Kue alpukat adalah sebuah kue yang dibuat menggunakan bahan alpukat sebagai bahan utamanya, bersama dengan jenis bahan-bahan kue lainnya. Alpukat dapat dilembutkan, dan dapat digunakan sebagai bahan campuran dalam adonan kue, dapat pula pada pelapis atas kue. Ragam jenis kue alpukat termasuk kue alpukat mentah, brownies alpukat dan cheesecake alpukat. Alpukat mentah, jenis belum masak yang biasa digunakan dalam kue alpukat mengandung vitamin E dan asam lemak esensial, yang terkandung dalam alpukat. Kue yang menggunakan alpukat sebagai isiannya termasuk alpukat tolol (avocado fool) dan alpukat gila (avocado crazy).

Kue alpukat
Kue alpukat dengan alpukat berada di tengah-tengah kue moka sebagai pelapisnya
JenisKue
SajianHidangan penutup
Suhu penyajianDingin atau hangat
Bahan utamaalpukat dan adonan kue
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Ikhtisar

 
Alpukat adalah salah satu bahan utama dalam pembuatan kue alpukat

Alpukat merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan kue alpukat, selain dengan berbagai bahan kue lainnya.[1] Berbagai jenis alpukat dapat digunakan. Kue alpukat dapat memiliki rasa yang tajam mempengaruhi hidangan.[2] Alpukat halus dapat digunakan sebagai bahan dalam dalam adonan ataupun dalam keadaan beku dan pelapis atas kue.[1][3][4] Potongan alpukat dapat digunakan di atas kue ini sebagai garnis,[3] sebagian lainnya dapat juga ditambah bahan seperti penambah selera makan.[5]

Bahan tambahan yang dapat digunakan termasuk yogurt, dadih, kismis, kurma, kenari, kemiri, rempah-rempah, kayu manis dan pala[1][6] dan berbagai bahan lainnya. Sari buah lemon dapat digunakan untuk mencegah alpukat menjadi kecokelatan.[5] Kue alpukat dapat disajikan sebagai hidangan bagi para vegan dan vegetarian.[4][7]Kue cokelat dan kue dadar juga dapat disajikan dengan alpukat sebagai sebuah bahan dalam adonan.[4][6]

Variasi

Kue alpukat mentah

Kue alpukat dapat disajikan dalam bentuk mentah atau kurang masak menggunakan alpukat mentah dan bahan mentah lainnya, yang dicampur secara seksama hingga lembut kekentalannya dan di dinginkan.[5] Sebuah alat pemproses makanan dapat digunakan untuk mencampur bahan-bahan.[5] Kue alpukat mentah yang disajikan dengan kandungan alpukat yang tinggi mengandung jumlah substantial vitamin E dan asam lemak esensial, yang terkandung dalam alpukat.[a]

Brownies alpukat

Brownis alpukat adalah brownies yang di buat menggunakan alpukat sebagai bahan utamanya.[8] Penggunaan alpukat yang terlalu lembek dapat berpengaruh pada tekstur, serta tingkat kekentalan hidangan.[8] Kacang hitam dapat digunakan dalam hidangan dapat digunakan dalam tepung.[9]

Cheesecake alpukat

Cheesecake alpukat adalah sejenis cheesecake yang disajikan menggunakan alpukat sebagai bahan utamanya.[10]

Alpukat mentah dapat digunakan dalam pembuatannya,[11] kue ini memiliki cita rasa dengan tekstur yang lembut dan kental.[12] Cheesecake alpukat menjadi pilihan dalam sebuah episode acara televisi di MasterChef pada Maret 2015.[10]

Alpukat sebagai pelapis atas kue

Kue alpukat dapat dilapisi dengan lelehan buah alpukat diatasnya. Lelehan buah adalah buah yang telah dihancurkan yang menjadi campuran atau purée buah yang di campur krim custard.[1] Makna "leleh" dalam konteks ini berasal dari abad ke-16, nama ini juga menjadi sinonim "sesuatu yang main-main dan berakibat kecil."[1] Beberapa kue sponge susu dapat diberikan alpukat gila diatasnya, sebuah hidangan dalam masakan Sri Lanka.[3][13][14] Alpukat gila dapat di buat dengan alpukat, krim, gula dan sari buah lemon.[3][13]Rum juga ditambahkan.[3] Alpukat gila memiliki rasa dan tekstur yang lembut.[3]

Lihat pula

Catatan

  1. ^ "Kue ini banyak mengandung vitamin E asam lemak esensial, yang membantu kulit agar tetap terlihat muda dan terasa lembut, karena kandungan alpukat yang tinggi."[5]

Referensi

  1. ^ a b c d e Darley, J.J. (1993). Know and Enjoy Tropical Fruit: Tropical Fruit and Nuts: a Cornucopia. P & S Publishing. hlm. 9. ISBN 978-0-646-13539-7. 
  2. ^ Daza, Sandy (March 5, 2015). "Take a bite–new cake discoveries in the city". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal December 12, 2015. 
  3. ^ a b c d e f Castella, K. (2010). A World of Cake. Storey Pub. hlm. 255. ISBN 978-1-60342-576-6. 
  4. ^ a b c Hornby, Jane (April 1, 2015). "Chocolate avocado cake". BBC Good Food. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  5. ^ a b c d e "Raw avocado super-cake". The Independent. December 12, 2015. Diakses tanggal December 12, 2015. 
  6. ^ a b "10 Unexpected Ways To Eat Avocados". The Huffington Post. July 29, 2013. Diakses tanggal December 12, 2015. 
  7. ^ Kumai, Candice (July 17, 2015). "Vegan Dark Chocolate-Avocado Cake". Yahoo! Style. Diakses tanggal 12 December 2015. 
  8. ^ a b Shreeves, Robin (May 6, 2015). "Don't toss that overripe avocado! 7 ways to salvage it". Mother Nature Network. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  9. ^ Morelan, Jeanette (February 1, 2016). "Unsuspecting Sweets: Most Shared Black Bean Dessert Recipes". The Kansan. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-12-02. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  10. ^ a b Daly, Emma (March 11, 2015). "MasterChef: Avocado cheesecake doesn't hit the right notes". Radio Times. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  11. ^ Marshall, Kate (October 21, 2015). "How to grow avocados". Stuff.co.nz. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  12. ^ Stachelski, Deborah (October 23, 2015). "Austin's Most Innovative Executive Chefs". The Huffington Post. Diakses tanggal March 8, 2016. 
  13. ^ a b Donofrio 2009, p. 597.
  14. ^ Donofrio 2009, p. pr-20.

Bibliografi

Bacaan lanjutan

Pranala luar