Anarki Dua Belas Panglima Perang: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Adesio2010 (bicara | kontrib)
Anarki Dua Belas Panglima Perang
 
(9 revisi perantara oleh 7 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1:
{{Sejarah Vietnam}}
[[Berkas:Map_of_12_Warlords_in_Anarchy_of_the_12_WarlordsLoan12Suquan EN.svgpng|ka|jmpl|222x222px|Peta menunjukkan area perang dibagi oleh masing-masing panglima perang dalam perang saudara.]]
'''Anarki Dua Belas Panglima Perang'''<ref>[https://books.google.com/books?id=bIduAAAAMAAJ&q=anarchy+12+warlords+vietnam&dq=anarchy+12+warlords+vietnam&hl=en&sa=X&ei=PmjrUM6lNsjxigLZ9ICABA&ved=0CD4Q6AEwAQ Anarchy of the 12 Warlords.]</ref> ({{lang-vi|Loạn 12 sứ quân}} atau ''Loạn Thập nhị sứ quân''), juga disebut '''Periode Dua Belas Panglima perang''',<ref>[https://books.google.com/books?id=HAF7I8-lrGIC&pg=PA6&dq=12+warlords+vietnam&hl=en&sa=X&ei=PmbrUIHBFcnWiwK4-YG4Dg&ved=0CDcQ6AEwAQ#v=onepage&q=12%20warlords%20vietnam&f=false Period of the 12 Warlords.]</ref> merupakan sebuah masa kekacauan dan perang saudara dalam [[sejarah Vietnam]], dari tahun 966 hingga 968 selama Dinasti Ngô, karena konflik suksesi setelah kematian Raja Ngô Quyền. Periode ini juga kadang-kadang disebut sebagai '''Dua Belas Panglima Perang'''<ref>[https://books.google.com/books?id=CAlh7JJYCvAC&pg=PA174&dq=twelve+warlords+vietnam&hl=en&sa=X&ei=LmfrUPK6BuO1igLT-4GgAg&ved=0CEcQ6AEwBA#v=onepage&q=twelve%20warlords%20vietnam&f=false Twelve Warlords.]</ref> ({{lang-vi|Thập nhị sứ quân}}, Hán tự: 十二使君).
 
== Sejarah ==
Menurut catatan sejarah Đại Việt sử lược, [[Ngô Quyền]] menjadi Raja [[:vi:Tĩnh Hải quân|Tinh Hải quân]] (sebutan [[Vietnam]] saat itu) setelah mengalahkan [[Han Selatan]] pada tahun 939 dan mendeklarasikan kemerdekaan dari berabad-abad pemerintahan Tiongkok. Setelah kematian Ngô Quyền pada tahun 944, saudara iparnya [[Dương Tam Kha]], yang akan bertugas sebagai wali bagi putra raja Pangeran [[Ngô Xương Ngập]], merebut takhta dan menyatakan dirinya sebagai raja dengan gelar [[Dương Tam Kha]], memerintah dari tahun 944 hingga 950. Akibatnya, Pangeran Ngô Xương Ngập melarikan diri dan bersembunyi di pedesaan. Adik laki-laki sang pangeran, Pangeran [[Ngô Xương Văn]] menjadi putra angkat Dương Tam Kha.
 
Karena aksesi ilegal [[Dương Tam Kha]], banyak penguasa lokal memberontak dengan merebut kekuasaan pemerintah setempat mereka dan menciptakan konflik dengan istana Dương.  Raja Dương Tam Kha mengirim pasukan yang dipimpin oleh Pangeran Ngô Xương Văn untuk menekan pemberontakan.  Namun, dengan pasukan atas perintahnya, sang pangeran berbalik dan mengalahkan raja pada tahun 950. Daripada memberikan hukuman yang keras, Ngô Xương Văn memaafkan Dương Tam Kha dan menurunkannya menjadi gelar tuan. Ngô Xương Văn kemudian dimahkotai raja dengan nama Nam Tấn Vương, dan mengirim utusan untuk mencari kakandanya.  Pada tahun 951, Ngô Xương Ngập kembali dan dimahkotai sebagai raja dengan gelar Thiên Sách Vương, dan dengan saudaranya menjadi rekan-pemimpin negara. Namun, pemerintahan bersama itu berumur pendek, karena kakanda Raja Ngô Xương Ngập meninggal karena sakit pada tahun 954.
 
Meskipun kembalinya ahli waris yang sah ke tahta, pemberontakan terus menimpa negara.  Pada tahun 965, dalam upaya untuk menumpas pemberontakan, Raja Ngô Xương Văn terbunuh di Bố Hải Khẩu (sekarang [[Provinsi Thai Binh|Provinsi Thái Bình]]) oleh Lã Xử Bình, seorang jenderal di bawah pemerintahannya.<ref>{{Cite web|url=http://tiasang.com.vn/-van-hoa/co-phai-la-loan-muoi-hai-su-quan-6601|title=Có phải là loạn mười hai sứ quân?|last=Nam|first=Tạp chí Tia Sáng - Diễn đàn của trí thức Việt|website=tiasang.com.vn|language=en-US|access-date=2017-11-10}}</ref> Pangeran Ngô Xưong Xí, putra Raja Ngô Xương Văn, mewarisi takhta, tetapi tidak dapat mempertahankan wewenang ayahandanya. Dia mundur ke daerah Bình Kiều dan memantapkan dirinya sebagai raja di sana. Dengan hilangnya Dinasti Ngô, Vietnam kemudian dibagi menjadi 12 wilayah yang masing-masing dikelola oleh seorang panglima perang, menyatu menjadi tiga kekuatan utama dalam konflik: keturunan Dinasti Ngô termasuk Ngô Cảnh Thạc, Ngô Xương Xí, dan Ngô Nhật Khánh; Lã Xử Bình di Cổ Loa; dan aliansi antara Trần Lãm, Đinh Bộ Lĩnh, dan Phạm Phòng Át.<ref>{{Cite news|url=https://nghiencuulichsu.com/2013/08/19/loan-12-su-quan/|title=Loạn 12 sứ quân và sự thực lịch sử|date=2013-08-19|work=Nghiên cứu lịch sử|language=vi-VN|access-date=2017-11-10}}</ref>
 
Tuan-tuan lain tidak terlibat langsung dalam konflik selain mempertahankan daerah masing-masing.
 
[[Đinh Bộ Lĩnh]], putra angkat Tuan [[Trần Lãm]] yang memerintah wilayah Bố Hải Khẩu, menggantikan Lãm setelah kematiannya.  Pada tahun 968, Đinh Bộ Lĩnh mengalahkan kesebelas bangsawan lainnya, dengan demikian mengambil kendali atas negara. DiPada tahun yang sama, Đinh Bộ Lĩnh naik takhta, memproklamirkan dirinya sebagai kaisar dengan gelar [[Đinh Bộ Lĩnh]], membangun [[Dinasti Đinh]], dan mengganti nama negara menjadi [[Dai Viet|Dai Cồ Việt]]. Ia memindahkan ibukotanyaibu kotanya ke [[Hoa Lư]] ([[Ninh Bình]] modern).
 
== Daftar dua belas tuan ==
Baris 18:
# [[Ngô Xương Xí]] (吳昌熾) memegang Bình Kiều, sekarang Khoái Châu,(Triệu Sơn - Thanh Hóa) [[Provinsi Thanh Hóa]].
# [[Đỗ Cảnh Thạc]] (杜景碩) menyebut dirinya sebagai '''Adipati Đỗ Cảnh''' (Đỗ Cảnh Công), memegang Đỗ Động Giang, sekarang [[Distrik Thanh Oai|Thanh Oai]], [[Hanoi|Hà Nội]].
# [[Trần Lãm]] (陳覽) menyebut dirinya sebagai '''Adipati Trần Minh''', memegang Bố Hải Khấu, Ky Bố, [[Provinsi Thai Binh|Provinsi Thái Bình]].
# [[Kiều Công Hãn]] (矯公罕) menyebut dirinya sebagai '''Kiều Tam Chế''', memegang Phong Châu – Bạch Hạc, [[Provinsi Phú Thọ|Provinsi Phú Thọ<br />]]
# [[Nguyễn Khoan]] (阮寬) menyebut dirinya sebagai '''Nguyễn Thái Bình''', memegang Tam Đái - Vĩnh Tường, [[Provinsi Vinh Phuc]]
# [[Ngô Nhật Khánh]] (吳日慶) menyebut dirinya sebagai '''Adipati Ngô Lãm''' (Ngô Lãm Công), memegang Đường Lâm, [[Sơn Tây, Hanoi|Sơn Tây]], [[Hanoi|Hà Nội]]
# [[Lý Khuê]] (李奎) menyebut dirinya sebagai '''Lý Lãng Công''', memegang Siêu Loại - Thuận Thành, [[Provinsi Bac Ninh]].
# [[Nguyễn Thủ Tiệp]] (阮守捷) menyebut dirinya sebagai '''Nguyễn Lệnh Công''', memegang Tiên Du, [[Provinsi Bac Ninh]]
Baris 34:
 
== Đinh Bộ Lĩnh ==
Đinh Bộ Lĩnh biasa memegang beberapa jabatan di Hoan Châu (Nghệ An dan Hà Tĩnh hari ini), tetapi kehilangan posisinya dan kembali ke Hoa Lư pada tahun 950. Di sini, ia menjadi putra angkat dan jenderal bawahan untuk Trần Lãm. Mempertimbangkan Đinh Bộ Lĩnh adalah pemimpin paling masuk akal yang dapat mengelola keadaan, Trần Lãm pensiun dan memberikan semua kekuatan kepadanya. Đinh Bộ Lĩnh memimpin pasukan untuk menduduki Hoa Lư, yang menjadi ibukotaibu kota nasional di bawah pemerintahannya sesudahnya.<ref>Hữu Ngọc ''Wandering through Vietnamese culture'' 2004- Page 393 "... and statesman who helped Đinh Bộ Lĩnh put an end to the period of anarchy of the Twelve Warlords before the [//en.wiki-indonesia.club/wiki/%C4%90inh_Dynasty Đinh Dynasty]."</ref>
 
Đinh Bộ Lĩnh dihormati sebagai '''Vạn Thắng Vương''' (萬勝王, ''Wànshèng Wáng'', lt. ''Raja Sepuluh Ribu Kemenangan'') karena kemenangan yang berkelanjutan. Pada tahun 968, era itu berakhir dan digantikan oleh [[Dinasti Đinh]].
Baris 45:
Dalam Tây Phù Liệt, Nguyễn Siêu kehilangan empat jenderalnya dalam pertempuran pertama dengan Đinh Bộ Lĩnh. Dalam pertempuran kedua, ia membagi pasukannya menjadi dua untuk mencari cadangan. Namun, kapal-kapal mereka hancur, di mana Đinh Bộ Lĩnh memerintahkan tentaranya untuk membakar kamp-kamp tentara yang tersisa. Nguyễn Siêu meninggal.<ref>{{Cite book|title=The Đinh Dynasty Settle Chaos And Build The Country|last=Nguyễn|first=Danh Phiệt|publisher=Academy of Social Sciences|year=1990}}</ref>
 
Pada awal 968, setelah mengalahkan dan membunuh Nguyễn Thủ Tiệp, Kiểu Công Hãn, Nguyễn Khoan, Kiều Thuận, Lý Khuê, Lã Đường, perang berakhir dan Đinh Bộ Lĩnh berhasil menyatukan wilayah yang terbagi.<ref>{{Cite web|url=http://www.vanhocnghethuatphutho.org.vn/modules.php?name=News&op=viewst&sid=1672|title=In The Folk Culture Of The Fatherland|last=Nguyễn|first=Hữu Nhàn|website=Association of Arts and Literature of Phu Tho Province|access-date=2019-01-02|archive-date=2014-03-09|archive-url=https://web.archive.org/web/20140309031908/http://www.vanhocnghethuatphutho.org.vn/modules.php?name=News&op=viewst&sid=1672|dead-url=yes}}</ref><ref>According to oral legendaries in Thuận Thành (Bắc Binh Province)</ref>
 
Ia juga meyakinkan Phạm Bạch Hồ, Ngô Xương Xí, dan Ngô Nhật Khánh untuk menyerah dan bergabung dengan pasukannya.<ref>{{Cite web|url=http://baotanglichsu.vn/portal/vi/Tin-tuc/Chuyen-khao/2013/06/3A9238C1/|title=Bảo tàng Lịch sử quốc gia/Tin tức|website=baotanglichsu.vn|language=en-US|access-date=2017-11-10|archive-date=2017-11-10|archive-url=https://web.archive.org/web/20171110171820/http://baotanglichsu.vn/portal/vi/Tin-tuc/Chuyen-khao/2013/06/3A9238C1/|dead-url=yes}}</ref>
 
== Referensi ==
Baris 60:
}}
{{S-end}}
{{Anarki Dua Belas Panglima Perang}}
 
[[Kategori:PenguasaAnarki diDua AsiaBelas padaPanglima abadPerang| ke-10]]
[[Kategori:Abad ke-10 di Vietnam]]
[[Kategori:Konflik 960-an]]
[[Kategori:966]]
[[Kategori:967]]
[[Kategori:968]]
[[Kategori:Sejarah Vietnam]]
[[Kategori:Dinasti Ngô]]
[[Kategori:Perang yang melibatkan Vietnam]]