ke sini. Filsafat dan [[Kabala]] adalah dua pendekatan umum pada teologi Yahudi}}
{{Agama Yahudi}}
{{Yahudi}}
{{Filsafat}}
'''Filsafat Yahudi''' ({{Lang-he|פילוסופיה יהודית}}) mencakup semua [[filsafat]] yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi atau berkaitan dengan [[agama Yahudi]]. Sebelum ''[[Haskalah]]'' (Pencerahan Yahudi) dan emansipasi Yahudi, filsafat Yahudi didominasi dengan upaya-upaya merekonsiliasi pemikiran-pemikiran baru yang ke dalam tradisi [[Yahudi Rabinik]] hingga mengorganisasikan pemikiran-pemikiran yang muncul yang tidak sepenuhnya Yahudi ke dalam kerangka dan pandangan dunia skolastik Yahudi yang unik. Dengan diterimanya mereka dalam dunia modern, bangsa Yahudi dengan pendidikan sekuler mengembangkan filsafat yang sepenuhnya baru untuk memenuhi permintaan dunia.
 
Baris 7 ⟶ 11:
 
=== Filsafat dalam Alkitab ===
[[Literatur Rabinik]] kadang-kadang memandang Abraham sebagai seorang filsuf. Beberapa cendekiawan Yahudi berpendapat bahwa [[Abraham]] memperkenalkan suatu filosofi yang dipelajari dari [[Melkisedek]];<ref>"{{cite book|title=The Melchizedek Tradition: A Critical Examination of the Sources to the Fifth Century ad and in the Epistle to the Hebrews", by |author=Fred L. Horton, Jr., Pg. |page=54, |publisher=Cambridge University Press, |year=2005, {{ISBN|isbn=0-521-01871-4}}</ref> Beberapa menganggap ''Sefer Yetzirah'' "Kitab Penciptaan" karya Abraham.<ref>"{{cite book |title=Sefer Yetzirah", By |first=Aryeh |last=Kaplan, |page=xii, |publisher=Red Wheel, |year=1997, {{ISBN|isbn=0-87728-855-0}}</ref> Satu [[Midras|midrashmidras]]<ref>Bereishit Rabba (39,1)</ref> menggambarkan cara Abraham memahami bahwa dunia ini memiliki satu pencipta dan pengarah melalui perbandingan antara dunia dan "sebuah rumah dengan satu cahaya di dalamnya", yang sekarang disebut [[Argumen teleologis|argumen dari desain]]. [[Kitab Mazmur|Zabur]] berisikan ajakan-ajakan untuk memuja kearifan Tuhan melalui ciptaan-ciptaan-Nya; karena itu, beberapa cendekiawan berpendapat bahwa ajaran Yahudi mengandung dasar filosofis.<ref>{{cite book |title=Medieval Philosophy and the Classical Tradition: In Islam, Judaism and Christianity |first=John |last=Inglis |page=3}}</ref> [[Kitab Pengkhotbah]] sering dianggap sebagai satu-satunya karya filosofis orisinal dalam [[Alkitab Ibrani]]; penulisnya berusaha untuk memahami tempat manusia di dunia dan arti kehidupan.<ref>{{cite book |title=Introduction to Philosophy |first=Dr. Tom |last=Kerns}}</ref>
 
=== Filo dari Alexandria ===
[[Berkas:PhiloThevet.jpg|kiri|jmpl|121x121px| [[Filo]] ]]
[[Filo|Philo]] berusaha untuk memadukan dan menyelaraskan filsafat Yunani dan Yahudi melalui alegori, yang ia pelajari dari eksegesis Yahudi dan [[Stoikisme]].<ref>{{Cite web|url=http://www.jewishencyclopedia.com/view.jsp?artid=281&letter=P|title=Philo Judæus|date=|publisher=JewishEncyclopedia.com|access-date=201222-10-222012 |language=en}}</ref> Filo berusaha untuk menjadikan filosofinya sebagai sarana untuk mempertahankan dan membenarkan ''kebenaran-kebenaran'' agama Yahudi. ''Kebenaran-kebenaran'' ini ia anggap tetap dan teguh, dan filsafat digunakan sebagai alat bantu ''kebenaran'', dan sarana untuk sampai pada ''kebenaran''. Untuk tujuan ini, Filo memilih dari prinsip-prinsip filosofis Yunani, menolak prinsip-prinsip yang tidak selaras dengan ajaran Yahudi, seperti doktrin Aristoteles tentang ''keabadian dan tidak dapat dihancurkannya dunia''.
 
Dr. Bernard Revel, dalam disertasi tentang [[halakha]] Karait, menunjuk pada tulisan-tulisan [[Yahudi Karait|Karait]] abad ke-10, Jacob Qirqisani, yang mengutip Filo, yang menggambarkan cara para Karait memanfaatkan karya-karya Filo dalam mengembangkan Yahudi Karait. Karya-karya Filo menjadi penting bagi cendekiawan-cendekiawan Kristen Abad Pertengahan yang memanfaatkan karya-karya Karait untuk memberikan kepercayaan pada pernyataan mereka bahwa "ini adalah keyakinan-keyakinan Yahudi", suatu pertalian yang secara teknis benar, tapi memperdaya.
 
== Pengetahuan Yahudi setelah penghancuran Bait Kedua ==
Setelah Romawi menghancurkan [[Bait Kedua]] pada tahun 70 M, [[Yahudi Bait Kedua]] menjadi berantakan,<ref>"{{cite book |title=Christianity, Judaism and other Greco-Roman cults: studies for Morton Smith at sixty", Volume |volume=12, Part 1, Pg |page=110, Volume 12 of |series=Studies in Judaism in late antiquity, by |editor-first=Jacob |editor-last=Neusner ann Morton Smith, |publisher=Brill |year=1975, {{ISBN|isbn=90-04-04215-6}}</ref> tapi tradisi Yahudi dipertahankan, terutama berkat manufer-manufer cerdas [[Yohanan ben Zakai]], yang menyelamatkan [[Sanhedrin]] dan memindahkannya ke [[Yamnia]]. Spekulasi filosofis bukanlah pusat dari Yahudi Rabinik, meskipun beberapa cendekiawan memandang [[Mishnah]] sebagai suatu karya filosofis. [[Rabi Akiba]] juga dipandang sebagai tokoh filsafat.<ref>"{{cite book |title=Beginnings in Jewish Philosophy", By |first=Meyer |last=Levin, Pg |page=49, |publisher=Behrman House |year=1971, {{ISBN|isbn=0-87441-063-0}}</ref> Pernyataannya meliputi: 1.) ''"Betapa manusia disukai karena ia diciptakan menurut suatu gambar; sebagaimana Alkitab mengatakan 'karena suatu gambar, Elokim menciptakan manusia'"'' (Kej. ix. 6)''"'', 2.) ''"Segala sesuatu telah diramalkan; tapi kebebasan'' [atau kehendak] ''diberikan pada setiap orang"'', 3.) ''"Dunia dikendalikan berdasarkan rahmat... tapi keputusan ilahi dibuat berdasarkan banyaknya kebaikan atau kejahatan dalam tindakan seseorang"''.
 
Setelah [[Perang Bar Kokhba]], para cendekiawan Rabinik berkumpul di [[Tiberias]] dan [[Safed]] untuk mengumpulkan dan menilai kembali ajaran Yahudi, hukum, teologi, liturgi, keyakinan-keyakinan, dan struktur kepemimpinannya. Pada tahun 219 M, Akademi Sura (tempat Kalam Yahudi muncul berabad-abad kemudian) didirikan oleh Abba Arika. Selama lima abad kemudian, akademi-akademi Talmud fokus pada pembentukan kembali ajaran Yahudi dan sedikit, jika ada, melanjutkan penyelidikan filsafat.
Baris 30 ⟶ 34:
Kisah Ba hashamiyya Muktazilah dan Qadariyah sama pentingnya dengan simbiosis intelektual Yahudi dan Islam di Spanyol yang Islami.
 
Sekitar tahun 733 M, Mar Natronai bin Habibai pindah ke [[Kairouan]], kemudian ke Spanyol. Ia menyalin ''Bavli'' [[Talmud]] ''Bavli'' untuk Akademi di Kairouan dari ingatan, kemudian membawa satu salinannya ke Spanyol.<ref>"Geonica",{{cite Bybook |title=Geonica |first=Ginzberg |last=Louis, Pg. |page=18, {{ISBN|isbn=1-110-35511-4}}</ref>
 
==== Karaisme ====
Karait adalah kelompok Yahudi pertama yang aliran Yahudi-nya tunduk pada Muktazilah. Dengan menolak Talmud dan tradisi Rabinik, kaum Karait mengambil kebebasan untuk menginterpretasikan kembali [[Alkitab Ibrani|Tanakh]]. Ini berarti meninggalkan struktur mendasar kepercayaan Yahudi. Beberapa peneliti berpendapat bahwa dorongan utama pembentukan Karaisme adalah reaksi terhadap pesatnya perkembangan Islam Syiah, yang mengakui Yahudi sebagai sesama agama monoteisme, tapi menyatakan bahwa Yahudi memperkecil monoteisme-nya dengan tunduk pada otoritas Rabinik. Kaum Karait menyerap aspek-aspek tertentu dari sekte-sekte Yahudi, seperti para pengikut Abu Isa (Syiah), [[Mazhab Maliki|Maliki]] (Sunni), dan Yudghanit (Sufi), yang dipengaruhi oleh cendekiawan Islam-Timur, tapi tertahan pada [[Asy'ariyah]] saat membahas sains.
 
== Filsafat Yahudi abad ke-20 dan 21 ==
 
=== Filsafat Yahudi kontemporer ===
Baris 63 ⟶ 69:
 
* [[Theodor Adorno|Theodor W. Adorno]]
* [[Joseph Agassi]], seorang filsuf sains Israel yang mengembangkan ide-ide [[Karl Popper]]<ref>AsPada earlyawal astahun 1934 [[Karl Popper]] wrotemenulis oftentang thepencarian searchpembenaran for truth assebagai "one ofsalah thesatu strongestmotif motivesterkuat foruntuk scientificpenemuan discoveryilmiah." StillNamun, heia describesmenggambarkan indalam ''Objective Knowledge'' (1972) earlykeprihatinan concernsawal aboutmengenai thekebenaran much-criticizedkarena notionpersesuaian ofyang truthbanyak as correspondencedikritik. ThenKemudian camemuncul theteori semantickebenaran theoryyang ofdirumuskan trutholeh formulatedahli by the logicianlogika Alfred Tarski anddan publishedditerbitkan intahun 1933. Popper writesmenulis oftentang learningpembelajaran inpada tahun 1935 ofmengenai thekonsekuensi consequencesdari ofteori Tarski's theory,pada tokesenangannya hisyang intense joymeningkat. TheTeori theoryitu metmenemukan criticalbantahan objectionskritis toterhadap truthkebenaran askarena correspondencepersesuaian anddan therebykarena rehabilitateditu, itmemperbaikinya. TheMenurut theory also seemed, inpandangan Popper's eyes, to supportteori metaphysicalitu realismjuga andmendukung therealisme regulativemetafisika ideadan ofpemikiran aregulatif searchmengenai forpencarian truthkebenaran. Popper coinedmenciptakan theistilah termrasionalisme criticalkritis rationalismuntuk tomenggambarkan describefilosofinya. hisPara philosophy.filsuf ContemporaryYahudi Jewishkontemporer philosophersyang whomengikuti followfilsafat Popper's philosophy includetermasuk [[Joseph Agassi]], [[Adi Ophir]], anddan [[Yehuda Elkana]].</ref>
* [[Hannah Arendt]]
* [[Raymond Aron]]
Baris 108 ⟶ 114:
Daring
 
* (in Hebrew){{he}} [http://www.daat.ac.il/daat/mahshevt/mhshvtis.htm MaterialMateri byberdasarkan topictopik, daat.ac.il]
* (in Hebrew and English){{he}}{{en}} [http://hsf.bgu.ac.il/cjt/files/links.html#philosophy PrimarySumber SourcesPrimer, Universitas Ben Gurion University]
* (in English){{en}} [http://www.halachabrura.org/alephlink.htm OnlineMateri materialsdaring, Institut Halacha Brura Institute]
* (in Hebrew){{he}} [http://cms.education.gov.il/EducationCMS/Units/Tochniyot_Limudim/Machshevet_Mmd From theDari Israelisilabus high-schoolSMA syllabusIsrael, education.gov.il]
* (in English){{en}} {{Cite book|title=Judaism as Philosophy: Studies in Maimonides and the Medieval Jewish Philosophers of Provence|last=Kriesel|first=Howard|date=2015|publisher=[[Academic Studies Press]]|location=Boston|doi=10.2307/j.ctt21h4xpc|jstor=j.ctt21h4xpc}} {{Open access}}
* (in English) [http://hebrew.sadnatenosh.org/ Articles on Jewish Philosophy-Haim Lifshitz and Isaac Lifshitz]
* (in English) [[ Kehendak bebas dalam teologi |Free will in Jewish Philosophy]]
* (in English) {{Cite book|title=Judaism as Philosophy: Studies in Maimonides and the Medieval Jewish Philosophers of Provence|last=Kriesel|first=Howard|date=2015|publisher=[[Academic Studies Press]]|location=Boston|doi=10.2307/j.ctt21h4xpc|jstor=j.ctt21h4xpc}} {{Open access}}
 
Sumber Cetakan
Baris 125 ⟶ 129:
* [https://web.archive.org/web/20050308032809/http://radicalacademy.com/adiphiljewishindex.htm Adventures in Philosophy - Indeks Filsafat Yahudi (radikalacademy.com)]
* [http://www.ditext.com/runes/j.html Filsafat Yahudi, Kamus Filsafat (Dagobert D. Runes)]
* [https://web.archive.org/web/20090530082824/http://english.sadnatenosh.org/ RabbiRabi Haim Lifshitz-artikel mengulas Filsafat Yahudi]
* [http://www.jewishideas.org/ Proyek RabbiRabi Marc Angel yang mencerminkan perpaduan antara OrtodoksiYahudi Ortodoks Modern dan Yudaisme SephardicSepardik]
* [http://www.yeshiva.co/midrash/?cat=299 Pemikiran dan spiritualitas Yahudi] - artikel dan [[Shiur (Taurat)|Shiurim]] di situs Yeshiva
* Joseph Isaac Lifshitz, [https://www.conversationsonphilanthropy.org/journal-contribution/towards-a-modern-idea-of-charity/ "MenujuTowards Idea Modern CintaIdea Kasihof Charity"], Conversations on Philantropy
 
{{Topik filsafat}}
{{Authority control}}