Delta Mekong

wilayah di Vietnam dimana Sungai Mekong mengalir

Delta Mekong (bahasa Vietnam: Đồng bằng Sông Cửu Long "delta sungai sembilan naga"), yang juga dikenal sebagai Wilayah Barat (bahasa Vietnam: Miền Tây) adalah sebuah wilayah di barat daya Vietnam di mana Sungai Mekong mengalir dan memasuki laut melalui jaringan distributari. Wilayah delta Mekong melingkupi porsi besar dari barat daya Vietnam dengan wilayah seluas 39.000 kilometer persegi (15.000 sq mi).[1]

Letak wilayah Delta Mekong di Vietnam

Provinsi sunting

No. Provinsi Wilayah Jumlah penduduk (2009) Kepadatan penduduk
(km²) (mile²) (orang/km²) (orang/mil²)
1 Cần Thơ (kota) 14.016 5.412 1,188,435 8.133 21.060
2 An Giang 35.368 13.656 2,142,709 6.250 16.200
3 Bạc Liêu 25.841 9.977 856,518 3.174 8.220
4 Bến Tre 23.602 9.113 1,255,946 5.734 14.850
5 Cà Mau 53.317 20.586 1,206,938 2.311 5.990
6 Đồng Tháp 33.764 13.036 1,666,467 4.940 12.800
7 Hậu Giang 16.011 6.182 757,300 4.977 12.890
8 Kiên Giang 63.483 24.511 1,688,248 2.654 6.870
9 Long An 44.938 17.351 1,436,066 3.167 8.200
10 Sóc Trăng 33.123 12.789 1,292,853 3.853 9.980
11 Tiền Giang 24.842 9.592 1,672,271 6.913 17.900
12 Trà Vinh 22.951 8.861 1,003,012 4.517 11.700
13 Vĩnh Long 14.791 5.711 1,024,707 7.146 18.510

Demografi sunting

Etnis sunting

Penduduk di wilayah Delta Mekong umumnya beretnis Viet atau Kinh. Wilayah tersebut, yang awalnya bagian dari Kekaisaran Khmer, juga merupakan rumah dari populasi terbesar Khmer di luar berbatasan modern Kamboja. Populasi minoritas Khmer utamanya tinggal di provinsi Trà Vinh, Sóc Trăng, dan Muslim Chăm di Tan Chau, An Giang. Terdapat juga sejumlah Hoa (etnis Tionghoa) di provinsi Kiên Giang, dan Trà Vinh. Wilayah tersebut memiliki penduduk sejumlah 17.33 juta orang pada 2011.[2]

Penduduk di Delta Mekong bertumbuh relatif lambat pada tahun-tahun terkenal, utamanya karena migrasi ke luar. Penduduk di wilayah tersebut hanya sejumlah 471,600 orang antara 2005 dan 2011, sementara 166,400 orang bermigrasi ke luar hanya untuk pada tahun 2011. Bersama dengan wilayah pesisir tengah, wilayah tersebut merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan penduduk terlambat di negara tersebut. Peringkat pertumbuhan penduduknya sejumlah 0.3% dan 0.5% antara 2008 dan 2011, sementara pertumbuhan penduduk mencapai lebih dari 2% di daerah tetangganya, wilayah tenggara.[2]

Pada sensus 2009, dari 17.191.470 penduduk regional ini, 15.811.571 jiwa atau 91,97% adalah etnis Kinh.[3] Sementara pada sensus 2019 persentasinya mengalami kenaikan, dari 17.273.630 jiwa, sebanyak 15.963.218 jiwa atau 92,41% adalah etnis Kinh.[4] Etnis minoritas dengan jumlah signifikan yakni etnis Khmer dan Hoa.

Berikut adalah besaran penduduk Sungai Delta Mekong berdasarkan etnis, sensus tahun 2009 dan 2019:

No Etnis Sensus 2009[3] Sensus 2019[4]
Jumlah % Jumlah %
1 Vietnam 15.811.571 91,97% 15.963.218 92,41%
2 Khmer 1.183.476 6,89% 1.141.241 6,61%
3 Hoa 177.178 1,03% 149.449 0,86%
4 Cham 15.823 0,08% 13.170 0,08%
5 Lainnya 3.422 0,02% 6.552 0,04%
Total 17.191.470 100% 17.273.630 100%

Agama sunting

 
Kuil Ba Chua Xu di Gunung Sam, Kota Chau Doc, Provinsi An Giang
 
Gereja Katolik Vi Hung di Provinsi Hau Giang, Vietnam

Penduduk Vietnam mayoritas tidak menganut agama, meski demikian, penduduknya masih bisa menganut suatu agama terentu. Pada sensus Vietnam 2009, dari 17.191.470 jiwa penduduk Delta Mekong, sebanyak 5.473.741 jiwa yang menganut agama tertentu atau 31,84% dari total penduduk. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan regional lainnya di Vietnam. Sebagian besar dintaranya menganut agama Buddha sebanyak 3.059.131 jiwa, diikuti oleh Hòa Hảo sebanyak 1.414.035 jiwa, Kekristenan sebanyak 621.315 jiwa yang mayoritas katolik sebanyak 587.610 jiwa dan selebihnya Protestan sebanyak 33.705 jiwa. Penganut agama Cao Đài sebanyak 304.543 jiwa, dan kepercayaan lainnnya.[3]

No Agama Sensus 2009
Jumlah %
1 Tanpa agama 11.717.729 68,16%
2 Buddha 3.059.131 17,80%
3 Hòa Hảo 1.414.035 8,23%
4 Kekristenan 621.315 3,61%
5 Cao Đài 304.543 1,77%
6 Islam 15.995 0,09%
7 Lainnya 58.722 0,38%
Total 17.191.470 100%

Referensi sunting

  1. ^ Mekong Delta on ARCBC (ASEAN Regional Centre for Biodiversity Conservation) site
  2. ^ a b General Statistics Office (2012): Statistical Yearbook of Vietnam 2011. Statistical Publishing House, Hanoi
  3. ^ a b c THE 2009 VIETNAM POPULATION AND HOUSING CENSUS Tổng cục Thống kê Việt Nam, www.gso.gov.vn, Diakses tanggal 6 April 2024
  4. ^ a b General Statistics Office of Vietnam (2019). "Completed Results of the 2019 Viet Nam Population and Housing Census" (PDF). Statistical Publishing House (Vietnam). ISBN 978-604-75-1532-5. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-01-10. Diakses tanggal 6 April 2024. 

Lihat pula sunting

Bacaan tambahan sunting

  • Kuenzer, C. and F. Renaud. "2012: Climate Change and Environmental Change in River Deltas Globally", In (eds.): Renaud, F. and C. Kuenzer 2012: The Mekong Delta System – Interdisciplinary Analyses of a River Delta, Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 7–48
  • Renaud F. and C. Kuenzer. "2012: Introduction". In (eds.): Renaud, F. and C. Kuenzer 2012: The Mekong Delta System - Interdisciplinary Analyses of a River Delta. Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 3–6.
  • Moder, F., C. Kuenzer, Z. Xu, P. Leinenkugel, and Q. Bui Van. "2012: IWRM for the Mekong Basin". In (eds.): Renaud, F. and C. Kuenzer 2012: The Mekong Delta System - Interdisciplinary Analyses of a River Delta. Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 133–166
  • Klinger, V., G. Wehrmann, and G. Gebhardt, and C. Kuenzer. "2012: A Water related Web-based Information System for the Sustainable Development of the Mekong Delta". In (eds.): Renaud, F. and C. Kuenzer, 2011: The Mekong Delta System - Interdisciplinary Analyses of a River Delta. Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 423–444
  • Gebhardt, S., L. D. Nguyen, and C. Kuenzer. "2012: Mangrove Ecosystems in the Mekong Delta. Overcoming Uncertainties in Inventory Mapping Using Satellite Remote Sensing Data". In (eds.): Renaud, F. and C. Kuenzer, 2011: The Mekong Delta System - Interdisciplinary Analyses of a River Delta. Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 315–330
  • Kuenzer, C., H. Guo, J. Huth, P. Leinenkugel, X. Li, and S. Dech, 2012: Flood Mapping and Flood Dynamics of the Mekong Delta. ENVISAT-ASAR-WSM Based Time-Series Analyses. Remote Sens. 2013, 5, 687-715; doi:10.3390/rs5020687
  • Gebhardt, S., J. Huth, N. Lam Dao, A. Roth, and C. Kuenzer, "2012: A comparison of TerraSAR-X Quadpol backscattering with RapidEye multispectral vegetation indices over rice fields in the Mekong Delta, Vietnam". In: International Journal of Remote Sensing. 33(24) 2012, pp. 7644–7661.
  • Kuenzer, C., Guo, H., Leinenkugel, P., Huth, J., Li, X., and S. DecH, "2012: Flood and inundation dynamics in the Mekong Delta: an ENVISAT ASAR-based time series analyses". In print at: Remote Sensing.
  • Leinenkugel, P., Esch, T., And C. Kuenzer, "2011: Settlement Detection and Impervious Surface Estimation in the Mekong Delta Using Optical and SAR Data". In: Remote Sensing of Environment 115 (12) 2011, pp. 3007–3019.
  • Renaud, F. and C. Kuenzer 2012: The Mekong Delta System - Interdisciplinary Analyses of a River Delta, Springer, ISBN 978-94-007-3961-1, DOI 10.1007/978-94-007-3962-8, pp. 7–48

Pranala luar sunting

Climate change

Koordinat: 10°00′32″N 105°49′26″E / 10.009°N 105.824°E / 10.009; 105.824