Iyakyaker

tradisi suku Biak


Tradisi iyakyaker ― Semua proses ini berjalan sesuai rambu-rambu adat yang sudah ditetapkan yang wajib dilaksanakan namun dalam puncaknya menuju pada wafwoker di mana wor acara adat pimpinan adat memberikan restu kepada keduanya menjadi suami istri yang syah secara adat dibangrengi dengan nasihat dari petua-petua adat dalam keluarga dua belah pihak. nasihat-nasihat berupa ungkapan-ungkapan yang mengadung simbol bahwa kita hidup di dunia untuk saling menopang, menunjang dalam bentuk showi ini.

“Ketika kita menyebut maskawin itu dibayar, maka seolah-olah perempuan itu dibeli. Itulah sebabnya dalam adat Biak ada Iyakyaker yang mana dia mengembalikan sebagian dari Ararem tadi. Jadi kalau Ararem-nya 300 ribu maka dia harus mengembalikan 150 ribu, entah berupa piring atau nilai-nilai yang lain,” bebernya.

Maskawin disebut Ararem karena dia mengikat semua kelompok komponen manusia yang ada di kelompok tersebut untuk ikut membayar. Sehingga apabila ada sengketa dalam keluarga maka semua punya tugas, kewajiban dan tanggungjawab untuk ikut memilihara sakralitas daripada keluarga tersebut.