Haul Guru Sekumpul: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Dwinug (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Dwinug (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Baris 9:
| observances = * [[Zikir|Zikir nasyid]]
* [[Selawat]]
* [[Doa (Islam)|Doa]]
* Kegiatan bakti sosial
* Mempercantik jalanan dan rumah
Baris 17:
}}
 
'''Haul Guru Sekumpul''' adalah acara tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati hari wafat [[Muhammad Zaini Abdul Ghani|Kiai Muhammad Zaini Abdul Ghani]] atau yang kerap disapa '''Abah Guru Sekumpul'''. Haul ini diadakan setiap tanggal 5 Rajab dan dipusatkan di Musala [[Ar-Raudhah Sekumpul]], [[Martapura, Banjar|Martapura]], [[Kabupaten Banjar]], [[Kalimantan Selatan]].
 
Haul ini diperkirakan menjadi acara [[haul]] terbesar di [[Indonesia]] bahkan di kawasan [[Asia]] dan sekitar 6 juta jemaah diperkirakan berhadir setiap tahunnya, jumlah jemaah yang berhadir terus bertambah setiap tahun, jemaah yang datang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan ada juga yang datang dari berbagai negara di wilayah [[Asia Tenggara]] dan [[Timur Tengah]] serta [[Afrika Utara]].<ref>{{Cite web|last=klikkalimantan|date=2020-02-03|title= 6 Juta Jamaah Diperkirakan Hadir pada Haul ke-15 Guru Sekumpul|url=https://klikkalimantan.com/6411/25-juta-jamaah-diperkirakan-hadir-pada-haul-ke-15-guru-sekumpul/|website=Klik Kalimantan|language=id-ID|access-date=2021-05-02}}</ref> Haul ini telah dipersiapkan sejak 6 bulan sebelum puncak acara, karena jumlah jemaah yang terus meningkat setiap tahunnya.
 
== Persiapan ==
Baris 26:
[[File:Tempat Istirahat Jemaah Haul.jpg|thumb|Beberapa orang di [[Tanah Bumbu]] sedang menyiapkan spanduk [[tempat istirahat]].]]
 
Persiapan sudah dilakukan pihak mushala [[Ar-Raudhah Sekumpul]] bersama [[Kabupaten Banjar|Pemerintah Kabupaten Banjar]], [[Kepolisian Resor|Polres Banjar]], [[Kodim 1006/Martapura|Kodim 1006 Martapura]], didukung penuh oleh [[Kalimantan Selatan|Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,]] [[Komando Resor Militer 101|Korem 101 Antasari]], [[Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan|Polda Kalimantan Selatan]], [[Kementerian Agama|Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan]], [[Majelis Ulama Indonesia|MUI Provinsi Kalimantan Selatan]], dan dibantu oleh [[Kota Banjarbaru|Pemerintah Kota Banjarbaru,]] [[Kota Banjarmasin|Pemerintah Kota Banjarmasin]] serta seluruh elemen masyarakat dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan dari 6 bulan sebelum acara berlangsung. Persiapan dilakukan mulai dari ketersediaan pasokan air dan listrik, keamanan, lahan parkir, sanitasi, logistik, penerangan, konsumsi, perlengkapan medis, akomodasi, transportasi, dan lalu lintas. Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar mempersiapkan rekayasa jalur untuk mengantisipasi [[kemacetan]] panjang, baik dari kedatangan atau pun kepulangan. Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Kabupaten Banjar menyiapkan alat untuk memperkuat sinyal serta [[CCTV|kamera pemantau]] yang akan dipasang di beberapa titik dan [[Radio Suara Banjar]] akan berkoordinasi dengan [[Radio Al-Karomah]]. Dinas PUPR juga mempersiapkan akses jalan hingga normalisasi drainase.<ref>{{Cite web|title=Berbagai Persiapan Dilakukan Untuk Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul|url=https://home.banjarkab.go.id/berbagai-persiapan-dilakukan-untuk-pelaksanaan-haul-guru-sekumpul-2/|website=Pemerintah Kabupaten Banjar|language=id-ID|access-date=2021-05-02}}</ref>
 
[[XL Axiata]], [[Telkomsel]], dan [[Indosat Ooredoo Hutchison|Indosat Ooredo Hutchison]] juga melakukan penambahan kapasitas BTS di beberapa titik dan menyiapkan beberapa BTS Seluler untuk mendukung perluasan jaringan di sekitar area berlangsungnya acara untuk meningkatkan jaringan telekomunikasi.<ref>{{Cite web|title=Perlancar Acara Haul Akbar Guru Sekumpul ke-15 XL Axiata Perkuat Jaringan di Martapura dan Banjarbaru – Indonesia Expose|url=https://www.indonesiaexpose.co.id/2020/02/24/perlancar-acara-haul-akbar-guru-sekumpul-ke-15-xl-axiata-perkuat-jaringan-di-martapura-dan-banjarbaru/|language=en-US|access-date=2021-05-02}}</ref>
 
[[Banjarbaru|Lapangan Murjani Banjarbaru]] dipersiapkan untuk menjadi lahan parkir para jemaah. Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru menyediakan ratusan unit armada angkutan umum untuk mempermudah akses transportasi jemaah yang ingin menuju lokasi haul. [[BRT Banjarbakula]] juga menyediakan seluruh armada untuk para jemaah. Sekitar 2300 ekor sapi dan kambing dipersiapkan untuk konsumsi, sumbangan ribuan ekor sapi dan kambing dari para jemaah tersebut disebar ke dapur-dapur umum, yang akan dimasak dengan menu khas [[Timur Tengah]], yaitu [[minyak samin|nasi samin]].<ref>{{Cite web|date=2020-02-29|title=1 juta ekor Sapi akan Disembelih untuk Hidangan Haul Guru Sekumpul|url=https://republika.co.id/share/q6h36n320|website=Republika Online|language=id|access-date=2021-05-02}}</ref> Pada haul ke-15 tahun 2020, tercatat 161 dapur umum turut mendukung konsumsi jemaah.<ref>{{Cite news|last=Maskuriah|first=Ulul|title=161 dapur umum sokong konsumsi jamaah Haul ke-15 Guru Sekumpul|url=https://kalsel.antaranews.com/berita/148882/161-dapur-umum-sokong-konsumsi-jamaah-haul-ke-15-guru-sekumpul|work=[[Lembaga Kantor Berita Nasional Antara|ANTARA News]]|access-date=2021-05-02|date=2020-02-29}}</ref>
 
== Rangkaian Acara Haul ==
Baris 39:
[[File:Puncak acara Haul Guru Sekumpul.jpg|thumb|Puncak acara di Musala Ar-Raudhah Sekumpul.]]
 
Acara puncak diisi dengan dimulai dengan pembacaan Maulid Al-Habsyi, dilanjutkan dzikir nasyid dan terakhir pembacaan doa. Acara ini dipimpin dua [[putra mahkota]] [[Sekumpul, Martapura, Banjar|Sekumpul]], yaitu [[Haji Ahmad Hafi Badali]] dan [[Haji Muhammad Amin Badali]] yang didampingi para ulama dan habaib. Sehabis itu seluruh jemaah kembali ke tempat asalnya masing-masing.
 
Pada haul ke-16 tahun 2021, pihak keluarga secara resmi mengumumkan acara ini tidak digelar untuk umum demi mencegah penyebaran [[Penyakit koronavirus 2019|COVID-19]].<ref>{{Cite news|date=2020-11-21|title=Cegah Penyebaran Covid-19, Haul Guru Sekumpul pada 2021 Ditiadakan|url=https://www-beta.kompas.id/baca/nusantara/2020/11/21/cegah-penyebaran-covid-19-haul-guru-sekumpul-pada-2021-ditiadakan/|work=[[Kompas (surat kabar)|Kompas.id]]|access-date=2021-05-02|last=Yulianus|first=Jumarto}}</ref>
Baris 48:
[[File:Q Mall Banjarbaru saat Haul ke-14 Guru Sekumpul.jpg|thumb|Atrium dan seluruh lantai [[Q Mall Banjarbaru]] dipenuhi para jemaah.]]
 
Dalam kegiatan ini, tidak hanya dihadiri jemaah dari [[Pulau Kalimantan]]. Namun, juga dari penjuru [[Nusantara]], [[Asia Tenggara]], [[Timur Tengah]], bahkan mancanegara. Jutaan jemaah tumpah ruah hadir, hingga puluhan [[kilometer]] jaraknya dari titik utama Musala Ar-Raudhah. Hal ini seperti yang terjadi pada haul ke-14 pada tahun 2019. Parkir jemaah haul sudah mencapai [[Lapangan Murjani]] [[Banjarbaru]], di mana jaraknya sekitar 10 kilometer dari pusat kegiatan.
 
Pada haul ke-13 tahun 2018, Presiden Republik Indonesia [[Joko Widodo]], [[Panglima Tentara Nasional Indonesia|Panglima TNI]], [[Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia|Kapolri]], dan sejumlah menteri serta petinggi negara hadir sebagai jemaah dalam acara.<ref>{{Cite news|last=Jordan|first=Ray|title=Jokowi Hadiri Haul Guru Sekumpul di Martapura|url=https://news.detik.com/berita/d-3936287/jokowi-hadiri-haul-guru-sekumpul-di-martapura|work=[[Detik.com|detikcom]]|language=id-ID|access-date=2021-05-02|date=2018-03-26}}</ref> [[Sandiaga Uno]] juga hadir menjadi jemaah pada haul ke-14 tahun 2019.<ref>https://news.detik.com/berita/d-4461245/sandiaga-hadir-di-haul-guru-sekumpul-di-martapura-kalsel</ref>
 
== Sosial ==
 
[[File:Ojol Gratis saat Haul Guru Sekumpul.jpg|thumb|[[Ojek]] gratis untuk para jemaah di [[Lapangan Murjani]] [[Banjarbaru]].]]
 
Sejak jauh-jauh hari, warga [[Kalimantan Selatan]] dan provinsi sekitarnya mempercantik lingkungan dengan memasang [[umbul-umbul]] dan bendera. Setiap kampung juga tak ingin terlupa untuk memasang spanduk ucapan selamat datang kepada para jemaah haul yang dipancang di setiap jalan dan gang-gang serta dimuka rumah-rumah masing-masing.
 
Masjid, mushala, pertokoan, perkantoran, rumah-rumah pribadi, bahkan [[Stadion Demang Lehman]] disulap menjadi tempat penginapan gratis untuk para jemaah selama pelaksanaan haul. Dilengkapi dengan layanan makan harian dan camilan juga tersedia secara gratis yang disediakan oleh para [[Relawan|relawan haul]] .
 
Konsumsi untuk para jemaah tak hanya disajikan di penginapan-penginapan, melainkan juga di jalan-jalan dan rest area menuju pelaksanaan haul. Sejak kedatangan hingga kepulangan jemaah dari dan menuju lokasi haul, [[Kalimantan Selatan|masyarakat Kalimantan Selatan]] dengan senang hati dan ikhlas lahir bathin membagikan makanan, minuman, serta camilan gratis bagi para jemaah haul di setiap sudut jalan.
 
Sebagian dari mereka bahkan mendirikan [[dapur|dapur umum]] agar makanan yang disajikan adalah makanan yang berkualitas. Para dermawan itu tak hanya berasal dari kalangan atas, tetapi juga dari kalangan menengah ke bawah yang rela menyisihkan uangnya demi memfasilitasi jemaah.