Daging monyet: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
kasus salmonellosis yang dikaitkan dengan konsumsi daging monyet; Journal of Tropical Medicine Hygiene (Agustus 1992)
Baris 7:
==== Indonesia ====
Indonesia umumnya adalah [[Muslim]], dan kebanyakan orang Indonesia tak mengkonsumsi daging monyet. Namun di [[Sulawesi]], [[suku Minahasa]], sebuah kelompok minoritas non-Muslim, dikenal menjadi pemakan monyet, dan [[monyet wolai]] dijadikan santapan.<ref>{{cite news|url=http://komunitas.rimanews.com/fotovideo/read/20151225/5665/3/Jelang-Natal-Permintaan-Kuliner-Ekstrim-Khas-Tomohon-Meningkat|title=Jelang Natal, Permintaan Kuliner Ekstrim Khas Tomohon Meningkat|publisher=Rima News|date=December 25, 2015}}</ref><ref>{{cite news|url=https://www.rappler.com/world/regions/asia-pacific/indonesia/english/165977-endangered-macaque-eating|publisher=Rappler|title=Indonesian market sells monkey meat, other exotic animals|accessdate=June 23, 2017}}</ref>
 
==Risiko kesehatan==
Konsumsi daging monyet, dalam beberapa kasus bisa mengganggu kesehatan. Sebuah studi pada Agustus 1992 yang diterbitkan dalam ''Journal of Tropical Medicine Hygiene'' melaporkan sembilan kasus [[Salmonelosis]] yang dikaitkan dengan konsumsi daging monyet.<ref>{{cite journal|title=An outbreak of salmonellosis following consumption of monkey meat|pages=292–295|journal=Journal of Tropical Medicine Hygiene|number=4|volume=95|pmid=1495128|year=1992|last1=Lamabadusuriya|first1=S. P|last2=Perera|first2=C|last3=Devasiri|first3=I. V|last4=Jayantha|first4=U. K|last5=Chandrasiri|first5=N}}</ref>
 
== Lihat pula ==